Cerita Warga Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19: Ini Bukan Sesuatu yang Menakutkan...

Kompas.com - 13/03/2021, 17:59 WIB
Setiawan Benyamin Hasan (64 tahun) dan istrinya seusai menerima vaksinasi dosis pertama di Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Sabtu (13/3/2021). KOMPAS.com/RENI SUSANTISetiawan Benyamin Hasan (64 tahun) dan istrinya seusai menerima vaksinasi dosis pertama di Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Sabtu (13/3/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Setiawan Benyamin Hasan (64), warga lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, membagikan pengalamannya usai menjalani vaksinasi Covid-19.

"Tidak ada rasa sakit apa pun saat vaksinasi," ujar Setiawan kepada Kompas.com di Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Sabtu (13/3/2021).

Setiawan menjelaskan, sebelum disuntik ia mengikuti screening. Tenaga medis menanyakan sejumlah penyakit yang dideritanya, seperti hipertensi, diabetes, ginjal, dan lainnya.

Setelah dinyatakan memenuhi syarat menerima vaksin, Setiawan mendapat suntikan dosis pertama. Ia mengaku tak merasakan efek samping apa pun setelah disuntik.

Mengenai persiapan, ia juga tidak melakukan hal khusus. Ia menjaga kebugaran tubuhnya seperti biasa.

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Tembak Wanita Penghibur di Depan Hotel, Ini Penjelasan Polda Sumbar

"Ini bukan sesuatu yang menakutkan," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiawan mengatakan, vaksinasi ini diselenggarakan Ikatan Alumni (IKA) Unpar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), dan RS Borromeus.

Kebetulan, anaknya bekerja di Unpar sehingga ia bisa mendapat vaksin Covid-19. Jarak antara mendaftar dengan vaksinasi hanya satu minggu.

"Sebenarnya saya sudah daftar di Puskesmas Pasir Kaliki. Tapi sudah hampir satu bulan, tidak ada panggilan, lama sekali," ucap dia.

Anggota DPRD Kota Bandung, Yoel Yosaphat mengatakan, untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi pemerintah harus bekerja sama dengan banyak pihak.

 

Yoel menilai, pemerintah butuh waktu lama untuk menyelesaikan program vaksinasi jika hanya mengandalkan fasilitas kesehatan.

"Lihat saja di sini, untuk 120 orang saja, butuh ruangan dan panitia sebanyak ini. Jadi kalau mau cepat harus banyak bekerja sama," ungkap dia.

Bagi lembaga yang ingin membantu pemerintah mempercepat vaksinasi, tinggal menghubungi dinkes setempat.

Baca juga: Detik-detik Santri Tewas karena Main Game Online Sambil Mengecas Ponsel, Sempat Teriak Aku Kesetrum

Sementara itu, Ketua Umum IKA Unpar, Ivan P Sadik mengatakan, vaksinasi ini akan digelar lima gelombang atau 10 kali penyuntikan.

Selama dua hari digelar, lebih 400 lansia telah mendaftar.

Ketua Panitia Yudy Unamo mengatakan, persyaratan utama program ini adalah lansia yang memiliki KTP Kota Bandung.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Regional
Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Regional
Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

Regional
Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

Regional
Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2021

Regional
Kunjungi Blora, Mendes PDTT Minum Sinchan: Ini Namanya Obat Covid

Kunjungi Blora, Mendes PDTT Minum Sinchan: Ini Namanya Obat Covid

Regional
2 Polwan Tangkap Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tembak dan Tabrak Pengejarnya

2 Polwan Tangkap Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tembak dan Tabrak Pengejarnya

Regional
Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden Setelah Borong Jualan Pedagang di Banyuwangi

Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden Setelah Borong Jualan Pedagang di Banyuwangi

Regional
Kisah Imas, Guru yang Tetap Semangat Tes PPPK meski Sakit Stroke, sampai Digendong Pengawas

Kisah Imas, Guru yang Tetap Semangat Tes PPPK meski Sakit Stroke, sampai Digendong Pengawas

Regional
Seminggu Terakhir, Tidak Ada Pasien Covid-19 Meninggal di 21 Daerah di Jawa Timur

Seminggu Terakhir, Tidak Ada Pasien Covid-19 Meninggal di 21 Daerah di Jawa Timur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.