Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekda: Kita Harus Gila untuk Bangun Papua, Tidak Bisa Kerja Santai

Kompas.com - 16/03/2021, 14:04 WIB
Robertus Belarminus

Editor

KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Dance Yulian Flassy menekankan, untuk membangun Papua salah satu caranya adalah dengan bekerja di luar kebiasaan.

Ia mengibaratkan, seseorang pejabat harus menjadi "orang gila" bila ingin sukses membangun Papua.

"Kita harus gila untuk bangun Papua, tidak bisa kerja santai-santai," kata Dance, Selasa (16/3/2021).

Hari ini, Dance sudah mulai berkantor di ruang Sekda Papua dan menjalankan tugasnya.

Sebelumnya, sempat terjadi polemik dualisme terkait jabatannya. 

Polemik berakhir setelah dilakukannya serah terima jabatan dari Doren Wakerkwa sebagai penjabat definitif kepada Dance Yulian Flassy, di Jayapura, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Polemik Dualisme Jabatan di Pemprov Papua Berakhir, Dance Yulian Flassy Mulai Bekerja sebagai Sekda

Ia menegaskan hal tersebut sudah selesai dan sudah tidak ada lagi hambatan untuk dirinya dan seluruh pimpinan OPD untuk menjalankan tugas sesuai tugas pokok masing-masing.

"Sekarang tidak ada polemik, kami aman, kami bukan kerja untuk diri sendiri, kami bekerja untuk rakyat," kata dia.

Hari ini, Dance sudah mulai mulai rapat dengan Dinas Sosial Dukcapil dan Pemberdayaan Anak, Inspektorat, Bappeda dan BPKAD terkait BPJS Kesehatan.

Dance menyebut, selama ia bertugas menjadi Sekda Papua, ia akan mengutamakan koordinasi untuk mengatasi berbagai macam persolan di Papua.

Menurut dia, seluruh masalah yang ada hanya bisa diselesaikan bila ada komunikasi antara pihak-pihak yang terkait.

"Saya sudah sampaikan dalam sambutan saya saat Sertijab bahwa koordinasi ini penting, strong coordination, itu yang kita lakukan. Istilah saya kalau ada selang yang tersumbat, kita buat bagaimana supaya air itu lancar, tidak ada seusatu yang tidak selesai kalau kita komunikasikan," kata dia.

Sebelum Dance Yulian Flassy resmi menjalankan tugas, jabatan Sekda definitif di Lingkungan Pemprov Papua dipegang oleh Herry Dosinaen pada 7 April 2020.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

10 Wisata Kalimantan Selatan, Salah Satunya  Amanah Borneo Park

10 Wisata Kalimantan Selatan, Salah Satunya Amanah Borneo Park

Regional
Seminggu Ditempati, Apartemen Diubah Jadi Pabrik Sabu Rumahan

Seminggu Ditempati, Apartemen Diubah Jadi Pabrik Sabu Rumahan

Regional
Korupsi Retribusi Lelang Ikan, Eks Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak Dituntut 1 Tahun Penjara

Korupsi Retribusi Lelang Ikan, Eks Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak Dituntut 1 Tahun Penjara

Regional
Bos Bus 'Bejeu' Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Jepara di PDI-P, Janji Kembalikan Kejayaan Jepara Kota Ukir

Bos Bus "Bejeu" Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Jepara di PDI-P, Janji Kembalikan Kejayaan Jepara Kota Ukir

Regional
Santriwati di Riau Babak Belur Dianiaya Pengemudi Kapal karena Menolak Turun

Santriwati di Riau Babak Belur Dianiaya Pengemudi Kapal karena Menolak Turun

Regional
Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Regional
PPP Tugaskan Mantan Kabid Humas Polda Maluku Maju di Pilkada Kota Tual

PPP Tugaskan Mantan Kabid Humas Polda Maluku Maju di Pilkada Kota Tual

Regional
Kasus Korupsi Tambang Timah, Mantan Gubernur Babel dan 3 Direktur Diperiksa

Kasus Korupsi Tambang Timah, Mantan Gubernur Babel dan 3 Direktur Diperiksa

Regional
Grebek Pabrik Sabu di Apartemen Mewah, 3 Orang Diamankan

Grebek Pabrik Sabu di Apartemen Mewah, 3 Orang Diamankan

Regional
Nadiem Umumkan UKT Batal Naik, BEM UNS Akan Kawal Realisasi Pembatalan

Nadiem Umumkan UKT Batal Naik, BEM UNS Akan Kawal Realisasi Pembatalan

Regional
Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, BEM Unsoed: Bagaimana dengan IPI?

Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, BEM Unsoed: Bagaimana dengan IPI?

Regional
Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Regional
Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Regional
Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Regional
Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com