Kronologi Pria Lulusan SD Tipu Pemandu Lagu, Mengaku Chef hingga Janji Belikan Honda Brio

Kompas.com - 15/03/2021, 14:38 WIB
Tersangka TE (32), pria yang melakukan penipuan terhadap pemandu lagu saat dihadirkan di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMENTersangka TE (32), pria yang melakukan penipuan terhadap pemandu lagu saat dihadirkan di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - PP (19), seorang pemandu lagu di Kebumen, Jawa Tengah, menjadi korban penipuan seorang pria lulusan Sekolah Dasar (SD) beriniasial TE (32).

Akibat kejadian itu, korban harus kehilangan uang Tp 25 juta setelah ditipu pelaku.

Kapolsek Kebumen AKP Tarjono Sapti Nugroho mengatakan, kejadian berawal saat pelaku dan korban berkenalan melalui aplikasi di media sosial.

Baca juga: Konvoi Ugal-ugalan Gerombolan Motor di Bandung Ternyata Masih Pelajar

Setelah itu, keduanya kemudian memutuskan untuk bertemu di sebuah hotel di Kebumen pada September 2020 lalu.

Saat bertemu, pelaku mengaku kepada korban jika ia adalah seorang chef.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat keduanya bertemu di kamar hotel, tersangka bercerita jika ia adalah seorang chef terkenal di sebuah hotel mewah di Pulau Bali," kata Tarjono melalui keterngan resmi, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Janji Belikan Honda Brio, Pria Lulusan SD Mengaku Chef dan Tipu Pemandu Lagu

Lalu, kepada korban pelaku mengaku memiliki gaji Rp 50 juta per bulan.

Mendengar itu, korban pun terkesima dan meminta untuk dibelikan mobil Honda Brio. Kemudian, oleh pelaku permintaan itu pun diiyakan.

Korban yang sudah masuk perangkapnya kemudian diminta pelaku untuk membayar uang muka Rp 25 juta sebagai syaratnya. Sementara untuk kekurangannya sekitar Rp 75 juta akan dilunasi oleh tersangka.

Baca juga: Sebelum Dipecat karena Ikut KLB Partai Demokrat, Yusuf Sempat Bujuk Ayahnya untuk Mengakui Kepemimpinan AHY

Setelah itu, korban mentransfer uang kepada tersangka sebanyak dua kali.

"Pada pertemuan kedua korban mentransfer uang kepada tersangka. Transfer dua kali, pertama Rp 15 juta, beberapa hari kemudian mentransfer lagi Rp 10 juta," ujarnya.

Namun, setelah mentransfer uang tersebut, pelaku langsung memblokir nomor korban.

Sadar menjadi korban penipuan, PP kemudian melaporkannya ke Polsek Kebumen.

Baca juga: Terungkap, Ini Motif 6 Tersangka Pembongkaran Makam Pasien Covid-19 di Parepare

Petugas yang mendapat laporan itu langsung melakukan penyelidikan hingga pelaku akhirnya ditangkap di Pantai Menganti, Kebumen, pada Senin (8/3/2021).

Saat ditangkap polisi, pelaku sedang bersama wanita lain.

"Uang hasil menipu dihabiskan tersangka untuk foya-foya bersama wanita lain serta digunakan untuk kepentingan pribadinya," ungkapnya.

Baca juga: Fakta Konvoi Ugal-ugalan Gerombolan Motor di Bandung, Masih Pelajar hingga 15 Orang Diamankan

Kepada polisi, TE mengaku hanya lulusan SD. Sementara pekerjaanya sebagai chef di hotel adalah fiktif.

Untuk mempertanggungjawbakan perbuatannya, saat ini tersangka sudah mendekam di sel tahanan sementara Mapolsek Kebumen.

Atas perbuatannya, ia dijerat Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksiaml empat tahun penjara.

Baca juga: Oknum ASN Dishub Diduga Aniaya Pegawai Koperasi, Ini Kata Polisi

 

(Penulis Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain | Editor Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi 500 ODGJ di Makassar, Petugas akan Didampingi Ahli Kejiwaan

Vaksinasi 500 ODGJ di Makassar, Petugas akan Didampingi Ahli Kejiwaan

Regional
Cerita Pematung Tunanetra Asal Klaten, Sulap Kertas Bekas Jadi Bernilai Seni Tinggi

Cerita Pematung Tunanetra Asal Klaten, Sulap Kertas Bekas Jadi Bernilai Seni Tinggi

Regional
Detik-detik Penggerebekan 'Kampung Narkoba' di Sumsel, 18 Orang Diamankan 2 di Antaranya DPO

Detik-detik Penggerebekan "Kampung Narkoba" di Sumsel, 18 Orang Diamankan 2 di Antaranya DPO

Regional
Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Regional
Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Regional
Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Regional
Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Regional
Gerebek 'Kampung Narkoba' di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Gerebek "Kampung Narkoba" di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Regional
Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Regional
Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X