15 Remaja di Makassar Ditangkap karena Terlibat Prostitusi Online, 1 Jadi Tersangka

Kompas.com - 10/03/2021, 05:16 WIB
Ilustrasi prostitusi online SHUTTERSTOCKIlustrasi prostitusi online

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi masih menahan 15 remaja yang diduga terlibat prostitusi online setelah diamankan di salah satu hotel di Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (8/3/2021) malam. 

Panit 1 Reskrim Polsek Panakkukang Ipda Abdul Rahman mengatakan, dari 15 remaja yang diamankan tersebut, ada satu orang laki-laki yang sudah ditetapkan tersangka.

Lelaki tersebut berinisial DD. Dia ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam berupa busur yang diamankan di lokasi penangkapan.

"Yang bawa sajam berinisial DD. Disangkakan pasal kepemilikan senjata tajam," kata Abdul Rahman saat diwawancara wartawan di Mapolsek Panakkukang, Selasa siang.

Baca juga: Polisi Tangkap Belasan Remaja Diduga Terlibat Prostitusi Online di Makassar

Rahman menerangkan 15 remaja yang terdiri dari empat wanita ini ditangkap di tiga kamar berbeda hotel tersebut.

Dia mengatakan, tiap kamar ada satu wanita dan beberapa remaja laki-laki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau pesta masih sementara kami melakulan pemeriksaan," ujar Rahman. 

Sementara itu, tiga wanita yang ditahan polisi mengakui mereka melakukan pekerjaan seks komersial dengan tarif mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 500.000.

Saat ini kata Rahman, polisi berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar untuk penanganan remaja tersebut mengingat usianya yang masih remaja.

"Di bawah umur dan kami setidaknya konfirmasi P2TP2A karena pelaku masih ada yang di bawah umur," sebut Rahman.

Baca juga: Tangkap Belasan Remaja Terduga Prostitusi Online di Makassar, Polisi: Ada yang Bawa Busur

Sebelumnya diberitakan Tim Reserse Mobil (Resmob) Polsek Panakkukang menangkap belasan remaja yang diduga terlibat dalam prostitusi online di salah satu hotel Jalan Pandang Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (8/3/2031) malam.

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman mengatakan 16 remaja tersebut didominasi anak di bawah umur. Mereka kini masih berada di Polsek Panakkukang.

"Yang diamankam kurang lebih 16 orang. 12 orang laki-laki dan 4 perempuan," kata Jamal kepada wartawan, Selasa (9/3/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Oktober 2021

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Teramati Ada 5 Kali Letusan

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Teramati Ada 5 Kali Letusan

Regional
Hendak Hadiri Pesta Nikah, Pria Ini Ditemukan Tewas di Atas Kapal Feri

Hendak Hadiri Pesta Nikah, Pria Ini Ditemukan Tewas di Atas Kapal Feri

Regional
Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De'

Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De"

Regional
Cabor Senam Raih Prestasi di PON Papua, KONI Lampung Cari Bibit Atlet di Daerah

Cabor Senam Raih Prestasi di PON Papua, KONI Lampung Cari Bibit Atlet di Daerah

Regional
Peluk Ridwan Kamil, Orangtua Korban Susur Sungai Ciamis Menangis

Peluk Ridwan Kamil, Orangtua Korban Susur Sungai Ciamis Menangis

Regional
Seorang Seniman Hampir Kabur Saat Akan Divaksin, Akhirnya Disuntik Sambil Peluk Kapolres

Seorang Seniman Hampir Kabur Saat Akan Divaksin, Akhirnya Disuntik Sambil Peluk Kapolres

Regional
Angin Kencang Rusak 18 Rumah di Kabupaten Pinrang

Angin Kencang Rusak 18 Rumah di Kabupaten Pinrang

Regional
Kenang Sastrawan Besar Indonesia, Buku 'Panggil Saya Budi Darma' Diluncurkan

Kenang Sastrawan Besar Indonesia, Buku "Panggil Saya Budi Darma" Diluncurkan

Regional
Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Regional
Warga Heran, Sehari Sebelum Tragedi Susur Sungai Banyak Ikan Besar Terpancing di Sungai Cileueur

Warga Heran, Sehari Sebelum Tragedi Susur Sungai Banyak Ikan Besar Terpancing di Sungai Cileueur

Regional
Jelang Muktamar NU Ke-34, Gus Yahya: Insyaalah Dukungan Hampir 80 Persen

Jelang Muktamar NU Ke-34, Gus Yahya: Insyaalah Dukungan Hampir 80 Persen

Regional
Pelajar di Surabaya Akan Diswab Rutin 2 Pekan Sekali

Pelajar di Surabaya Akan Diswab Rutin 2 Pekan Sekali

Regional
Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Regional
Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Begal Pembacok Ibu dan Anak Ditangkap, Satu Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.