Lagi, Lansia Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Bupati Banyumas: Kemungkinan karena Stroke

Kompas.com - 12/03/2021, 15:02 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (17/2/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (17/2/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS. com - Seorang pria berusia 75 tahun asal Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia usai divaksin Covid-19 dosis pertama.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, yang bersangkutan diduga meninggal dunia akibat mengalami stroke.

"Kemungkinan karena stroke, ada pendarahan. Kemungkinan karena overconfidence setelah divaksin melakukan aktivitas melebihi batas normal," kata Husein kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Lansia Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Bupati Banyumas: Bukan karena Vaksin

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto menjelaskan, yang bersangkutan meninggal dunia selang satu hari setelah menjalani vaksinasi di Puskesmas Wangon pada Senin (8/3/2021).

"Hari Senin divaksin, di-screening sehat, memenuhi syarat, setelah divaksin diobservasi juga sehat, sehingga boleh pulang, beraktivitas seperti biasa," jelas Sadiyanto.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun berselang satu hari, Selasa (9/3/2021) yang bersangkutan melakukan aktivitas yang berat, sehingga kecapekan dan tak sadarakan diri.

"Info keluarga katanya bekerja keras membawa pasir, batu, kemudian lemas, tidak sadarakan diri. Kemudian dibawa ke puskesmas, sampai puskesmas sudah meninggal," kata Sadiyanto.

Baca juga: Seminggu Setelah Divaksin, Mantan Gubernur Sumbar dan Istri Positif Covid-19

Menurut Sadiyanto, tim Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) masih menunggu rekomendasi dari provinsi untuk memastikan penyebab meninggalnya yang bersangkutan.

"Ini kejadian kebetulan, bukan akibat dari vaksinnya. Dugaan sementara ke arah situ (stroke)," ujar Sadiyanto.

Diberitakan sebelumnya, seorang lansia perempuan di Kabupaten Banyumas, dikabarkan meninggal dunia, Senin (8/3/2021) malam sesuai disuntik vaksin Covid-19 pada pagi harinya.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, lansia asal Desa Kedunggede, Kecamatan Banyumas itu meninggal dunia bukan karena efek disuntik vaksin Covid-19.

"Setelah diperiksa bukan (meninggal) karena vaksin, tapi karena stroke," kata Husein kepada wartawan, Selasa (9/3/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Polisi soal Sindikat Pencurian Anjing di Jayapura, Dijual Rp 500.000 Per Ekor

Penjelasan Polisi soal Sindikat Pencurian Anjing di Jayapura, Dijual Rp 500.000 Per Ekor

Regional
Sapa Aruh Sultan HB X: Implementasi PPKM Mikro Belum Berjalan Maksimal

Sapa Aruh Sultan HB X: Implementasi PPKM Mikro Belum Berjalan Maksimal

Regional
Jual Organ Harimau, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi, Barang Bukti dari Kulit hingga Kepala Disimpan di Kardus

Jual Organ Harimau, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi, Barang Bukti dari Kulit hingga Kepala Disimpan di Kardus

Regional
Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

Regional
Varian Delta Masuk Jabar, Kasus Terbanyak di Karawang, Ini Kata Ridwan Kamil

Varian Delta Masuk Jabar, Kasus Terbanyak di Karawang, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Pengendara yang Melintas di Suramadu Wajib Tunjukkan SIKM dan SKS, atau Harus Pilih Ini

Pengendara yang Melintas di Suramadu Wajib Tunjukkan SIKM dan SKS, atau Harus Pilih Ini

Regional
Viral, Video 100 Pengendara Terobos Pemeriksaan Swab dan Dorong Petugas di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Viral, Video 100 Pengendara Terobos Pemeriksaan Swab dan Dorong Petugas di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Sumedang Naik, Mantan Napi Terorisme Ikut Terpapar dan Meninggal

Kasus Covid-19 Sumedang Naik, Mantan Napi Terorisme Ikut Terpapar dan Meninggal

Regional
Brimob Gadungan Ditangkap Setelah Bawa Kabur Mobil Korban, Ini Modusnya

Brimob Gadungan Ditangkap Setelah Bawa Kabur Mobil Korban, Ini Modusnya

Regional
Mati Mendadak, 1,5 Ton Ikan Nila di Waduk Gajah Mungkur Dikubur, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Mati Mendadak, 1,5 Ton Ikan Nila di Waduk Gajah Mungkur Dikubur, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Regional
8 Kabupaten dan Kota di NTT Dilanda Kekeringan Ekstrem

8 Kabupaten dan Kota di NTT Dilanda Kekeringan Ekstrem

Regional
Dibebaskan Polisi, Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Dibebaskan Polisi, Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Regional
10 Persen dari Pasien Covid-19 di Solo adalah Anak-anak

10 Persen dari Pasien Covid-19 di Solo adalah Anak-anak

Regional
'Ganjar Juga Kader, tapi Aspirasi dari Bawah untuk Puan'

"Ganjar Juga Kader, tapi Aspirasi dari Bawah untuk Puan"

Regional
Tingginya Kasus Covid-19 Karawang, Satgas: Warga Antre Masuk IGD, Nakes Harus Bikin Prioritas Mana yang Dirawat

Tingginya Kasus Covid-19 Karawang, Satgas: Warga Antre Masuk IGD, Nakes Harus Bikin Prioritas Mana yang Dirawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X