Kapolda Sumsel Janjikan Hadiah bagi yang Berhasil Tangkap Pembakar Lahan

Kompas.com - 12/03/2021, 11:47 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri

INDRALAYA, KOMPAS.com - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri menjanjikan hadiah atau penghargaan bagi yang bisa menangkap pelaku pembakaran lahan secara ilegal di wilayah Sumatera Selatan.

"Ya tetap akan ada reward bagi yang berhasil menangkap pelaku pembakar lahan," kata Eko saat menghadiri apel siaga karhutla di Kebun Raya Sriwijaya, Ogan Ilir, Rabu (10/3/2021).

Kapolda juga memastikan bahwa kepolisian akan menindak tegas pelaku pembakaran lahan, baik individu atau institusi perusahaan.

Baca juga: Ikut KLB, 3 Ketua DPC Partai Demokrat di Sumsel Dipecat

"Tahun lalu banyak sekali yang kita proses secara hukum dan mudah-mudahan tahun ini tidak terjadi lagi," kata Eko.

Seperti diketahui, Provinsi Sumatera Selatan termasuk wilayah yang mendapat perhatian serius terkait kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, sedikitnya ada 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang rawan terjadi kebakaran lahan.

Dengan kondisi saat ini yang masuk musim kemarau, maka potensi kebakaran hutan dan lahan relatif tinggi.

Menurut Herman, perlu penanganan sejak dini agar tidak parah seperti 2019 dan sebelumnya.

"Untuk tahun 2020 kemarin alhamdulillah kita mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, karena berhasil menekan kejadian kebakaran hutan dan lahan secara cukup siginifikan. Ini yang akan kita lakukan kembali di tahun 2021 bersama seluruh stakeholder dan masyarakat Sumatera Selatan," kata Herman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 7,2 Magnitudo di Nias Barat Dirasakan Juga di Sejumlah Daerah Ini

Gempa 7,2 Magnitudo di Nias Barat Dirasakan Juga di Sejumlah Daerah Ini

Regional
Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Regional
Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Regional
Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Regional
Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Regional
Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Regional
Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Regional
Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Regional
Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Regional
Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Regional
Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Regional
Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Regional
3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

Regional
Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Regional
2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X