Usahanya Terdampak Pandemi, Pria Ini Buat Tas Berbentuk Masker N95, Terjual 1.000 Buah dalam 2 Bulan

Kompas.com - 17/03/2021, 07:22 WIB
Andreas Prasetyo menunjukkan masker N95 di tangan kirinya dan tas buatannya dengan disain menirukan bentuk masker N95, Selasa (16/3/2021) KOMPAS.com/Asip HasaniAndreas Prasetyo menunjukkan masker N95 di tangan kirinya dan tas buatannya dengan disain menirukan bentuk masker N95, Selasa (16/3/2021)

 

Desain tas berbentuk masker itu hampir sama persis dengan bentuk masker N95. Tas itu tak memiliki banyak aksesori.

Adaptasi bentuk masker ke dalam desain tas wanita banyak dilakukan pada ukuran tali yang lebih panjang.

Pada bagian atas di dekat ritsleting terdapat kalimat "Lawan Covid-19".

Kata-kata berbau kampanye protokol kesehatan juga terdapat di sejumlah bagian tas, seperti Stop Covid-19, Pakai Masker, dan Stay Safe and Healthy.

"Temanya kan memang Covid-19. Sembari ikut kampanye protokol kesehatanlah," tuturnya.

Baca juga: Mulai 1 April, Warga Surabaya yang Ingin Mendapatkan Layanan Kesehatan Cukup Pakai KTP

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menyiapkan pembuatan stok baru tas maskernya, Andreas dan karyawannya sedang menyelesaikan sekitar 200 tas yang telah dipesan khusus oleh pelanggan. Para pembeli itu meminta nama mereka dibubuhkan pada tas yang dipesan.

Pesanan suvenir turun 80 persen

Memasuki masa pandemi awal 2020, usaha suvenir pesta pernikahan dan beragam bentuk parsel yang digeluti Andreas mulai surut.

Ketika pemerintah mulai memberlakukan pembatasan kegiatan sosial, penjualan dari usahanya semakin anjlok.

Sekitar seperempat tahun terakhir 2020, penjualan pesanan suvenirnya tinggal sekitar 20 persen.

"Sampai sekarang orderan suvenir pernikahan tinggal lima tiap bulan. Selama masa sebelum pandemi, rata-rata kita dapat orderan untuk 25 pernikahan," ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Belum Dibayarkan, Insentif Nakes Nganjuk Mau Dialihkan untuk Bangun Puskesmas

Regional
Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Kronologi Kuli Bangunan Bunuh Teman Kerjanya, Berawal dari Cekcok, Pelaku Ditangkap

Regional
148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

148 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Regional
Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Aksi Mahasiswa Tolak PPKM di DPRD NTB Diwarnai Perusakan Pintu Gerbang

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Wabup

Regional
'Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full'

"Hanya Sebagian Kecil yang Tak Mau Divaksin, Tiap Saya Buka Langsung Full"

Regional
Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Regional
Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Regional
Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Regional
Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Regional
Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X