Geng Motor di Serang Blokade Jalan dan Acungkan Senjata, 4 Anggota Jadi Tersangka

Kompas.com - 08/03/2021, 21:48 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus konvoi geng motor membawa senjata tajam keliling Kota Serang, Banten.

Keempat tersangka inisal E, D, A dan Ag. Ag diketahui merupakan ketua geng motor All Star Serang Timur.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan, dari 19 orang yang diamankan, empat diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari 19 orang yang kami amankan, kami sudah melakukan gelar perkara dan empat orang telah meningkat statusnya dari saksi menjadi tersangka," ujar Martri kepada wartawan. Senin (8/3/2021).

Dijelaskan Martri, tiga orang yakni E, D dan A ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan Ag, ditetapkan tersangka karena melakukan penghasutan dan mengajak anggota untuk melakukan aksi bales dendam.

"Tersangka itu ada 3 orang yang terkait dengan kepemilikan senjata tajam. Kemudian 1 terkait penghasutan yaitu ketua geng motor," ujar Martri.

Baca juga: Geng Motor Berulah, Konvoi Sambil Acungkan Senjata Tajam demi Balas Dendam

Anggota geng motor Serang ada yang lari ke Bogor dan Jakarta, kini diburu polisi

Sedangkan 15 orang lainnya yang diamankan  dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2021 tentang penanggulangan Covid-19 di Provinsi Banten.

Ketiga tersangka yakni E, D, dan A dikenakan Pasal 2 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan tersangka Ag, dikenakan pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Martri mengungkapkan, sampai saat ini tim resmob dari Polda Banten, Polres Serang Kota dan Polres Serang masih melakukan pengejaran kepada orang yang ikut aksi konvoi.

"Masih diburu, anggota kita masih melakukan pengejaran ada yang lari ke Bogor, Jakarta," tandas Martri.

Baca juga: Geng Motor yang Pamer Senjata Tajam Diminta Menyerahkan Diri, Polisi: Kalau Kabur Kami Buru sampai ke Lubang Semut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencurian Uang Nasabah Kembali Berulang, Polisi: Harus Sering Cek Saldo

Pencurian Uang Nasabah Kembali Berulang, Polisi: Harus Sering Cek Saldo

Regional
Senja di Rawapening hingga Gunung Merapi, Jadi Inspirasi Lukisan SBY di Sela Lawatan ke DIY-Jateng

Senja di Rawapening hingga Gunung Merapi, Jadi Inspirasi Lukisan SBY di Sela Lawatan ke DIY-Jateng

Regional
Buat Surat Titip Siswa di PPDB, Wali Kota Serang Bakal Dipanggil Pj Gubernur Banten

Buat Surat Titip Siswa di PPDB, Wali Kota Serang Bakal Dipanggil Pj Gubernur Banten

Regional
Ajak Tim Bogor Lavani Keliling DIY-Jateng, SBY: Olahraga Bikin Bangsa Makin Rukun

Ajak Tim Bogor Lavani Keliling DIY-Jateng, SBY: Olahraga Bikin Bangsa Makin Rukun

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Juni 2022

Regional
Didesak Partai Koalisi Mundur dari Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi: Tidak Ada Regulasinya

Didesak Partai Koalisi Mundur dari Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi: Tidak Ada Regulasinya

Regional
Polisi Gerebek Sarang Bandar Narkoba di Balikpapan, Dibangun dengan Banyak Sistem Pertahanan, Pelaku Kabur

Polisi Gerebek Sarang Bandar Narkoba di Balikpapan, Dibangun dengan Banyak Sistem Pertahanan, Pelaku Kabur

Regional
Pelaku Pariwisata Tolak Kenaikan Harga Tiket dan Pembatasan Pengunjung Taman Nasional Komodo

Pelaku Pariwisata Tolak Kenaikan Harga Tiket dan Pembatasan Pengunjung Taman Nasional Komodo

Regional
Usai Bupati Bengkulu Utara 'Marah' di Depan Luhut, Harga Sawit Berangsur Naik

Usai Bupati Bengkulu Utara "Marah" di Depan Luhut, Harga Sawit Berangsur Naik

Regional
Pesawat AMA Rusak Parah Usai Mendarat Darurat di Keerom Papua, Pilot dan 6 Penumpang Selamat

Pesawat AMA Rusak Parah Usai Mendarat Darurat di Keerom Papua, Pilot dan 6 Penumpang Selamat

Regional
Seorang Ibu di Bima Tega Aniaya Bayinya Sendiri hingga Tewas

Seorang Ibu di Bima Tega Aniaya Bayinya Sendiri hingga Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Juni 2022

Regional
Cincin Tersangkut di Kemaluan Pria asal Cilacap, Petugas Damkar Potong dengan Gerinda

Cincin Tersangkut di Kemaluan Pria asal Cilacap, Petugas Damkar Potong dengan Gerinda

Regional
Kronologi Siswi SMP di Langkat Dibunuh Pekerja Bengkel, Korban Dipukul Batu dan Diperkosa Dua Kali Saat Pingsan

Kronologi Siswi SMP di Langkat Dibunuh Pekerja Bengkel, Korban Dipukul Batu dan Diperkosa Dua Kali Saat Pingsan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Juni 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.