Ridwan Kamil Beri Kemudahan Pihak Swasta yang Ingin Jadi Panitia Vaksinasi Massal

Kompas.com - 19/03/2021, 11:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai meninjau proses vaksinasi massal yang digelar oleh Grab Indonesia di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (18/3/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai meninjau proses vaksinasi massal yang digelar oleh Grab Indonesia di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (18/3/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan kemudahan bagi pihak swasta yang ingin menjadi panitia vaksinasi massal.

Salah satu bentuknya, Ridwan Kamil menggratiskan Gedung SOR Arcamanik untuk digunakan sebagai sentra vaksinasi bagi pihak swasta.

Hal itu dikatakan Ridwan Kamil usai meninjau proses vaksinasi massal yang digelar oleh Grab Indonesia di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Didepak dari All England, Ridwan Kamil Layangkan Protes

"Jabar mencari pihak swasta atau pihak ketiga seperti Grab yang mau bela negara, menjadi panitia vaksinasi massal. Saya gratiskan Gedung Arcamanik supaya kita fokus ke keselamatan warga Jabar," ujar pria yang akrab disapa Emil tersebut.

Ia menilai, vaksinasi massal ini bisa mengurangi beban fasilitas pelayanan masyarakat di Jabar yang cukup terbatas.

Emil menuturkan, dengan fasilitas di SOR Arcamanik yang sangat luas, memungkinkan penyelenggara untuk membuat berbagai skema vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti Grab yang menyediakan vaksinasi terpisah bagi lansia dan wanita, serta vaksinasi drive thru yang digabungkan dengan penyedia teknologi pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Pusat Tunda Impor Beras karena Jabar Surplus

"Ini adalah prosedur vaksinasi massal yang paling canggih yang bisa kita inovasikan di Jabar. Pertama dalam 3 hari, 5.000 orang bisa divaksin. Yang kedua, proses screening kesehatan bisa dilakukan secara telemedicine atau online," tutur Emil.

Ia berharap, vaksinasi massal ini bisa memenuhi target 72 juta dosis di Jabar, untuk sekitar 36 juta jiwa warga Jabar.

"Yang terpenting, perjuangan melawan Covid ini tidak mungkin tanpa partisipasi semua orang. Karena itu, kalau hanya mengandalkan pemerintah, kami keteteran. Kalau hanya mengandalkan puskesmas yang kecil hanya sehari 60 orang, dikali jumlah puskesmas, itu bisa bertahun-tahun," kata Ridwan Kamil.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria di Klaten Curi Aki Motor

Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria di Klaten Curi Aki Motor

Regional
Wanita 25 Tahun yang Sempat Hilang di Kaltim Ternyata Dibunuh Sang Pacar

Wanita 25 Tahun yang Sempat Hilang di Kaltim Ternyata Dibunuh Sang Pacar

Regional
Tambah 2, Siswa SD Positif Covid-19 di Gunungkidul Jadi 7 Orang

Tambah 2, Siswa SD Positif Covid-19 di Gunungkidul Jadi 7 Orang

Regional
2 Siswa SMP Positif Covid-19, PTM Terbatas di Wonogiri Resmi Ditunda

2 Siswa SMP Positif Covid-19, PTM Terbatas di Wonogiri Resmi Ditunda

Regional
Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Regional
Negatif Covid-19, Ibu dan Bayi Laki-laki yang Dilahirkan di RSLI Surabaya Dijemput Keluarga

Negatif Covid-19, Ibu dan Bayi Laki-laki yang Dilahirkan di RSLI Surabaya Dijemput Keluarga

Regional
5 Warga Curi 2 Ton Kentang Food Estate, lalu Dijual ke Pasar, Ini Kronologinya

5 Warga Curi 2 Ton Kentang Food Estate, lalu Dijual ke Pasar, Ini Kronologinya

Regional
Longsor Membuat Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

Longsor Membuat Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Begini Kondisi Ghibran

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Begini Kondisi Ghibran

Regional
Pengakuan Pembentang Poster Saat Kunker Jokowi ke Cilacap: Saya Tidak Ditangkap

Pengakuan Pembentang Poster Saat Kunker Jokowi ke Cilacap: Saya Tidak Ditangkap

Regional
Kolaborasi Kompas Gramedia dan Kalbe Farma Hadirkan Vaksinasi untuk Warga

Kolaborasi Kompas Gramedia dan Kalbe Farma Hadirkan Vaksinasi untuk Warga

Regional
Buntut Penolakan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Menutup Kantor Desa

Buntut Penolakan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Menutup Kantor Desa

Regional
As Roda Patah, Suzuki Carry Tabrak Isuzu Panther di Ngawi, 6 Orang Terluka

As Roda Patah, Suzuki Carry Tabrak Isuzu Panther di Ngawi, 6 Orang Terluka

Regional
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tegal di Atas 90 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tegal di Atas 90 Persen

Regional
Mantri Hewan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sumsel

Mantri Hewan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.