Sopir Angkot Tewas Tertimpa Pohon, Saksi: Tangannya Keluar Minta Tolong

Kompas.com - 11/03/2021, 14:42 WIB
Sejumlah petugas dibantu warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berusaha mengevakuasi seorang sopir angkot yang tewas terjepit kendaraannya yang ringsek ditimpa pohon mangga. Rabu, (10/3/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Sejumlah petugas dibantu warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berusaha mengevakuasi seorang sopir angkot yang tewas terjepit kendaraannya yang ringsek ditimpa pohon mangga. Rabu, (10/3/2021).

KOMPAS.com- Seorang sopir angkot bernama Muliadi (45) tertimpa pohon mangga hingga tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pallantikang, Kecamatan Pattalassang, Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Sopir Angkot Tewas Tertimpa Pohon Mangga yang Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang

Tangan sempat keluar minta tolong

Ilustrasi jenazahKompas.com Ilustrasi jenazah
Seorang saksi di lokasi Suarni menuturkan, mulanya Muliadi mengemudikan angkotnya yang bernomor polisi DD 1723 OI.

Sekitar pukul 15.20 Wita, angkot korban hendak mengambil penumpang.

Saat itu angin kencang dan hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Tiba-tiba, sebuah pohon mangga tumbang dan menimpa angkot korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mobilnya mundur dan tiba-tiba terkena pohon, saya ke sana tapi tidak bisa apa-apa karena mobil langsung ringsek," kata dia.

"Saya sempat lihat tangannya keluar pertanda minta tolong," lanjut Suarni.

Baca juga: Sederet Fakta Insiden Bus Peziarah Masuk Jurang, Terbalik 180 Derajat, 23 Tewas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konflik karena Tambang di Bolaang Mongondow, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Konflik karena Tambang di Bolaang Mongondow, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Regional
Peringati 3 Tahun Tsunami Palu, Ratusan Warga Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Peringati 3 Tahun Tsunami Palu, Ratusan Warga Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Regional
Seorang Petani Temukan Mayat di Parit, Awalnya Dikira Pakaian yang Dibuang

Seorang Petani Temukan Mayat di Parit, Awalnya Dikira Pakaian yang Dibuang

Regional
Viral Video Bocah SD Seberangi Sungai Naik 'Styrofoam', Gubernur Sumsel Geram ke Perekam: Bukannya Diimbau Naik Sampan...

Viral Video Bocah SD Seberangi Sungai Naik "Styrofoam", Gubernur Sumsel Geram ke Perekam: Bukannya Diimbau Naik Sampan...

Regional
Datangi Gedung DPRD, Nelayan Brebes Protes PNBP Naik 4 Kali Lipat

Datangi Gedung DPRD, Nelayan Brebes Protes PNBP Naik 4 Kali Lipat

Regional
Pria Asal Jakarta Dibunuh Anak Sendiri di Lampung, Jasadnya Direkayasa agar Dikira Bunuh Diri

Pria Asal Jakarta Dibunuh Anak Sendiri di Lampung, Jasadnya Direkayasa agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Tergiur Upah Rp 10 Juta, 2 Pemuda Asal Sampang Nekat Jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional

Tergiur Upah Rp 10 Juta, 2 Pemuda Asal Sampang Nekat Jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional

Regional
Hutan Banyak Ditanami Porang, Kota Madiun Terancam Bencana Banjir Kiriman

Hutan Banyak Ditanami Porang, Kota Madiun Terancam Bencana Banjir Kiriman

Regional
Karena Masalah Arisan Online Fiktif, Pria di Wonogiri Jadi Korban Penikaman

Karena Masalah Arisan Online Fiktif, Pria di Wonogiri Jadi Korban Penikaman

Regional
Kakak Beradik Pukuli Polisi gara-gara Saling Tatap di Jalan, Bilang ke Korban: Apa Mata Kau

Kakak Beradik Pukuli Polisi gara-gara Saling Tatap di Jalan, Bilang ke Korban: Apa Mata Kau

Regional
Diduga Depresi, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Diduga Depresi, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Regional
Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi, Polda: Mereka Merasa Gerai Vaksin Membuat Pengunjung Sepi

Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi, Polda: Mereka Merasa Gerai Vaksin Membuat Pengunjung Sepi

Regional
Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak Ricuh, Diduga Berawal dari Razia Handphone

Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak Ricuh, Diduga Berawal dari Razia Handphone

Regional
Harga Cabai di Jatim Mulai Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai di Jatim Mulai Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Regional
Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kota Magelang Bakal Dapat Bantuan Tunai dan Beasiswa

Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kota Magelang Bakal Dapat Bantuan Tunai dan Beasiswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.