Kompas.com - 09/03/2021, 08:53 WIB
Personel Pos SAR Simeulue usai menerima informasi adanya dua nelayan mengalami kecelakaan di laut, langsung melakukan pertolongan dan pencarian dibantu dari personel dari TNI AL, Polsek, Babinsa, BPBD, Pemerintah Desa dan nelayan setempat. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAPersonel Pos SAR Simeulue usai menerima informasi adanya dua nelayan mengalami kecelakaan di laut, langsung melakukan pertolongan dan pencarian dibantu dari personel dari TNI AL, Polsek, Babinsa, BPBD, Pemerintah Desa dan nelayan setempat.

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Nias, Sumatera Utara, M Agus Wibisono menyampaikan bahwa tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 nelayan yang hilang di perairan Simeulue, Aceh.

"Jelang malam hari ini, tim SAR menemukan 2 nelayan dalam keadaan selamat," ujar Agus  Wibisono kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (8/3/2021) malam.

Kedua nelayan ditemukan dalam kondisi selamat.

Keduanya yakni Hartono (38) dan Sumarlin (32).

Baca juga: Bupati Nias Selatan Utamakan Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes Pulau Terpencil

Mereka ditemukan pada koordinat 02°38'52"N - 95°38'41" E, 14 mil laut, sebelah barat Pulau Simeulue.

“Kedua nelayan selamat kemudian dievakuasi ke RIB SAR Nias. Sementara perahu kedua nelayan diduga tenggelam,” kata Agus.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya, sekitar pukul 10.30 WIB, Pos SAR Simeulue menerima informasi dari Kepala Desa Karya Bakti bernama Saleh bahwa 2 warga mengalami kecelakaan di laut.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian bersama sejumlah nelayan lainnya.

Tim ini dibantu personel dari TNI Angkatan Laut, polisi, Babinsa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat pemerintah desa.

Baca juga: Lima Nelayan Babel Tewas Saat Cari Ikan, Salah Satunya Diterkam Buaya

Menurut informasi, perahu yang digunakan nelayan mengalami kebocoran.

Saat ditemukan, keduanya dalam keadaan mengapung di permukaan laut.

Sementara perahu mereka sudah tenggelam.

Seusai dievakuasi, para korban diserahkan ke keluarga masing-masing.

Dengan telah ditemukannya kedua nelayan tersebut, maka operasi pencarian dan pertolongan akibat kebocoran kapal nelayan secara resmi ditutup.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing | Wisatawan dari Jakarta Dilarang ke Bandung Raya

[POPULER NUSANTARA] Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing | Wisatawan dari Jakarta Dilarang ke Bandung Raya

Regional
Sosok Neson Murib, Terduga Pemasok Senjata ke KKB, Anak Buah Lekagak Telenggen, Bertransaksi hingga Rp 1,3 Miliar

Sosok Neson Murib, Terduga Pemasok Senjata ke KKB, Anak Buah Lekagak Telenggen, Bertransaksi hingga Rp 1,3 Miliar

Regional
Hasil Tes DNA Keluar, Pasien ODGJ Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Hasil Tes DNA Keluar, Pasien ODGJ Ternyata Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh

Regional
Cerita Ani Kasanah Berjuang Ganti Nama Jadi Anang Sutomo di Pengadilan Negeri Kediri...

Cerita Ani Kasanah Berjuang Ganti Nama Jadi Anang Sutomo di Pengadilan Negeri Kediri...

Regional
Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Fakta Baru Meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Diduga Komplikasi Penyakit, Ajudan Akan Diperiksa

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Fakta Bocah 10 Tahun Tewas Setelah Digigit Anjing, Sempat Demam dan Bertingkah Aneh

Regional
Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Regional
'Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota'

"Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota"

Regional
Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Regional
Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Regional
Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Regional
11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

Regional
Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak 'Kapal Hantu' dan Pemberi Dana

Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak "Kapal Hantu" dan Pemberi Dana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X