Kisah Pilu Lukas, Bocah 7 Tahun yang Tewas Tersengat Lebah Saat Cari Buah Bersama 2 Temannya

Kompas.com - 18/03/2021, 21:14 WIB
Ilustrasi lebah pembunuh atau lebah madu Afrika. Ilustrasi lebah pembunuh atau lebah madu Afrika.

KOMPAS.com - Seorang bocah di Kabupaten Belu, NTT bernama Lukas Simanjuntak (7) tewas tersengat lebah ketika sedang mencari buah.

Lukas meninggal setelah sempat dibawa ke Puskesmas Silawa untuk menjalani perawatan.

Baca juga: 3 Bocah Disengat Lebah Saat Memetik Buah, 1 Orang Tewas, 2 Lainnya Jalani Perawatan

Berawal tiga anak mencari buah di hutan

Ilustrasi hutan. Ilustrasi hutan.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto menjelaskan, mulanya bocah tujuh tahun tersebut pergi ke hutan yang tak jauh dari rumah mereka.

Lukas pergi bersama dua orang temannya yakni Aser Misa (9) dan Januario Misan (6).

Mereka hendak mencari buah koke (buah larak).

"Saat mereka mencari buah koke, tidak diketahui oleh orangtua masing-masing," kata Krisna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Abrip Asep Diberi Gelar Anumerta Usai Hilang Saat Tsunami Aceh, Ibunya Selama Ini Yakin Sang Anak Masih Hidup

 

Ilustrasi lebah besar Asia.Shutterstock Ilustrasi lebah besar Asia.
Sekumpulan lebah menyengat

Tiga anak itu kemudian tiba di hutan dan memetik buah-buahan.

Tetapi tiba-tiba, sekumpulan lebah menyengat anak-anak tersebut.

Mereka pun berlarian menyelamatkan diri ke rumah masing-masing.

Tiga anak itu tiba di rumah mereka dalam kondisi penuh luka sengatan lebah.

Baca juga: Polisi Korban Tsunami Aceh 2004 Diduga Ditemukan di RSJ, Keluarga: Sudah 17 Tahun, Percaya Enggak Percaya

Lukas meninggal dunia

Ilustrasi kuburan.PIXABAY Ilustrasi kuburan.
Orangtua yang terkejut kemudian membawa anak-anak mereka ke Puskesmas Silawan untuk mendapatkan perawatam medis.

Namun, seorang anak bernama Lukas tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

Sedangkan dua anak lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kejadiannya kemarin. Yang meninggal dunia itu Lukas Simanjuntak, sedangkan dua lainnya masih dirawat di Puskesmas Silawan," kata Krisna.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Relawan Kesehatan Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Sudah Raup Puluhan Juta Rupiah

Eks Relawan Kesehatan Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Sudah Raup Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkantor di Balai RW, Eri Cahyadi: kalau Ada Warga yang Mau Mengadu, Monggo

Berkantor di Balai RW, Eri Cahyadi: kalau Ada Warga yang Mau Mengadu, Monggo

Regional
4 Fakta Satpam Perempuan dan Pensiunan TNI Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kamar Kos

4 Fakta Satpam Perempuan dan Pensiunan TNI Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kamar Kos

Regional
Korban Pinjol Ilegal yang Depresi Mulai Pulih Setelah Polisi Bertindak

Korban Pinjol Ilegal yang Depresi Mulai Pulih Setelah Polisi Bertindak

Regional
5 Orang Sopir hingga Kernet Truk Ditangkap, Diduga Bawa Kayu Ilegal Berasal dari Hutan Lindung di Riau

5 Orang Sopir hingga Kernet Truk Ditangkap, Diduga Bawa Kayu Ilegal Berasal dari Hutan Lindung di Riau

Regional
Gempa M 5,3 Guncang Keerom, Getarannya Terasa hingga Jayapura

Gempa M 5,3 Guncang Keerom, Getarannya Terasa hingga Jayapura

Regional
Kasus Aktif Covid-19 di Kulon Progo Tersisa 23 Orang

Kasus Aktif Covid-19 di Kulon Progo Tersisa 23 Orang

Regional
Meninggal Saat Diklatsar Menwa UNS, Jenazah Gilang Diotopsi

Meninggal Saat Diklatsar Menwa UNS, Jenazah Gilang Diotopsi

Regional
Kunjungi Guru yang Tinggal bersama Kambing, Wabup Ngawi Rencanakan Bantu Pembangunan Rumah

Kunjungi Guru yang Tinggal bersama Kambing, Wabup Ngawi Rencanakan Bantu Pembangunan Rumah

Regional
Tagih Utang Rp 500.000, Pria Ini Malah Dibakar

Tagih Utang Rp 500.000, Pria Ini Malah Dibakar

Regional
Mahasiswa yang Meninggal Saat Diklat Menwa UNS Sempat Keluhkan Keram Kaki

Mahasiswa yang Meninggal Saat Diklat Menwa UNS Sempat Keluhkan Keram Kaki

Regional
2 Perusahaan Penyedia 'Debt Collector' yang Digerebek di Surabaya Kerja Sama dengan 36 Pinjol, Hanya 1 yang Legal

2 Perusahaan Penyedia "Debt Collector" yang Digerebek di Surabaya Kerja Sama dengan 36 Pinjol, Hanya 1 yang Legal

Regional
Seorang Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa UNS, Panitia Acara Diperiksa Polisi

Seorang Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa UNS, Panitia Acara Diperiksa Polisi

Regional
Cerita Dimas, Peraih Medali Emas PON Asal Lamongan, Terinspirasi Perjuangan Sang Ibu sebagai Orangtua Tunggal

Cerita Dimas, Peraih Medali Emas PON Asal Lamongan, Terinspirasi Perjuangan Sang Ibu sebagai Orangtua Tunggal

Regional
Seorang Ustaz di Lampung Pura-pura Dibegal demi Konten YouTube

Seorang Ustaz di Lampung Pura-pura Dibegal demi Konten YouTube

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.