Satpam Pabrik yang Jadi Ketua Geng Motor Ternyata DPO Kasus Penganiayaan

Kompas.com - 08/03/2021, 14:55 WIB
Ag Ketua Geng Motor All Star Serang Timur diamankan polisi KOMPAS.COM/RASYID RIDHOAg Ketua Geng Motor All Star Serang Timur diamankan polisi

Sebagai balasan, AG selaku ketua geng motor All Star Serang Timur kemudian menghasut dan mengajak anggota lainnya untuk melakukan aksi balas dendam.

Ajakan itu disampaikannya melalui pesan grup WhatsApp.

Kata Martri, dari aksi yang dilakukan geng motor itu, tidak ada soal laporan korban.

"Tidak ada (korban) sampai sejauh ini. Kita tidak mendapatkan laporan ada korban luka," ungkapnya.

Baca juga: Konvoi Keliling Kota Serang Bawa Senjata, Geng Motor Diduga Ingin Balas Dendam

Saat ini polisi masih memburu 26 orang yang ada di video tersebut dan semuanya sudah terindentifikasi.

Namun, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah mencapai 50 orang. Sebab ada sekitar 100 orang yang ikut aksi konvoi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka diduga terlibat di dalam aksi konvoi atau arak arakan dengan membawa senjata tajam, sehingga meresahkan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: WN Australia Hendak Gelar Kelas Orgasme dengan Tarif Rp 7,2 Juta di Bali, Ini Faktanya

 

(Penulis : Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor : Farid Assifa, Abba Gabrillin)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebuah Yayasan Pendidikan di Bandung Diduga Lakukan Penistaan Agama, Ini Kata Polisi

Sebuah Yayasan Pendidikan di Bandung Diduga Lakukan Penistaan Agama, Ini Kata Polisi

Regional
19 Warga di Satu Perumahan Positif Covid-19 Setelah Arisan, 2 di Antaranya Meninggal

19 Warga di Satu Perumahan Positif Covid-19 Setelah Arisan, 2 di Antaranya Meninggal

Regional
Usai 3 Hajatan Pernikahan dan Dangdutan, 60 Warga di Kulon Progo Positif Covid-19

Usai 3 Hajatan Pernikahan dan Dangdutan, 60 Warga di Kulon Progo Positif Covid-19

Regional
147 Orang Jalani Tes Swab Jelang Yadnya Kasada 2021, Akses Menuju Bromo Ditutup

147 Orang Jalani Tes Swab Jelang Yadnya Kasada 2021, Akses Menuju Bromo Ditutup

Regional
Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 4 Rekannya, Berawal Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 4 Rekannya, Berawal Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Regional
RSHS Bandung Siapkan 1.000 Vaksin Tiap Hari, Begini Cara Daftarnya

RSHS Bandung Siapkan 1.000 Vaksin Tiap Hari, Begini Cara Daftarnya

Regional
Sopir Bus Tewaskan 6 Orang di Banyumas Jadi Tersangka, Terancam Penjara 6 Tahun

Sopir Bus Tewaskan 6 Orang di Banyumas Jadi Tersangka, Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Kamar untuk Pasien Covid-19 di Semua RS di Kendal Penuh

Kamar untuk Pasien Covid-19 di Semua RS di Kendal Penuh

Regional
Data Terkini Keterisian RS Covid-19 di Bandung, 7 Sudah 100 Persen

Data Terkini Keterisian RS Covid-19 di Bandung, 7 Sudah 100 Persen

Regional
Warga yang Buat SIM di Polresta Mataram Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Warga yang Buat SIM di Polresta Mataram Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Regional
Dengar Orkestra Sound of Borobudur, Sandiaga Uno Merinding...

Dengar Orkestra Sound of Borobudur, Sandiaga Uno Merinding...

Regional
Rumah Sakit Penuh, Kontrakan hingga Hotel Disulap Jadi Tempat Isolasi

Rumah Sakit Penuh, Kontrakan hingga Hotel Disulap Jadi Tempat Isolasi

Regional
Menggali Jejak Persaudaraan Lintas Bangsa melalui Musik di Candi Borobudur

Menggali Jejak Persaudaraan Lintas Bangsa melalui Musik di Candi Borobudur

Regional
Positif Covid-19, Bupati Lebak: Saya Tidak Tahu Terpapar di Mana

Positif Covid-19, Bupati Lebak: Saya Tidak Tahu Terpapar di Mana

Regional
Mengaku Curi Uang Rp 100.000, Seorang Santri di Ponorogo Tewas Dikeroyok 4 Rekannya

Mengaku Curi Uang Rp 100.000, Seorang Santri di Ponorogo Tewas Dikeroyok 4 Rekannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X