Senyum Mengembang di Wajah Isma, Dia dan Bayinya Akhirnya Bebas dari Penjara

Kompas.com - 15/03/2021, 14:41 WIB

KOMPAS.com - Sebuah senyum terkembang dari wajah Isma Khaira (32).

Sambil menggendong bayinya yang berusia tujuh bulan, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantunya.

“Saya senang sekali. Terima kasih semua orang yang telah membantu saya,” tuturnya.

Isma patut berbahagia. Kini, dia dan bayinya bisa bernapas lega. Tak ada lagi jeruji besi yang menghalangi.

Beberapa waktu sebelumnya, Isma harus mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara.

Dia masuk hotel prodeo lantaran tersandung Undang-Undang Informasi dan Traksaksi Elektronik (UU ITE).

Pada 8 Februari 2021 lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon memvonisnya dengan tiga bulan kurungan.

Isma bersama bayinya bebas dari penjara pada Minggu (14/3/2021).

Baca juga: Ibu yang Dipenjara Bersama Bayi Akhirnya Dibebaskan

Mendapat asimilasi

Ilustrasi bebasFreepik Ilustrasi bebas

Ia bebas setelah mendapat asimilasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Sebelumnya, Isma juga sudah menjalani hukuman sebagai tahanan kota di rumahnya selama 21 hari.

Ibu dari empat anak ini berjanji tidak akan melakukan pelanggaran hukum selama masa asimilasi.

“Saya pastikan, saya akan patuh pada aturan asimilasi,” ujarnya.

Bebasnya Isma dan bayinya ini disambut bahagia bercampur haru oleh keluarganya.

Seluruh keluarganya hadir di lapas untuk menjemputnya.

Sebagian membawa bantal dan tikar milik Isma selama di Lapas untuk dibawa pulang.

“Kami sekeluarga berterima kasih pada semua, pada wartawan, pada semuanya yang telah membantu kami selama ini,” ungkapnya.

Baca juga: Divonis Langgar UU ITE, Seorang Ibu di Aceh Ditahan Bersama Bayinya

 

Berawal dari video di Facebook

Ilustrasi Facebook MobileDigital Trends Ilustrasi Facebook Mobile

Kasus yang menjerat Isma ini bermula dari video 35 detik yang ia unggah di Facebook miliknya pada 2 April 2020.

Video tersebut menampilkan perselisihan Keuchik Lhok Pu’uk Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara dengan keluarganya.

Karena video itu dianggap mencemarkan nama baiknya, kepala desa kemudian melaporkan Isma ke Polres Aceh Utara, satu hari setelah video diunggah.

Pada 19 Februari 2021, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh mulai mengeksekusi Isma.

Isma kemudian dibawa ke Lapas Lhoksukon, Aceh Utara.

Baca juga: Meski Dijamin 3 Anggota Dewan, Ibu dan Bayi Tetap Harus Dipenjara karena UU ITE

Dipenjara bersama bayinya

Ilustrasi seorang bayi meminum susu
iflscience Ilustrasi seorang bayi meminum susu

Dalam menjalani masa penahanan, Isma turut membawa bayinya.

“Anak bayinya enam bulan juga di tahanan, karena masih menyusui, dan itu sesuai aturan dibolehkan ikut ibunya di tahanan,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon Yusnaidi, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Fakta-fakta Ibu Dipenjara bersama Bayinya, Terjerat UU ITE, Dibebaskan Pekan Depan

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Aceh Heni Yuwono menerangkan Isma ditempatkan bersama tahanan lainnya di dalam ruangan yang besar, sehingga dia bisa merawat bayinya secara baik selama ditahan.

“Kalau misalnya blok dia sudah penuh maka kami siapkan ruangan khusus buat ibu dan bayi itu agar bisa merawat bayinya selama menjadi warga binaan,” katanya, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Selasa (2/3/2021).

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Lhokseumawe, Masriadi | Editor: Abba Gabrillin, Teuku Muhammad Valdy Arief, Farid Assifa)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Regional
Cari Ikan, Nelayan di Donggala Jatuh dari Perahu dan Hilang

Cari Ikan, Nelayan di Donggala Jatuh dari Perahu dan Hilang

Regional
Angkut Solar Subsidi Sampai 1.000 Liter, Warga di Bengkulu Ditahan

Angkut Solar Subsidi Sampai 1.000 Liter, Warga di Bengkulu Ditahan

Regional
Kecelakaan 2 Truk di Jalan Tol Solo-Ngawi, 2 Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan 2 Truk di Jalan Tol Solo-Ngawi, 2 Orang Tewas di Tempat

Regional
Pengungsi Afghanistan Ikut Rayakan HUT RI dengan Lomba Makan Kerupuk

Pengungsi Afghanistan Ikut Rayakan HUT RI dengan Lomba Makan Kerupuk

Regional
Mobil Ditabrak Kereta dan Terseret 20 Meter di Purworejo, Sopir dan Penumpang Selamat

Mobil Ditabrak Kereta dan Terseret 20 Meter di Purworejo, Sopir dan Penumpang Selamat

Regional
Pria di Alor NTT yang Dibacok Menantu Akhirnya Meninggal Dunia

Pria di Alor NTT yang Dibacok Menantu Akhirnya Meninggal Dunia

Regional
Tak Pakai Seragam Baru, Siswa SD di Salatiga Tak Sekolah Satu Minggu

Tak Pakai Seragam Baru, Siswa SD di Salatiga Tak Sekolah Satu Minggu

Regional
Cerita 'Acting Residen' Lampung Saat Agresi Militer Belanda, Gerilya hingga 312 Kilometer

Cerita "Acting Residen" Lampung Saat Agresi Militer Belanda, Gerilya hingga 312 Kilometer

Regional
Pantai Tampora: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pantai Tampora: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Hilang Saat Memanah Ikan, Nelayan Tewas Mengapung di Tengah Laut

Hilang Saat Memanah Ikan, Nelayan Tewas Mengapung di Tengah Laut

Regional
Sebanyak 30 Warga Dievakuasi, 225 Rumah Terendam Banjir di Kota Medan

Sebanyak 30 Warga Dievakuasi, 225 Rumah Terendam Banjir di Kota Medan

Regional
Usut Jaringan Narkoba, Polisi Buru Pemasok Sabu di Sikka

Usut Jaringan Narkoba, Polisi Buru Pemasok Sabu di Sikka

Regional
Daftar Titik Banjir di Kota Medan Akibat Hujan Semalaman, Warga Banyak Mengungsi

Daftar Titik Banjir di Kota Medan Akibat Hujan Semalaman, Warga Banyak Mengungsi

Regional
Hingga Akhir Tahun, Denda Pajak Kendaraan dan BBNKB di Banten Dihapus

Hingga Akhir Tahun, Denda Pajak Kendaraan dan BBNKB di Banten Dihapus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.