Pria Paruh Baya Tewas Tersambar Kereta Api di Kebumen, Korban Terseret 300 Meter

Kompas.com - 12/03/2021, 20:46 WIB
Evakuasi jasad korban yang tertabrak KA di jalur hulu petak Kebumen - Wonosari KM 453+0/1, Kelurahan Selang, Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen. Jawa Tengah, Jumat (12/3/2021). KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMENEvakuasi jasad korban yang tertabrak KA di jalur hulu petak Kebumen - Wonosari KM 453+0/1, Kelurahan Selang, Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen. Jawa Tengah, Jumat (12/3/2021).

KEBUMEN, KOMPAS. com - Seorang pria berinisial SO (50), warga Desa Jatimulyo Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dilaporkan tewas tersambar kereta api (KA) Kahuripan, Jumat (12/3/2021).

Kasubag Humas Polres Iptu Tugiman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi jalur hulu petak Kebumen-Wonosari KM 453+0/1, Kelurahan Selang, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen.

"Keterangan sejumlah saksi, korban datang menggunakan sepeda kayuh dan diparkir di pinggir jalan. Kemudian korban berjalan di samping rel KA," kata Tugiman kepada wartawan, Jumat.

Baca juga: Tersambar KA di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, 2 Warga Kebumen Tewas

Pada saat bersamaan KA Kahuripan datang dari barat ke timur. Masinis sempat membunyikan klakson, namun karena jarak yang sudah dekat kecelakaan tidak dapat terhindarkan.

"Korban sedang berjalan di dekat rel KA. Saat bersamaan KA melintas dari arah belakang atau dari barat ke timur. Kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan," ujar Tugiman.

Menurut Tugiman, korban terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal tertabrak.

Korban tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.

Baca juga: Hendak Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Api di Grobogan

Tim Inafis Polres Kebumen yang mendapatkan informasi segera menuju ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kebumen dan diserahkan kepada pihak keluarga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda Ini Ditangkap Usai Peras Jutaan Rupiah Seorang Ibu dan Minta Kencan di Hotel, Ini Ceritanya

Pemuda Ini Ditangkap Usai Peras Jutaan Rupiah Seorang Ibu dan Minta Kencan di Hotel, Ini Ceritanya

Regional
Danau yang Muncul Setelah Badai Seroja di Kupang Mulai Kering, Begini Penjelasan Ahli Geologi

Danau yang Muncul Setelah Badai Seroja di Kupang Mulai Kering, Begini Penjelasan Ahli Geologi

Regional
Tak Kapok 3 Kali Ditangkap Polisi, Perempuan Ini Menipu Lagi hingga Rp 48 Miliar

Tak Kapok 3 Kali Ditangkap Polisi, Perempuan Ini Menipu Lagi hingga Rp 48 Miliar

Regional
Pemuda Pancasila Blora Bantah Anggotanya Terlibat Aksi Premanisme di Pasar Jepon

Pemuda Pancasila Blora Bantah Anggotanya Terlibat Aksi Premanisme di Pasar Jepon

Regional
Wisata Dibuka Saat Lebaran, Gibran Tegaskan Hanya untuk Pengunjung Warga Solo dan Sekitarnya

Wisata Dibuka Saat Lebaran, Gibran Tegaskan Hanya untuk Pengunjung Warga Solo dan Sekitarnya

Regional
Ajak Istri dan 2 Anak Balita Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Dani Trauma Dituduh Modus

Ajak Istri dan 2 Anak Balita Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Dani Trauma Dituduh Modus

Regional
Mencekam, KKB Tembaki Polres Puncak, Warga Ketakutan Jadi Sasaran, Ini Kata Kapolda Papua

Mencekam, KKB Tembaki Polres Puncak, Warga Ketakutan Jadi Sasaran, Ini Kata Kapolda Papua

Regional
Soal Dugaan Pernikahan Siri Aiptu Tomy dan Nani, Wanita Pengirim Sate Beracun, Ini Penjelasan Polisi

Soal Dugaan Pernikahan Siri Aiptu Tomy dan Nani, Wanita Pengirim Sate Beracun, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Soal Mudik Lokal Solo Raya, Gibran: Sejauh Ini Masih Kami Bolehkan

Soal Mudik Lokal Solo Raya, Gibran: Sejauh Ini Masih Kami Bolehkan

Regional
Satu Keluarga Pemudik dari Tangerang Dikarantina di Solo Technopark, 2 Positif Swab Antigen

Satu Keluarga Pemudik dari Tangerang Dikarantina di Solo Technopark, 2 Positif Swab Antigen

Regional
Hari Pertama Larangan Mudik, 3.169 Kendaraan yang Hendak Masuk Jatim Disuruh Putar Balik

Hari Pertama Larangan Mudik, 3.169 Kendaraan yang Hendak Masuk Jatim Disuruh Putar Balik

Regional
Jaringan Internet Terganggu, Warga Jayapura Terpaksa ke Daerah Lain untuk Lakukan Aktivitas Daring

Jaringan Internet Terganggu, Warga Jayapura Terpaksa ke Daerah Lain untuk Lakukan Aktivitas Daring

Regional
Mudik dari Gombong ke Bandung Jalan Kaki, Dani Bawa Istri dan 2 Balita, Berbekal Uang Rp 120.000

Mudik dari Gombong ke Bandung Jalan Kaki, Dani Bawa Istri dan 2 Balita, Berbekal Uang Rp 120.000

Regional
Pakai Masker dan Kaos #NewNormal, Menteri Sandiaga Renang di Gili Trawangan: Jaga Protokol

Pakai Masker dan Kaos #NewNormal, Menteri Sandiaga Renang di Gili Trawangan: Jaga Protokol

Regional
Satu Keluarga Nekat Jalan Kaki Mudik dari Gombong ke Bandung, Mengaku Tak Punya Ongkos

Satu Keluarga Nekat Jalan Kaki Mudik dari Gombong ke Bandung, Mengaku Tak Punya Ongkos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X