Emosi Saat Bertengkar dengan Istri, Pria Ini Tikam Kakak Ipar hingga Tewas

Kompas.com - 09/03/2021, 16:18 WIB
Ilustrasi Pembunuhan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Pembunuhan

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Polsek Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, menangkap Yosef Tafui alias Pace (35), warga Desa Muna, Kecamatan Amanatun Utara.

Pace ditangkap karena melakukan aksi brutal dengan menikam dua warga di Desa Muna.

"Dua orang korban yakni berinisial SIF dan YB. Korban SIF ini merupakan kakak ipar pelaku," kata Kapolsek Amanatun Utara, Polres TTS, Ipda Djemi Soleman Dominggus, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan dari Kupang, Selasa (9/3/2021).

Djemi menuturkan, kejadian itu bermula saat terjadi masalah keluarga antara Pace Tafuli bersama istrinya.

Baca juga: PPKM Bali Diperpanjang hingga 22 Maret 2021, Ini Aturan yang Dilonggarkan

Akibatnya, istri Pace melarikan diri ke rumah orangtuanya yang juga dihuni korban SIF.

Melihat itu, Pace lalu mendatangi rumah kediaman ayah dan ibu mertuanya dengan tujuan menjemput istri beserta anaknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampai di rumah ayah dan ibu mertua yang juga rumah korban SIF, pelaku justru berlaku tidak sopan," kata dia.

Melihat sikap Pace, korban SIF kemudian menegurnya sehingga terjadi pertengkaran antara keduanya.

Akibat dari pertengkaran tersebut, Pace lantas naik pitam dan mengambil sebilah pisau lalu menikam korban SIF.

Melihat demikian, korban YB yang ketika itu menyaksikan pertengkaran yang terjadi bermaksud untuk melerai, namun menjadi korban penikaman.

Korban SIF, kata Djemi, ditikam pada perut bawah dan juga dada sebelah kiri.

Baca juga: Warga Asing yang Langgar Prokes di Bali Kini Bisa Didenda Rp 1 Juta

Korban SIF sempat dilarikan ke Puskesmas Ayotupas, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten TTS dan dirujuk ke RSP Boking lalu ke RSUD Soe, namun akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan, korban YB ditikam pelaku pada bagian belakang atas pinggang dan saat ini menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Pelalu sudah ditangkap dan ditahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya," kata dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

Regional
Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Regional
2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

Regional
Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Regional
Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19  di Wonogiri

Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19 di Wonogiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X