Pemerintah Tidak Melarang Mudik, Ridwan Kamil: Apa Pun Boleh, asal...

Kompas.com - 18/03/2021, 12:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran tahun ini.

Namun, dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Hal itu menyikapi keputusan pemerintah pusat yang tidak melarang masyarakat untuk mudik.

"Pada dasarnya apa pun sekarang boleh, asal 3M," ucap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam keterangan resmi, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Jabar Bebas Zona Merah, Wagub Uu Optimistis Sekolah Tatap Muka Digelar Juli

Menurut Emil, pelonggaran aktivitas dimungkinkan mengingat ada sejumlah perbaikan dalam penanganan Covid-19.

Kelebihan tahun ini, pemerintah memiliki teknologi pengetesan antigen yang tidak ada pada 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, pengetesan bisa dilakukan dengan cepat, baik dalam perjalanan maupun di tempat tujuan.

Stok antigen hingga PCR saat ini juga masih melimpah.

"Kelebihan tahun 2021 dibanding tahun 2020 ada dua, yaitu kita punya teknologi antigen yang melimpah untuk pengetesan di jalan. Dulu kan tidak ada, PCR juga melimpah," tutur Emil.

Baca juga: Profil Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna

Alasan lainnya, vaksinasi sudah gencar dilakukan di berbagai daerah.

Untuk itu, ia tidak mempermasalahkan mudik Lebaran dilakukan tahun ini, dengan catatan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menghindari potensi penularan.

"Vaksinasi sudah gencar hingga berjuta-juta orang sudah divaksin. Dua peristiwa ini tidak terjadi di 2020. Jadi saya tidak masalah silaturahim mudik dibolehkan, asal saat ketemu di kampung dan di perjalanan hindari potensi penularan dengan disiplin prokes," kata Ridwan Kamil.

Baca juga: Pemerintah Tidak Melarang Mudik, Ini Tanggapan Gubernur Sumsel

Seperti diberitakan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pemerintah tidak akan melarang masyarakat untuk mudik pada Lebaran 2021.

Pemerintah tidak melarang mudik, karena akan ada mekanisme protokol kesehatan ketat yang disusun bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Salah satunya, Kemenhub dan Satgas Covid-19 akan berkoordinasi dalam hal tracing kepada masyarakat yang bepergian.

Kendati demikian, Budi menegaskan bahwa Kemenhub juga tetap memperhatikan isu strategis yang muncul apabila mudik dilaksanakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terseret Arus, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Saat Susur Sungai di Ciamis, Jenazah Ditemukan di Muara

Terseret Arus, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Saat Susur Sungai di Ciamis, Jenazah Ditemukan di Muara

Regional
Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga, Kepala Puskesmas Dicopot

Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga, Kepala Puskesmas Dicopot

Regional
Tragedi Susur Sungai di Ciamis, 11 Siswa MTS Harapan Baru Tewas, Korban Ditemukan di Sela-sela Batu

Tragedi Susur Sungai di Ciamis, 11 Siswa MTS Harapan Baru Tewas, Korban Ditemukan di Sela-sela Batu

Regional
90 Persen Kamar Tidur Pasien Covid-19 di Kulon Progo Kosong, BOR 2,75 Persen

90 Persen Kamar Tidur Pasien Covid-19 di Kulon Progo Kosong, BOR 2,75 Persen

Regional
Bali Diguncang Gempa M 4,8, Terparah di 2 Kabupaten, Warga Meninggal Tertimbun Reruntuhan

Bali Diguncang Gempa M 4,8, Terparah di 2 Kabupaten, Warga Meninggal Tertimbun Reruntuhan

Regional
PON Papua Berakhir, Kontingen Kepri Bawa Pulang 11 Medali

PON Papua Berakhir, Kontingen Kepri Bawa Pulang 11 Medali

Regional
Tahap Darurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Tahap Darurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Regional
Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Regional
Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Regional
Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Regional
Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Regional
Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Regional
Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Regional
Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.