3 Pegawai Rumah Makan Keracunan Asap Genset, 1 Orang Tewas

Kompas.com - 16/03/2021, 22:34 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas

PALEMBANG, KOMPAS.com - Tiga orang pegawai Rumah Makan Bebek Pak Bos yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Sumatera Selatan, ditemukan terkapar dengan kondisi mulut berbusa.

Adapun ketiga korban tersebut yakni Imam, Heri Akbar dan Dika. Heri Akbar ditemukan dalam kondisi tewas, sedangkan dua rekannya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Seberang Ulu 1 Palembang Kompol Ferizon ketika dikonfirmasi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/3/2021) sekitar pukul 07.30 WIB.

Semula, seorang karyawan rumah makan bernama Agus datang ke lokasi kejadian untuk mengantarkan barang untuk keperluan toko. Namun, ia melihat pintu troli toko masih terkunci.

Karena mengira belum dibuka, Agus lalu menggantungkan barang belanjaan yang dibeli itu di depan pintu.

Baca juga: Makan Soto Banjar Saat Posyandu, 21 Balita Keracunan dan Harus Dirawat, Ini Ceritanya

Kemudian, sekitar pukul 09.00 WIB datang seorang karyawan bernama Yuni untuk membuka toko. Lagi-lagi pintu belum toko ternyata belum dibuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pukul 10.00 WIB, pemilik toko atas nama Yuli datang dan memanggil tukang kunci karena pintu masih belum terbuka," kata Ferizon melalui pesan singkat, Selasa (16/3/2021).

Dilanjutkan Ferizon, saat pintu toko terbuka, Yuli mencium bau bensin yang berasal dari dalam.

Setelah melihat, ia menemukan korban Heri Akbar dan Imam dalam kondisi tertelungkup di atas kasur dengan mulut mengeluarkan busa.

Tak hanya itu, ia langsung masuk dan kembali mendapati Dika yang juga dalam kondisi yang sama.

"Ketiga korban ini langsung dibawa pemilik toko ke rumah sakit dan ternyata korban atas nama Heri Akbar dan sudah meninggal. Dua masih tak sadarkan diri sampai sekarang," ujar Kapolsek.

Baca juga: 21 Balita Keracunan Makanan Usai Ikuti Kegiatan di Posyandu

Ferizon menjelaskan, atas kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan olah TKP di lokasi rumah makan. Di sana polisi mendapatkan satu unit mensin genset.

"Mesin genset ini ternyata dihidupkan oleh ketiga korban semalaman di dalam ruangan. Dugaannya mereka meninggal keracunan asap mesin genset," jelasnya.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebutuhan Melonjak Drastis, Stok Oksigen Tabung di Cianjur Semakin Menipis

Kebutuhan Melonjak Drastis, Stok Oksigen Tabung di Cianjur Semakin Menipis

Regional
Ini yang Wajib Diketahui Pelaku Perjalanan Selama PPKM Level 4 di Sumba Timur

Ini yang Wajib Diketahui Pelaku Perjalanan Selama PPKM Level 4 di Sumba Timur

Regional
Penutupan Kegiatan Wisata di Gunung Gede Pangrango Kembali Diperpanjang, Ini Ketentuan Terbarunya

Penutupan Kegiatan Wisata di Gunung Gede Pangrango Kembali Diperpanjang, Ini Ketentuan Terbarunya

Regional
PPKM Diperpanjang sampai 2 Agustus, Bupati Wonogiri: APBD Kami Sudah Kembang Kempis

PPKM Diperpanjang sampai 2 Agustus, Bupati Wonogiri: APBD Kami Sudah Kembang Kempis

Regional
Keluarga Akidi Tio, Ayah hingga Anak Pengusaha, Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel

Keluarga Akidi Tio, Ayah hingga Anak Pengusaha, Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel

Regional
[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

Regional
Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Regional
Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Regional
Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Regional
Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Regional
Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Regional
Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Regional
Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X