Rumah Pejabat Kejati Riau Dilempar Kepala Anjing, Polisi Duga Pelakunya 2 Orang

Kompas.com - 08/03/2021, 18:50 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya ketika diwawancarai Kompas.com terkait kasus teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah salah satu pejabat Kejati Riau di Kota Pekanbaru, Senin (8/3/2021). KOMPAS.COM/IDONKapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya ketika diwawancarai Kompas.com terkait kasus teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah salah satu pejabat Kejati Riau di Kota Pekanbaru, Senin (8/3/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru masih memburu pelaku teror dengan melemparkan potongan kepala anjing ke rumah Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya saat diwawancarai Kompas.com, mengaku kasus teror ini dalam proses penyelidikan.

Bahkan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku teror tersebut.

"Kita sudah bentuk tim untuk mengungkap kasus teror ini. Saat ini tim sedang bekerja," kata Nandang, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Polisi Buru Pelempar Potongan Kepala Anjing ke Rumah Pejabat Kejati Riau

Dua pelaku teror kepala anjing terekam CCTV

Dia mengatakan, dalam kasus ini ada dua orang yang diduga sebagai pelaku teror.

Kedua terduga pelaku terekam kamera CCTV saat melemparkan kepala anjing yang sudah dijagal ke rumah korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini, sebut Nandang, sudah lebih dari tiga orang saksi yang dimintai keterangan.

"Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap," pungkas Nandang.

Diberitakan sebelumnya, rumah Kasi Penkum Kejati Riau, Muspidauan, di Kota Pekanbaru, Riau, dilempari potongan kepala anjing, Jumat (5/3/2021).

Potongan kepala anjing yang sudah dijagal oleh terduga pelaku, ditemukan usai Muspidauan salat subuh di masjid dekat rumahnya di Jalan Puyuh, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

Baca juga: Kronologi Rumah Kasi Penkum Kejati Riau Dilempari Potongan Kepala Anjing

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Mertua Tikam Menantunya di Pasar, Diduga Dendam, Diburu Polisi

Fakta Mertua Tikam Menantunya di Pasar, Diduga Dendam, Diburu Polisi

Regional
3 Tempat Isolasi Gratis untuk Pasien Covid-19 di Makassar, Fasilitas Lengkap dan Diawasi Nakes

3 Tempat Isolasi Gratis untuk Pasien Covid-19 di Makassar, Fasilitas Lengkap dan Diawasi Nakes

Regional
Tingkat Kematian dan BOR Tinggi, Status Kedaruratan PPKM Kabupaten Blitar Naik ke Level 4

Tingkat Kematian dan BOR Tinggi, Status Kedaruratan PPKM Kabupaten Blitar Naik ke Level 4

Regional
Cekoki Miras ke Adiknya yang Masih 2 Tahun, Pria Ini Diperiksa Polisi

Cekoki Miras ke Adiknya yang Masih 2 Tahun, Pria Ini Diperiksa Polisi

Regional
Ini 2 Langkah Sultan HB X Atasi Pandemi Covid-19 di Yogya...

Ini 2 Langkah Sultan HB X Atasi Pandemi Covid-19 di Yogya...

Regional
Sidak di Pasar Saat PPKM Level 4, Bupati Sumba Timur: Banyak yang Pakai Masker tapi Ditarik ke Dagu

Sidak di Pasar Saat PPKM Level 4, Bupati Sumba Timur: Banyak yang Pakai Masker tapi Ditarik ke Dagu

Regional
Soal Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ambulans Bermasalah, Roda Kereta Pengusung Rusak

Soal Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ambulans Bermasalah, Roda Kereta Pengusung Rusak

Regional
Banner Promonya Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden Jadi Viral, Pemilik Kedai: Saya Minta Maaf

Banner Promonya Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden Jadi Viral, Pemilik Kedai: Saya Minta Maaf

Regional
4 Warga NTT Positif Covid-19 Varian Inggris

4 Warga NTT Positif Covid-19 Varian Inggris

Regional
Apa yang Harus Dilakukan Warga Kediri jika Ada Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman?

Apa yang Harus Dilakukan Warga Kediri jika Ada Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman?

Regional
Setelah Puluhan Tahun, Tukang Becak Ini Akhirnya Dapat Bantuan Pemerintah, Ini Kata RT dan Lurah

Setelah Puluhan Tahun, Tukang Becak Ini Akhirnya Dapat Bantuan Pemerintah, Ini Kata RT dan Lurah

Regional
Datang ke Sikka, Kapolda NTT Ingatkan Anggota Humanis Selama PPKM Level 4

Datang ke Sikka, Kapolda NTT Ingatkan Anggota Humanis Selama PPKM Level 4

Regional
Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Keliling Kota, Kibarkan Bendera Putih

Bus Pariwisata di Banyumas Konvoi Keliling Kota, Kibarkan Bendera Putih

Regional
Keliling Bawa Nasi Bungkus, Prajurit TNI Sasar Warga Terdampak PPKM di Pekanbaru

Keliling Bawa Nasi Bungkus, Prajurit TNI Sasar Warga Terdampak PPKM di Pekanbaru

Regional
Cerita Brelyantika Indra, Duta Wisata Jepara Penerima Beasiswa S2 di 4 Negara Eropa

Cerita Brelyantika Indra, Duta Wisata Jepara Penerima Beasiswa S2 di 4 Negara Eropa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X