Kompas.com - 16/03/2021, 15:10 WIB

SUMEDANG, KOMPAS.com - Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, Jawa Barat, menetapkan sopir bus Tri Padma Kencana berinisial YA (42) sebagai tersangka, Selasa (16/3/2021).

Seperti diberitakan, bus yang dikemudikan oleh YA mengalami kecelakaan tunggal di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021).

Dalam peristiwa kecelakaan maut tersebut, 29 penumpang tewas.

Salah satu yang meninggal dunia adalah sopir bus berinisial YA.

Sementara itu, 36 penumpang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

Baca juga: Pelaku Begal Truk Diduga Polisi, Anggota DPRD hingga Petugas Dishub

Adapun para korban dalam bus bernomor polisi T 7591 TB itu adalah rombongan peziarah asal SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah mengatakan, tersangka merupakan warga Desa Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.

"Penetapan tersangka ini setelah kami melakukan gelar perkara pasca-kejadian hingga Senin kemarin," ujar Eryda kepada Kompas.com di Sumedang, Selasa.

Baca juga: Temuan Baru KNKT Soal Kecelakaan Bus di Sumedang, Rem Overheat

Eryda menuturkan, gelar perkara meliputi pemeriksaan 21 saksi, yang terdiri dari saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan juga saksi dari korban selamat.

Selain itu, menurut Eryda, pihaknya juga melakukan pemeriksaan saksi ahli dari Dinas Perhubungan, serta Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

"Tersangka yang juga meninggal dalam kejadian ini dapat dipersangkakan Pasal 310 ayat 4, dan ayat 2 UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," tutur Eryda.

Eryda menyebutkan, hingga saat ini Polres Sumedang juga masih dalam penyidikan lebih lanjut.

"Penyelidikan terus dilakukan, karena tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain," kata Eryda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Dusun Tempeleng Anak Berkebutuhan Khusus yang Mencoba Memakai Sepatunya

Mantan Kepala Dusun Tempeleng Anak Berkebutuhan Khusus yang Mencoba Memakai Sepatunya

Regional
Cegah Rabies, 10.000 Ekor Anjing di Sikka Segera Divaksinasi

Cegah Rabies, 10.000 Ekor Anjing di Sikka Segera Divaksinasi

Regional
Respon PSSI Soal Korban Berjatuhan di Kanjuruhan hingga Ancaman Sanksi ke Arema FC

Respon PSSI Soal Korban Berjatuhan di Kanjuruhan hingga Ancaman Sanksi ke Arema FC

Regional
Muncikari di Cirebon Ditangkap, Jual 2 Anak Sebagai PSK dengan Kirim Foto ke Kenalan

Muncikari di Cirebon Ditangkap, Jual 2 Anak Sebagai PSK dengan Kirim Foto ke Kenalan

Regional
Keluarga Iwan Boedi Laporkan Oknum yang Dicurigai Terlibat Pembunuhan ke Polisi

Keluarga Iwan Boedi Laporkan Oknum yang Dicurigai Terlibat Pembunuhan ke Polisi

Regional
Senior Penganiaya dan Telanjangi Mahasiswa UIN Palembang Terancam Drop Out

Senior Penganiaya dan Telanjangi Mahasiswa UIN Palembang Terancam Drop Out

Regional
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang Ditelanjangi dan Disiksa 10 Seniornya Ingin Berhenti Kuliah

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang Ditelanjangi dan Disiksa 10 Seniornya Ingin Berhenti Kuliah

Regional
Santri Bakar Santri di Rembang, Pelaku Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Santri Bakar Santri di Rembang, Pelaku Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Regional
Bandara SSK II Pekanbaru Tambah Rute Penerbangan Ke Kuala Lumpur

Bandara SSK II Pekanbaru Tambah Rute Penerbangan Ke Kuala Lumpur

Regional
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ditelanjangi dan Dianiaya 10 Seniornya, Wajah Korban Disundut Rokok

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ditelanjangi dan Dianiaya 10 Seniornya, Wajah Korban Disundut Rokok

Regional
Ratusan Nakes di Bima Gelar Aksi, Minta Diakomodasi dalam Rekrutmen PPPK

Ratusan Nakes di Bima Gelar Aksi, Minta Diakomodasi dalam Rekrutmen PPPK

Regional
Polda Papua Barat Kumpulkan Data Pelaku Penyerangan Pekerja di Teluk Bintuni

Polda Papua Barat Kumpulkan Data Pelaku Penyerangan Pekerja di Teluk Bintuni

Regional
Bahu Jalan Tergerus Longsor, Jalur Nasional Ruas Penghubung Bandung-Yogya Diberlakukan Buka Tutup

Bahu Jalan Tergerus Longsor, Jalur Nasional Ruas Penghubung Bandung-Yogya Diberlakukan Buka Tutup

Regional
Tim SAR Gabungan Dikerahkan Cari Pengantin Baru yang Tenggelam di Pantai Kalaki Bima

Tim SAR Gabungan Dikerahkan Cari Pengantin Baru yang Tenggelam di Pantai Kalaki Bima

Regional
Pembunuh Iwan Boedi Saksi Korupsi di Semarang Belum Terungkap, Keluarga Akan Tunjuk Pengacara

Pembunuh Iwan Boedi Saksi Korupsi di Semarang Belum Terungkap, Keluarga Akan Tunjuk Pengacara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.