Kompas.com - 16/03/2021, 18:34 WIB
Ilustrasi video ShutterstockIlustrasi video

SERANG, KOMPAS.com - Kepala Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Suherman Pratama Mulya memastikan video pernikahan pemeran video mesum Parakan 01 tidak benar atau hoaks.

Diketahui, video pernikahan yang diunggah oleh akun @lambeturah menuliskan keterangan pemeran "Parakan 01" dinikahkan.

Unggahan video itu pun sudah dikomentari hampir 5.000 netizen. Video itu memperlihatkan proses ijab kabul dua sejoli di hadapan penghulu dan dihadiri tamu undangan.

"Video yang nikahan itu bohong, itu hoaks, saya juga kaget. Sekarang anaknya lagi visum di rumah sakit," kata Suherman saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Cerita di Balik Video Mesum Parakan 01, Korban Trauma dan Soal Rencana Dinikahkan

Berdasarkan hasil kesepakatan, pernikahan yang sedianya hari ini digelar oleh pihak keluarga harus ditunda.

Penundaan dilakukan karena kedua sejoli masih berstatus pelajar kelas 2 SMP. Semangat untuk melanjutkan pendidikannya masih tinggi.

"Kita memberikan semangat, kasih motivasi kepada keduanya jangan sampai ngedrop, biar ada semangat hidup lagi. Kita khawatirkan anak itu jadi stres karena malu, karena takut," ujar Suherman.

Sebelumnya diberitakan, pihak keluarga pemeran video mesum "Parakan 01" menyepakati akan menikahkan kedua sejoli itu pada hari ini, Selasa (16/3/2021).

Namun, rencana itu ditunda karena keduanya masih berstatus pelajar dan keiinginannya untuk melajutkan pendidikan masih tinggi.

"Awalnya dua keluarga menyepakati untuk dinikahkan. Tapi, karena masih semangat belajar pernikahan yang sedianya hari ini ditangguhkan," ujar Camat Jawilan Agus Saepudin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Pelajar yang Terlibat Video Mesum Parakan 01 Akan Dinikahkan, tapi Ditunda

Dikatakan Agus, penundaan pernikahan setelah adanya sejumlah pertimbangan seperti keduanya masih berstatus pelajar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X