Tragis, Bocah 7 Tahun di Purbalingga Disekap dan Dirantai Kakinya Selama 3 Hari oleh Orangtua Kandung

Kompas.com - 15/03/2021, 13:37 WIB
MN, bocah berusia 7 tahun disekap dan dirantai kakinya oleh orang tua kandung di dapur rumah di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (13/3/2021). KOMPAS.COM/IstimewaMN, bocah berusia 7 tahun disekap dan dirantai kakinya oleh orang tua kandung di dapur rumah di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (13/3/2021).

PURBALINGGA, KOMPAS.com  – Seorang bocah usia 7 tahun berinisial MN disekap dan dirantai kakinya oleh orangtua kandung di dapur rumah selama tiga hari.

Kisah tragis itu terjadi di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah.

Kepala Desa Kalimanah Kulon, Nur Cahyadi mengatakan, kejadian memilukan tersebut pertama kali diketahui oleh warga pada Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Viral Video ASN Dishub Aniaya Pegawai Koperasi, Diduga Soal Utang Piutang

Saksi yang merupakan tetangga dekat korban mendengar rintihan tangis anak kecil dari dalam dapur milik pasangan suami istri AA (30) dan WM (25). Mendengar rintihan tersebut, saksi yang hendak membuang sampah akhirnya mencari asal suara.

Betapa terkejutnya saksi saat melihat MN tak berdaya di dalam dapur. Kakinya terikat rantai yang terkunci gembok di rak besi dapur rumahnya.

"Mengetahui hal tersebut, saksi langsung melaporkan ke pihak desa kemudian langsung kami tindaklanjuti," katanya saat dikonfirmasi, Senin (15/3/2021).

Pihak desa bersama warga lalu membobol ruangan dapur dan mengevakuasi korban. Cahyadi lalu memanggil kedua orangtua korban ke kantor desa untuk dimintai keterangan.

"Orangtua korban mengaku melakukan hal tersebut untuk memberi efek jera karena kesal dengan kenakalan anaknya," katanya.

Baca juga: Janji Belikan Honda Brio, Pria Lulusan SD Mengaku Chef dan Tipu Pemandu Lagu

Warga yang geram dengan perbuatan AA dan WM sempat mempertanyakan tindakan mereka kepada sang buah hati.

“Namun mereka selalu bilang kepada warga untuk tidak perlu ikut campur,” ungkapnya.

Pihak desa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian. Saat ini kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Purbalingga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kota Padang Diminta Shalat Id di Rumah, Takbiran Keliling dan Halalbihalal Dilarang

Warga Kota Padang Diminta Shalat Id di Rumah, Takbiran Keliling dan Halalbihalal Dilarang

Regional
Sebelum Meninggal, Ustaz Tengku Zulkarnain Bilang ke Keluarga 'Abang Sudah Ikhlas Pergi'

Sebelum Meninggal, Ustaz Tengku Zulkarnain Bilang ke Keluarga "Abang Sudah Ikhlas Pergi"

Regional
Peluk Pemudik yang Emosi, Polisi: Sambil Gemetar Dia Bilang Ingin Mudik Bertemu Anaknya

Peluk Pemudik yang Emosi, Polisi: Sambil Gemetar Dia Bilang Ingin Mudik Bertemu Anaknya

Regional
Dipecat Gibran, Sopir Bus BST di Solo Dianggap Teledor dan Tak SOP

Dipecat Gibran, Sopir Bus BST di Solo Dianggap Teledor dan Tak SOP

Regional
Cerita di Balik Aksi Wanita Pengusaha Tas Sebar Uang Ratusan Juta dari Balkon Rumah

Cerita di Balik Aksi Wanita Pengusaha Tas Sebar Uang Ratusan Juta dari Balkon Rumah

Regional
30 Orang di Kampung Wirobrajan Kota Yogyakarta Positif Covid-19, Ini Awalnya

30 Orang di Kampung Wirobrajan Kota Yogyakarta Positif Covid-19, Ini Awalnya

Regional
Mutoharoh, Crazy Rich yang Sebar Uang Rp 100 Juta Pernah Kerja Kantoran, Mulai Bisnis dari Nol

Mutoharoh, Crazy Rich yang Sebar Uang Rp 100 Juta Pernah Kerja Kantoran, Mulai Bisnis dari Nol

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Palangkaraya Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Palangkaraya Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Yogyakarta Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Yogyakarta Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Fakta Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia, Terpapar Covid-19 Usai Dakwah Keliling Riau

Fakta Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia, Terpapar Covid-19 Usai Dakwah Keliling Riau

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Serang Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Serang Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X