Bertahan di Tengah Pandemi, Ciprut Craft Banting Setir Ganti Produksi "Plushie" Jadi Masker

Kompas.com - 15/03/2021, 13:05 WIB
Siti Nuraisyah (32) pemilik Ciprut Craft menunjukkan masker connector hasil kreasinya. Connector masker ini dibuat untuk memenuhi permintaan pasar yang ada saat pandemi melanda. Ia banting setir dari usaha boneka plushie yang lebih dulu digelutinya sejak 2012. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASiti Nuraisyah (32) pemilik Ciprut Craft menunjukkan masker connector hasil kreasinya. Connector masker ini dibuat untuk memenuhi permintaan pasar yang ada saat pandemi melanda. Ia banting setir dari usaha boneka plushie yang lebih dulu digelutinya sejak 2012.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Memilih jenis usahan dengan pasar tersegmentasi (segmented market) membuat Siti Nuraisyah (Ayis) harus jeli melihat tren di masyarakat.

Usaha UMKM dengan merek Ciprut Craft yang dijalani Ayis sejak 2012 lalu ini memang sangat tersegmentasi.

Setiap produk boneka plushie hanya dibuat satu untuk satu desain. Dan ini membuat plushie Ciprut Craft menjadi barang koleksi.

Namun, hantaman pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 lalu membuat penjualan produk boneka plushie Ciprut Craft menjadi tersendat.

"Ya harus putar otak, supaya usaha tetap jalan, tetapi tanpa menghilangkan trade mark Ciprut Craft," kata Ayis di workshop-nya, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Tips Memulai Bisnis dari Owner Ciprut Craft: Mulai Saja, Jangan Kebanyakan Mikir...

Memanfaatkan tumpukan kain untuk bahan baku boneka

Tumpukan kain, mesin jahit dan sejumlah bahan baku yang sudah dibeli sebelumnya harus dimanfaatkan, agar uang tetap berputar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, imbauan pemerintah selama masa pandemi pun "mengusik" kekreatifan Ayis, khususnya penggunaan masker bagi anak-anak.

Ayis berkaca dari dua anaknya yang masih berusia dibawah 5 tahun.

"Kalau disuruh pakai masker, nggak pernah mau. Mungkin karena warna dan motifnya tidak menarik bagi mereka," kata Ayis.

Dengan memanfaatkan bahan baku yang sudah ada, Ayis pun berkreasi membuat masker. Motif dan coraknya tetap berpijak pada kekhasan Ciprut Craft.

Baca juga: Cerita Warga Kulon Progo Bertahan di Tengah Pandemi berkat Ternak Jangkrik

Produksi masker anak hingga dewasa

"Sambil belajar, produksi masker tiga layer. Ukurannya mulai dari anak-anak sampai orang dewasa," kata Ayis.

Untuk motif, Ayis menggunakan kain printing dengan desain yang dia gambar sendiri.

Menurut Ayis, sejak Maret 2020 hingga Maret 2021, lebih dari 10.000 helai masker telah terjual.

"Ada juga yang jadi souvenir buat pernikahan. Selain jual satuan, masker juga di-bundling dengan beberapa produk Ciprut Craft yang lain," kata Ayis.

Baca juga: Omzet Turun Separuh, Jasa Sewa Mainan Anak Masih Bertahan di Tengah Pandemi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rio Lolos CPNS Sekali Tes Andalkan YouTube, Bocorkan Tips dan Trik Kerjakan Soal

Cerita Rio Lolos CPNS Sekali Tes Andalkan YouTube, Bocorkan Tips dan Trik Kerjakan Soal

Regional
Kronologi Kecelakaan Karambol di Madiun, Berawal Bus Sugeng Rahayu Mendahului Kendaraan

Kronologi Kecelakaan Karambol di Madiun, Berawal Bus Sugeng Rahayu Mendahului Kendaraan

Regional
Lagi, Pemakaman Pasien Covid-19 di Demak Tanpa Prokes

Lagi, Pemakaman Pasien Covid-19 di Demak Tanpa Prokes

Regional
Ketua DPRD Alor Laporkan Bupati Amon Djobo soal Kasus Marahi Risma

Ketua DPRD Alor Laporkan Bupati Amon Djobo soal Kasus Marahi Risma

Regional
Video Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto, Ini Penjelasan BMKG

Video Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto, Ini Penjelasan BMKG

Regional
56 Pengungsi Korban Tanah Longsor di Cianjur Terpapar Covid-19, Tinggal di Tempat yang Sama

56 Pengungsi Korban Tanah Longsor di Cianjur Terpapar Covid-19, Tinggal di Tempat yang Sama

Regional
Dugaan Korupsi Perizinan Tambang, Kejati Sultra Tahan Eks PLT Kadis ESDM

Dugaan Korupsi Perizinan Tambang, Kejati Sultra Tahan Eks PLT Kadis ESDM

Regional
Sang Legenda Mimi Rasinah dan Tari Topeng Indramayu yang Bertahan Melintasi Zaman

Sang Legenda Mimi Rasinah dan Tari Topeng Indramayu yang Bertahan Melintasi Zaman

Regional
Buntut Diamuk Bupati Solok, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok, Petugas Kesehatan Dapat Peringatan Keras

Buntut Diamuk Bupati Solok, 3 Pimpinan Puskesmas Dimutasi ke Pelosok, Petugas Kesehatan Dapat Peringatan Keras

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penutupan Ruas Jalan di Bandung | Pegawai Pemkab Boyolali Jadi Korban Pinjol

[POPULER NUSANTARA] Penutupan Ruas Jalan di Bandung | Pegawai Pemkab Boyolali Jadi Korban Pinjol

Regional
Kepala Sekolah di Bima Diduga Cabuli 20 Siswi SD, Modus Periksa Uang Jajan di Saku Korban

Kepala Sekolah di Bima Diduga Cabuli 20 Siswi SD, Modus Periksa Uang Jajan di Saku Korban

Regional
Gara-gara Asmara Sejenis, Rian Tewas Dianiaya 9 Pria, Berawal dari Ajakan Berwisata

Gara-gara Asmara Sejenis, Rian Tewas Dianiaya 9 Pria, Berawal dari Ajakan Berwisata

Regional
Kasus Covid-19 di Cianjur Melonjak, Ruang Isolasi Penuh, Kematian Meningkat

Kasus Covid-19 di Cianjur Melonjak, Ruang Isolasi Penuh, Kematian Meningkat

Regional
Kisah Kakek Poniman, Uang Rp 30.000 Dijambret Saat Memulung Botol Bekas, Korban Penyandang Disabilitas

Kisah Kakek Poniman, Uang Rp 30.000 Dijambret Saat Memulung Botol Bekas, Korban Penyandang Disabilitas

Regional
Ikut Vaksinasi di Banda Aceh Bisa Dapat Sepeda Motor hingga TV, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Ikut Vaksinasi di Banda Aceh Bisa Dapat Sepeda Motor hingga TV, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X