Detik-detik Anggota KKB Penyuplai Bahan Makanan untuk Kelompok Joni Botak Ditangkap

Kompas.com - 17/03/2021, 15:02 WIB
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata bersama Dandim Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Danlanud Letkol Pnb Surono, dan Danlanal Letkol (P) Laut Deni Indra, menggelar konfrensi pers penangkapan anggota KKB penyuplai bama untuk KKK pimpinan Joni Botak. Konfrensi pers dilakukan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (17/3/2021). IRSUL PANCA ADITRAKapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata bersama Dandim Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Danlanud Letkol Pnb Surono, dan Danlanal Letkol (P) Laut Deni Indra, menggelar konfrensi pers penangkapan anggota KKB penyuplai bama untuk KKK pimpinan Joni Botak. Konfrensi pers dilakukan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (17/3/2021).

TIMIKA, KOMPAS.com - TNI-Polri menangkap seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Ter Jangkup di Mimika, Papua.

Ter Jangkup ditangkap saat membawa suplai bahan makanan untuk KKB pimpinan Joni Botak.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, tim gabungan bergerak setelah mendapat informasi suplai bahan makanan kepada KKB pimpinan Joni Botak.

Selain itu, tindakan itu juga dilakukan untuk menindaklanjuti laporan hasil penyelidikan (LHP) kasus penembakan mobil PJJ Brimob dan Bus Iveco milik PT Freeport Indonesia di Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura, pada 8 Maret 2020.

Polisi mendapat informasi bahwa salah satu pelaku berada di Jalan Trans Papua Timika-Nabire, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.

Baca juga: Usahanya Terdampak Pandemi, Pria Ini Buat Tas Berbentuk Masker N95, Terjual 1.000 Buah dalam 2 Bulan

Pada Sabtu (13/3/2021), tim melakukan penyelidikan di sekitar Jembatan Nugure di Jalan Trans Papua Timika-Nabire.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim mencurigai sebuah mobil Toyota Avanza putih dengan nomor polisi PA 1629 MM yang melaju kencang ke arah PT PAL.

Tim gabungan mebuntuti mobil tersebut. Di tengah perjalanan, TNI-Polri mencegat kendaraan itu.

Setelah diperiksa, ditemukan bahan makanan yang hendak dibawa ke KKB pimpinan Joni Botak dalam mobil tersebut.

"Dalam kendaraan terdapat empat orang," kata Era didampingi Dandim Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Danlanud Letkol Pnb Surono, dan Danlanal Letkol (P) Deni Indra, saat menggelar konferensi pers, Rabu (17/3/2021).

 

Setelah diperiksa, satu dari empat orang itu merupakan anggota KKB pimpinan Joni Botak bernama Ter Jangkup.

"Ter Jangkup terlibat dalam penembakan mobil PJJ Brimob dan Bus Iveco milik PT Freeport Indonesia di Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura, pada 8 Maret 2020 lalu, bersama Lekagak Talenggen," jelas Era.

Baca juga: Seorang Anggota KKB yang Bawa Suplai Makanan untuk Kelompok Joni Botak Ditangkap

Sementara tiga orang lainnya bukan anggota KKB. Setelah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan tak terlibat, tiga orang itu dipulangkan.

Dalam penangkapan Ter Jangkup, polisi juga menyita sebuah ponsel merek Samsung Galaxy A10s.

Di dalam ponsel itu terdapat sejumlah foto saat melakukan aksi penembakan bersama Lekagak Telenggen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Situs Web PPDB Banten Eror, Calon Siswa Daftar Manual

Situs Web PPDB Banten Eror, Calon Siswa Daftar Manual

Regional
Rumah Polisi Ambruk ke Jurang, Briptu Rifki dan Kerabat Ada di Dalam Saat Kejadian

Rumah Polisi Ambruk ke Jurang, Briptu Rifki dan Kerabat Ada di Dalam Saat Kejadian

Regional
Solo Mulai Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Tiap Kelurahan Dijatah 1.000 Dosis

Solo Mulai Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Tiap Kelurahan Dijatah 1.000 Dosis

Regional
Pawang Luka Parah Digigit Ular Saat Pameran Reptil di Mal

Pawang Luka Parah Digigit Ular Saat Pameran Reptil di Mal

Regional
Masih Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Malang, Masyarakat Diminta Hindari Zona Merah

Masih Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Malang, Masyarakat Diminta Hindari Zona Merah

Regional
Satu Kampung di Purwakarta 'Lockdown', Hasil Tes Dikirim Pakai Amplop

Satu Kampung di Purwakarta "Lockdown", Hasil Tes Dikirim Pakai Amplop

Regional
Ditinggal Nahkoda, Kapal Malaysia Berisi ABK Terapung di Karimun

Ditinggal Nahkoda, Kapal Malaysia Berisi ABK Terapung di Karimun

Regional
Soal Wacana PSBB atau Lockdown Regional, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Soal Wacana PSBB atau Lockdown Regional, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Regional
18 Pekerja Positif Covid-19, Proyek Renovasi Stadion I Wayan Dipta Dihentikan Sementara

18 Pekerja Positif Covid-19, Proyek Renovasi Stadion I Wayan Dipta Dihentikan Sementara

Regional
Ada Miras di Mobilnya, Sopir Penyebab Kecelakaan Maut Bundaran Digulis Pontianak Jadi Tersangka

Ada Miras di Mobilnya, Sopir Penyebab Kecelakaan Maut Bundaran Digulis Pontianak Jadi Tersangka

Regional
Aiptu Suardana Tertabrak Truk Saat Amankan Distribusi Vaksin Covid-19, Alami Pendaharan Otak

Aiptu Suardana Tertabrak Truk Saat Amankan Distribusi Vaksin Covid-19, Alami Pendaharan Otak

Regional
Jadi Viral, Ini Pernyataan Lengkap Pemuda Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19

Jadi Viral, Ini Pernyataan Lengkap Pemuda Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19

Regional
106 ASN di Salatiga Positif Covid-19, Kantor Pemerintah Belum Ditutup

106 ASN di Salatiga Positif Covid-19, Kantor Pemerintah Belum Ditutup

Regional
Sekdaprov Kepri Pastikan Pembayaran Insentif Nakes Tak Lagi Terlambat

Sekdaprov Kepri Pastikan Pembayaran Insentif Nakes Tak Lagi Terlambat

Regional
Video Viral 20 ABK Asal Indonesia Ditelantarkan dan Hanya Makan Mi Instan Kering

Video Viral 20 ABK Asal Indonesia Ditelantarkan dan Hanya Makan Mi Instan Kering

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X