Makam Herman, Tahanan yang Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Dibongkar

Kompas.com - 12/03/2021, 14:45 WIB
Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana (kiri) saat memberikan keterangan pers di Balikpapan, Senin (8/2/2021). Dok. Humas Polda Kaltim Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana (kiri) saat memberikan keterangan pers di Balikpapan, Senin (8/2/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Penyidikan kasus kematian Herman warga Balikpapan yang diduga tewas di tangan oknum polisi di Polresta Balikpapan masih bergulir.

Teranyar, makam mendiang Herman di Taman Pemakaman Umum Rapak, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, dibongkar pada Kamis (4/3/2021).

Jasad Herman diotopsi guna mengungkap penyebab kematiannya.

"Kemarin terakhir dibongkar makam dilakukan otopsi. Hasilnya bagian daripada proses pembuktian," ungkap Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Berawal Dituduh Mencuri Ponsel, Herman Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi di Tahanan, Ini Faktanya

Ade mengatakan sudah enam polisi dijadikan tersangka dan kini ditahan di Polda Kaltim.

Keenam oknum polisi tersebut yakni berinisial AGS, RH, TKA, ASR, RSS, dan GSR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang jelas enam tersangka sudah ditahan. Kita masih penyidikan untuk pemenuhan alat bukti. Salah satunya hasil lab otopsi," jelas dia.

Ade belum memastikan kapan berkas perkara enam tersangka tersebut rampung dan segera disidangkan.

"Tunggu saja ya, kita enggak bisa pastikan waktu karena proses penyidikan ini tergantung alat bukti," terang dia.

Baca juga: Herman Tewas Diduga Dianiaya 6 Oknum Polisi, Kabid Humas Polda Kaltim: Enam Orang Ini Terduga Kuat sebagai Pelaku

Diberitakan sebelumnya, Herman adalah seorang tahanan yang tewas di Mapolresta Balikpapan.

Dia ditangkap pada 2 Desember 2020, karena diduga mencuri ponsel.

Herman ditangkap malam hari sekitar 22.00 Wita di kediamannya Jalan Borobudur, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan oleh tiga orang tak dikenal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Petinju Asal Bone Abdul Rahman Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Ini Kondisinya

Mantan Petinju Asal Bone Abdul Rahman Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Ini Kondisinya

Regional
Empat Formasi CPNS di Wonogiri Ini Sama Sekali Tak Ada Pelamar

Empat Formasi CPNS di Wonogiri Ini Sama Sekali Tak Ada Pelamar

Regional
Kasus Dugaan Pengancaman, Polisi Periksa Jerinx di Bali Selama 6 Jam

Kasus Dugaan Pengancaman, Polisi Periksa Jerinx di Bali Selama 6 Jam

Regional
Diduga Keracunan, Seorang Bocah Meninggal Usai Santap Singkong Bakar

Diduga Keracunan, Seorang Bocah Meninggal Usai Santap Singkong Bakar

Regional
Nekat Terjun ke Laut, Penumpang Kapal Feri Hilang di Selat Bali, Ini Kata Saksi Mata

Nekat Terjun ke Laut, Penumpang Kapal Feri Hilang di Selat Bali, Ini Kata Saksi Mata

Regional
Kronologi Seorang Mahasiswi Tewas Tertabrak Kereta Api, Ini Kata Polisi

Kronologi Seorang Mahasiswi Tewas Tertabrak Kereta Api, Ini Kata Polisi

Regional
Pedagang Malioboro Yogya Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah: Kami Tak Bisa Apa-apa Lagi

Pedagang Malioboro Yogya Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah: Kami Tak Bisa Apa-apa Lagi

Regional
Coba Aturan Makan di Tempat, Wali Kota Pontianak: Saya Hanya 13 Menit

Coba Aturan Makan di Tempat, Wali Kota Pontianak: Saya Hanya 13 Menit

Regional
Penumpang Kapal Ketapang-Gilimanuk Diduga Terjun ke Laut, Hilang Terseret Arus Kuat

Penumpang Kapal Ketapang-Gilimanuk Diduga Terjun ke Laut, Hilang Terseret Arus Kuat

Regional
Jalan Kaki Lintasi Rel Saat Hujan Lebat, Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta

Jalan Kaki Lintasi Rel Saat Hujan Lebat, Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta

Regional
Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi

Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi

Regional
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Regional
Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Regional
Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X