Terindikasi Membelot, 8 Ketua DPC Demokrat di Kalsel Dipecat Sebelum Ikut KLB

Kompas.com - 10/03/2021, 15:49 WIB
ILUSTRASI Partai Demokrat. demokrat.or.idILUSTRASI Partai Demokrat.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Kalimantan Selatan (Kalsel) Russian mengungkapkan terdapat delapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Kalsel dipecat sebelum mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara.

Russian mengatakan, mereka yang dipecat ini sudah terindikasi membelot sebelum ikut KLB.

"Mereka mantan Ketua DPC karena terindikasi membelot dari awal," ujar Russian saat dikonfirmasi, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Ikuti KLB di Deli Serdang, Ketua DPC Demokrat Bantul dan Sleman Dipecat

Pemecatan terhadap delapan ketua DPC, kata Russian, melalui rapat internal yang dilakukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat.

Usai dipecat, mereka mengikuti KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka ini tidak kooperatif lagi sehingga DPP memutuskan tanggal 1 Maret dilakukan pemecatan," tegas Russian.

Terkait KLB di Sumatera Utara, Russian menegaskan, itu perbuatan ilegal dan melanggar hukum.

Baca juga: Ikut KLB, 3 Ketua DPC Partai Demokrat di Sumsel Dipecat

DPD Demokrat Kalsel tetap setia mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

"Kita tetap menolak keras bahwa KLB itu adalah perbuatan sekelompok orang yang bukan bagian dari partai atau bukan dari bagian pengurus yang sah," jelas dia.

Russian menegaskan, delapan Ketua DPC telah dipecat sebelum mengikuti KLB.

Delapan ketua DPC yang dipecat yakni, Ketua DPC Kabupaten Tabalong, Ketua DPC Kabupaten Hulu Sungai Utara, Ketua DPC Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ketua DPC Kabupaten Tanah Bumbu, Ketua DPC Kabupaten Kotabaru, Ketua DPC Kabupaten Barito Kuala, Ketua DPC Kabupaten Tapin dan Ketua DPC Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

"Plt ketua DPC sudah ada tapi kita belum menerima surat resminya dari DPP," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahap Daurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Tahap Daurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Regional
Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Regional
Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Regional
Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Regional
Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Regional
Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Regional
Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Regional
Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Regional
Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Regional
Tak Terima Dinasehati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Tak Terima Dinasehati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Regional
Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Regional
Cerita Dokter RS Terapung Unair Jalankan Misi ke 12 Pulau Kecil di Sumenep, Berantas Hoaks hingga Vaksinasi 3.000 Warga

Cerita Dokter RS Terapung Unair Jalankan Misi ke 12 Pulau Kecil di Sumenep, Berantas Hoaks hingga Vaksinasi 3.000 Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangisan Eks Kapolsek Percut Sei Tuan | Mahasiswa yang Dibanting Polisi Dibawa ke RS

[POPULER NUSANTARA] Tangisan Eks Kapolsek Percut Sei Tuan | Mahasiswa yang Dibanting Polisi Dibawa ke RS

Regional
11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas dalam Tragedi Susur Sungai, Ini Kata Bupati

11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas dalam Tragedi Susur Sungai, Ini Kata Bupati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.