Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melvira Widiyanti, Tahanan Kasus Narkoba yang Melarikan Diri Ditangkap

Kompas.com - 14/03/2021, 21:18 WIB
Erna Dwi Lidiawati,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

PALU, KOMPAS.com - Melvira Widiyanti (29), tahanan perempuan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Palu, akhirnya ditangkap.

Setelah sempat 10 hari menghirup udara bebas, Melvira, ditangkap Tim Satuan Operasi Kepatuhan Internal (Satopatna), yang merupakan tim gabungan dari Kanwil Kumham, LPP Palu dan juga Lembaga Pemasyarakatan (LP) Parigi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng Sunar Agus mengatakan, tahanan narkoba ini ditangkap di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

"Tahanan ini rencananya akan melarikan diri ke Sidrap, Sulawesi Selatan," kata Sunar, melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/3/2021).

Baca juga: Sudah Sepekan Kabur, Tahanan Narkoba Lapas Perempuan Palu Belum Tertangkap

Menurut Sunar, kronologis penangkapan Melvira, berawal ketika Tim Satopatna memantau tempat indekos Melvira di Jalan Jepara, Palu.

Dalam pemantauan tersebut, tim membuntuti seseorang yang gerak geriknya mencurigakan.

Orang yang mencurigakan tersebut kemudian diamankan di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

"Saat diinterogasi orang yang mencurigakan tersebut mengakui jika ia disuruh oleh Melvira untuk ambil tas dan juga uang pada salah satu keluarganya," terang Sunar.

Selanjutnya, orang suruhan Melvira itu diikuti terus hingga sampai di daerah Marantale, Parigi Moutong.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Regional
Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Regional
Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Regional
MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

Regional
Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Regional
Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Regional
Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Regional
Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Regional
Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Regional
Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian di Sukoharjo Terencana, Pelaku Gasak Uang THR dan Motor Milik Korban

Pembunuhan Karyawan Toko Pakaian di Sukoharjo Terencana, Pelaku Gasak Uang THR dan Motor Milik Korban

Regional
Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Penusuk Sopir Batik Solo Trans Ditangkap, Pelaku Kubur Pisau di Kebun Belakang Rumah

Regional
Mawardi-Harnojoyo Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub-Cawagub Sumsel di PAN dan PDI-P

Mawardi-Harnojoyo Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Cagub-Cawagub Sumsel di PAN dan PDI-P

Regional
Sekolah Diliburkan, Ribuan Guru Unjuk Rasa di Kantor Bupati Merauke

Sekolah Diliburkan, Ribuan Guru Unjuk Rasa di Kantor Bupati Merauke

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com