Tepergok Buang 16 Karung Limbah Pabrik ke Cianjur, Sopir dan 2 Kernet Diamankan

Kompas.com - 08/03/2021, 16:23 WIB
Petugas tengah memeriksa lokasi pembuangan limbah IPAL di kawasan jalan lingkar timur Cianjur, Jawa Barat. Sebuah truk kedapatan membuang limbah pabrik asal Bandung Barat. Dok: DLH CianjurPetugas tengah memeriksa lokasi pembuangan limbah IPAL di kawasan jalan lingkar timur Cianjur, Jawa Barat. Sebuah truk kedapatan membuang limbah pabrik asal Bandung Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com - Petugas patroli Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengamankan tiga orang yang kedapatan sedang membuang limbah pabrik di kawasan jalan lingkar timur Karangtengah, Cianjur.

Ketiga pelaku merupakan sopir truk dan dua orang kernet.

Kepala Seksi Penegakan Hukum DLH Cianjur Didin Solihin mengemukakan, limbah instalasi pengolahan air limbah (IPAL) tersebut dibawa pelaku menggunakan truk berisi pasir dari wilayah Kabupaten Bandung Barat.

"(Limbah) milik salah satu pabrik di daerah Majalaya, Bandung Barat. Pelaku mengaku diupah Rp 150.000 untuk membuang limbah ke sini (Cianjur),” kata Didin saat ditemui Kompas.com di kantornya, Senin (8/3/2021).

Baca juga: DLH Cianjur: Sopir Truk Pembuang Limbah Diupah Rp 150.000, Beraksi Saat Dini Hari

Polda Jabar turut selidiki kasus pembuangan limbah pabrik

Didin menyebutkan, ada 16 karung limbah IPAL yang disita dari truk pelaku. Setiap karung bobotnya 25 kilogram.

"Saat tertangkap tangan oleh petugas kami yang sedang patroli pada Kamis malam lalu itu, mereka baru menurunkan (membuang) sembilan karung," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku pun diminta untuk menaikkan kembali karung limbah tersebut ke dalam bak truk untuk kemudian berikut para pelaku, truk dibawa petugas ke kantor DLH untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kasus ini telah kami laporkan ke polisi. Bahkan, dari pihak Polda Jabar sudah terjun ke lokasi dan membawa sampel limbahnya,” tutur Didin.

Baca juga: Diduga Limbah Medis Covid-19 Dibuang di Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bogor, Polisi: Sudah 2 Kali Terjadi

6 titik jadi lokasi pembuangan limbah, minim PJU, aksi dilakukan dini hari

Lebih lanjut dikatakan Didin, kawasan jalan lingkar timur telah dijadikan lokasi pembuangan limbah dari luar kota.

Bahkan, hasil penelusuran di lapangan, pihaknya mendapati ada enam titik yang dijadikan lokasi pembuangan limbah di sepanjang jalur yang minim penerangan jalan umum (PJU) itu.

“Kebanyakan dari luar kota.. Biasanya mereka buang limbah pada dini hari, saat situasi sepi. Kita terus tingkatkan pengawasan dan patroli,” ucapnya.

Baca juga: Pabrik yang Buang Limbah di Cianjur Ternyata dari Bandung, Polda Jabar Turun Tangan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Unik Kendaraan Tak Bertuan, 'Penghuni Abadi' Parkiran Stasiun

Cerita Unik Kendaraan Tak Bertuan, "Penghuni Abadi" Parkiran Stasiun

Regional
Tak Punya Gedung Kelas, 3 SMA di Yapen Menumpang Belajar di Gereja hingga Sekolah Lain

Tak Punya Gedung Kelas, 3 SMA di Yapen Menumpang Belajar di Gereja hingga Sekolah Lain

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Karawang akan Sewa Hotel untuk Rumah Sakit Darurat

Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Karawang akan Sewa Hotel untuk Rumah Sakit Darurat

Regional
Kasus Covid-19 Naik, ASN Salatiga Diimbau Tak Terima Kunjungan Kerja Luar Daerah

Kasus Covid-19 Naik, ASN Salatiga Diimbau Tak Terima Kunjungan Kerja Luar Daerah

Regional
Pakai Keranjang Buah, 20 Ular Sanca Gagal Diselundupkan dalam Bus AKAP

Pakai Keranjang Buah, 20 Ular Sanca Gagal Diselundupkan dalam Bus AKAP

Regional
Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak

Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak

Regional
Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Kronologi hingga Polisi Temukan Botol Miras

Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Kronologi hingga Polisi Temukan Botol Miras

Regional
Kekosongan Kursi Wagub Papua Akan Dibahas Setelah 40 Hari Meninggalnya Klemen Tinal

Kekosongan Kursi Wagub Papua Akan Dibahas Setelah 40 Hari Meninggalnya Klemen Tinal

Regional
Kisah Pilu Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Menahan Lapar Saat Tak Punya Uang

Kisah Pilu Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Menahan Lapar Saat Tak Punya Uang

Regional
Video Bupati Bulukumba Mengamuk Viral, Tendang Ban yang Dibakar Mahasiswa

Video Bupati Bulukumba Mengamuk Viral, Tendang Ban yang Dibakar Mahasiswa

Regional
Covid-19 Varian India Ditemukan di Pos Penyekatan Suramadu, Ini yang Dilakukan Wali Kota Surabaya

Covid-19 Varian India Ditemukan di Pos Penyekatan Suramadu, Ini yang Dilakukan Wali Kota Surabaya

Regional
Polisi Beberkan Kronologi Puluhan Warga Tanggamus Bakar Kapal Ikan di Tengah Laut

Polisi Beberkan Kronologi Puluhan Warga Tanggamus Bakar Kapal Ikan di Tengah Laut

Regional
Kecelakaan Beruntun di Bundaran Untan Pontianak, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Kecelakaan Beruntun di Bundaran Untan Pontianak, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Regional
Kasus Covid-19 Klaster Keluarga Melonjak, Seluruh Daerah di Banten Zona Oranye

Kasus Covid-19 Klaster Keluarga Melonjak, Seluruh Daerah di Banten Zona Oranye

Regional
Catat, Ini Jadwal Pelayanan GeNose dan Rapid Test Antigen di 4 Stasiun KAI Jawa Barat

Catat, Ini Jadwal Pelayanan GeNose dan Rapid Test Antigen di 4 Stasiun KAI Jawa Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X