Kasus Pencurian Jenazah Covid-19 di Parepare, Pengakuan Sopir Ambulans dan Motif Pelaku

Kompas.com - 17/03/2021, 11:11 WIB
ilustrasi sopir iStockphoto/forrest9ilustrasi sopir

KOMPAS.com - Y, sopir ambulans Toyota Alphard di Parepare membeberkan pengalamannya saat diminta mengangkut jenazah Covid-19 yang baru saja dibongkar di kuburan di Kelurahan Lemoe, Kecamata Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

"Saya kira yang akan diangkut adalah jenazah baru. Saat di perjalanan saya curiga, biasanya mengangkut mayat dari rumah ke pemakaman, ini malah sebaliknya," kata Y.

Sesampainya di lokasi pemakaman, dirinya melihat sudah ada dua makam telah dibongkar. Lalu, ada dua jenazah yang sudah siap diangkut. Y mengaku sempat menolak.

"Sampai di kuburan, awalnya saya menolak kemudian pihak keluarga meminta saya angkut, 2 sekaligus jenazah. Mengingat ambulans itu juga dipakai untuk aksi sosial," jelas Y.

Baca juga: Kesaksian Sopir yang Angkut Jenazah Covid-19 Hilang dari Makam di Parepare: Awalnya Saya Menolak

Diperiksa polisi

Dua Jenasah Dugaan Pencurian Mayat Diduga Diangkut Menggunakan Mobil AlphardKOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN Dua Jenasah Dugaan Pencurian Mayat Diduga Diangkut Menggunakan Mobil Alphard

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kasus itu, polisi telah meminta keterangan Y sebagai saksi dan mengamankan ambulans yang dikendarainya.

Mobil ambulans Toyota Alphard tersebut diduga milik dari salah satu partai politik.

"Mobil ini sementara diamankan sebagai barang bukti," ujar Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Asian Sihombing, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Kasus Pembongkaran Makam Pasien Covid-19 di Parepare, Polisi Tetapkan 14 Tersangka

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Pasar Tradisional di Kebumen Divaksin Massal

Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Pasar Tradisional di Kebumen Divaksin Massal

Regional
7 Tahun Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Kadang Harus Menahan Lapar, Ini Ceritanya

7 Tahun Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Kadang Harus Menahan Lapar, Ini Ceritanya

Regional
Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Regional
47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul 'Lockdown'

47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul "Lockdown"

Regional
Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Regional
Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Regional
2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

Regional
Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Regional
Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Regional
Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

Regional
Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Regional
275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

Regional
Detik-detik 20 Warga Bakar Kapal Ikan, lalu Cegat dan Paksa Polisi Serahkan Semua Awaknya

Detik-detik 20 Warga Bakar Kapal Ikan, lalu Cegat dan Paksa Polisi Serahkan Semua Awaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X