Cerita Bidan Desa Bertugas di Dusun Terisolir di Karawang, Kaget Harus Bawa Pasien dengan Perahu, hingga Bertemu Pujaan Hati

Kompas.com - 14/03/2021, 12:55 WIB
Bidan Desa Sedari Renny Galena Aulia dan suaminya Rizky Alfadillah usai mengunjungi Dusun Tanjungsari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Karawang, Sabtu (13/3/2021) sore. KOMPAS.COM/FARIDABidan Desa Sedari Renny Galena Aulia dan suaminya Rizky Alfadillah usai mengunjungi Dusun Tanjungsari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Karawang, Sabtu (13/3/2021) sore.

KARAWANG, KOMPAS.com - Renny Galena Aulia (30), Bidan Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, membagikan kisahnya saat bertugas di dusun terpencil di pesisir Karawang.

Dusun itu bernama Dusun Tanjungsari. Letaknya berada di ujung Desa Sedari, berbatasan dengan Desa Cemarajaya. Letaknya sekitar 54 kilometer dari pusat kota Karawang.

Ambulans atau kendaraan roda empat tak bisa menuju dusun ini. Musababnya medannya sulit, melewati pinggir pantai dan pematang tambak.

Baca juga: Terisolir Bertahun-tahun, Harga Beras 10 Kilo Setara Rp 2 Juta, Begini Kondisi Suku Korowai

Jika air laut pasang, medan lebih sulit lagi. Belum lagi abrasi yang semakin menggerus sepanjang pantainya.

Suatu malam, seorang warga Dusun Tanjungsari hendak melahirkan. Ia pun dijemput menuju dusun itu, maklum sinyal di dusun itu sulit.

"Hanya ada sinyal dari beberapa provider. Kalau sinyal susah, jika ada yang sakit atau hendak melahirkan, saya dikabari langsung," ungkap Renny saat meninjau pembangunan gedung posyandu di Dusun Tanjungsari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Sabtu (13/3/2021) sore.

Baca juga: Mensos Risma Sahkan 3.000 Orang Rimba Jadi WNI, Sempat Tawarkan Rumah tapi Ditolak

Desa terisolir Karawang, tak punya penerangan malam hari

Dengan penerangan hanya dari lampu motor, ia pun berangkat. Karena suatu hal, warga tak bisa melahirkan harus dibawa ke Rumah Sakit Proklamasi Rengasdengklok.

Lantaran saat itu jalan menuju Desa Sedari belum diperbaiki, maka warga tersebut dibawa dengan perahu.

Saat itu menunjukkan pukul 24.00 WIB. Perjalanan menggunakan perahu membutuhkan waktu sekitar dua jam, belum menuju ke Rumah Sakit Rengasdengklok.

"Saat itu transportasi yang paling nyaman untuk ibu hamil adalah perahu," ungkap Renny.

Kadangkala, jika ada warga sakit yang perlu dirujuk ke puskesmas pembantu atau rumah sakit, pasien dibonceng bertiga menggunakan motor.

"Pasien di tengah. Karega tidak bisa menggunakan mobil," ungkapnya.

Baca juga: Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kakek Loper Koran yang Kehilangan Motor Kini Mendapat Ganti dari Netizen dan Relawan

Kakek Loper Koran yang Kehilangan Motor Kini Mendapat Ganti dari Netizen dan Relawan

Regional
Seorang ART di Surabaya Disiksa hingga Dipaksa Makan Kotoran Kucing

Seorang ART di Surabaya Disiksa hingga Dipaksa Makan Kotoran Kucing

Regional
Aksi Nekat Mudik Diprediksi Akan Terus hingga H-1 Lebaran

Aksi Nekat Mudik Diprediksi Akan Terus hingga H-1 Lebaran

Regional
Ambulans Mengaku Bawa Pasien Covid-19 Diminta Putar Balik, Diduga Pemudik

Ambulans Mengaku Bawa Pasien Covid-19 Diminta Putar Balik, Diduga Pemudik

Regional
Bocah 16 Tahun, Sopir VW Kuning yang Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Prambanan Berhasil Ditangkap Polisi

Bocah 16 Tahun, Sopir VW Kuning yang Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Prambanan Berhasil Ditangkap Polisi

Regional
Hendak Ditanyai Petugas, Mobil VW Ini Malah Terobos Pos Penyekatan, Satu Polisi Tertabrak

Hendak Ditanyai Petugas, Mobil VW Ini Malah Terobos Pos Penyekatan, Satu Polisi Tertabrak

Regional
Kapolri: Larangan Mudik Efektif di Penyeberangan Merak-Bakauheni

Kapolri: Larangan Mudik Efektif di Penyeberangan Merak-Bakauheni

Regional
Kronologi Adik Kakak Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta, Sepeda Ontel Terseret Saat Lintasi Perlintasan Tanpa Pintu

Kronologi Adik Kakak Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta, Sepeda Ontel Terseret Saat Lintasi Perlintasan Tanpa Pintu

Regional
Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Regional
Kisah Pilu Kakak Beradik Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Makanan untuk Kakek

Kisah Pilu Kakak Beradik Tertabrak Kereta Api, Sebelumnya Sempat Antar Makanan untuk Kakek

Regional
Satgas Nemangkawi Tangkap Victor Yeimo, Buron Kerusuhan di Papua

Satgas Nemangkawi Tangkap Victor Yeimo, Buron Kerusuhan di Papua

Regional
2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

2 Polisi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo di Surabaya

Regional
Mobil Plat B Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik, Ini Faktanya

Mobil Plat B Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik, Ini Faktanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Mei 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X