Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap Penyelundup Ribuan Bungkus Sosis Asal Malaysia di Pontianak

Kompas.com - 08/03/2021, 11:50 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com – Seorang pria berinisial HY asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), ditangkap polisi karena diduga menyelundupkan ribuan bungkus sosial ilegal asal Malaysia.

Sosis-sosis tersebut hendak dijual oleh terduga pelaku di Pasal Flamboyan Pontianak.

"Telah diamankan seorang pria berinisial HY yang diduga sebagai pemilik sosis asal Malaysia tanpa dilengkapi dokumen resmi. Sosis tersebut diketahui akan diperjualbelikan di Pasar Flamboyan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Pelaku Penyelundupan Kayu ke Malaysia Ditangkap di Riau

Rully menerangkan, pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan ada seorang pedagang di Pasar Flamboyan yang diduga menyimpan dan menjual sosis asal Malaysia.

Berdasarkan informasi itu, Sabtu (6/3/2021) pukul 02.00 WIB, dilakukan pengecekan dengan mendatangi tempat usaha HY.

“Dalam pemeriksaan, didapati HY, pemilik toko sedang menjual, memasarkan dan menyimpan sosis merk smoked frankfruters sebanyak 576 bungkus yang diduga berasal dari Malaysia,” ujar Rully.

Saat dilakukan interogasi awal, HY mengakui, sosis tersebut berasal dari Malaysia.

Dari pengakuan HY pula, dia masih menyimpan sosis merk smoked frankfruter sebanyak 1.664 bungkus di rumahnya di Jalan Pangeran Natakusuma, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.

“Jadi total yang disita sebanyak 2.240 bungkus sosis,” ungkap Rully.

Baca juga: Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Rully menegaskan, atas perbuatannya, HY dijerat Pasal 62 Ayat 1 Juncto Pasal 8 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen subsider Pasal 91 ayat 1 juncto Pasal 142 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan subsider Pasal 55 KUHP subsider Pasal 64 KUHP.

“Terhadap tersangka saat itu juga langsung diamankan, karena diduga telah memasarkan sosis tanpa izin edar asal Malaysia dan tanpa memiliki izin usaha perdagangan,” tutup Rully.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat 'Underground Cable' yang Buat Batam Bebas dari Kesemrawutan Kabel

Melihat "Underground Cable" yang Buat Batam Bebas dari Kesemrawutan Kabel

Regional
Imbau Warga Waspadai Cuaca Panas Ekstrem, Kapolda Kaltara Komitmen Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Imbau Warga Waspadai Cuaca Panas Ekstrem, Kapolda Kaltara Komitmen Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Regional
Suka Cita Emak-emak di Pati, Rela Bangun Pagi Buta Demi Masak Sarapan untuk Ganjar Pranowo

Suka Cita Emak-emak di Pati, Rela Bangun Pagi Buta Demi Masak Sarapan untuk Ganjar Pranowo

Regional
Makan Malam dan Nyanyi Bareng, Kehangatan Ganjar Saat Menginap di Rumah Warga di Pati

Makan Malam dan Nyanyi Bareng, Kehangatan Ganjar Saat Menginap di Rumah Warga di Pati

Regional
Penculikan Bocah 11 Tahun di NTT, Terungkap dari Informasi Penjaga Warung Bakso

Penculikan Bocah 11 Tahun di NTT, Terungkap dari Informasi Penjaga Warung Bakso

Regional
[POPNUS] Puluhan Prajurit TNI Geruduk Mapolrestabes Medan | Ganjar Bertemu Pemulung Mantan Atlet

[POPNUS] Puluhan Prajurit TNI Geruduk Mapolrestabes Medan | Ganjar Bertemu Pemulung Mantan Atlet

Regional
Pagi Buta, Ibu-ibu di Pati Sudah Memasak Sarapan untuk Ganjar Pranowo

Pagi Buta, Ibu-ibu di Pati Sudah Memasak Sarapan untuk Ganjar Pranowo

Regional
Sigi Sulteng Diguncang Gempa 34 Kali, 10 Rumah Retak, 3 Rumah Rusak Parah

Sigi Sulteng Diguncang Gempa 34 Kali, 10 Rumah Retak, 3 Rumah Rusak Parah

Regional
Flora dan Fauna Identitas Papua Barat

Flora dan Fauna Identitas Papua Barat

Regional
Orangtua Murid yang Katapel Guru SMA di Bengkulu Minta Maaf, Menangis dan Mengaku Menyesal

Orangtua Murid yang Katapel Guru SMA di Bengkulu Minta Maaf, Menangis dan Mengaku Menyesal

Regional
Kapal Modern Putra Samudra Tenggelam di Halmahera Selatan, 3 ABK Masih Hilang

Kapal Modern Putra Samudra Tenggelam di Halmahera Selatan, 3 ABK Masih Hilang

Regional
Tak Terima Pernyataan Polisi Soal Aktivitas Tak Wajar, Keluarga Korban Mutilasi di Sleman Sebut Bisa Ringankan Hukuman Pelaku

Tak Terima Pernyataan Polisi Soal Aktivitas Tak Wajar, Keluarga Korban Mutilasi di Sleman Sebut Bisa Ringankan Hukuman Pelaku

Regional
Awak Kapal  Jatuh di Pulau Gelasa Babel, Sempat Izin ke Toilet

Awak Kapal Jatuh di Pulau Gelasa Babel, Sempat Izin ke Toilet

Regional
Baliho Ganjar di Kupang Dicopot Pemilik Lahan karena Pasang Tanpa Izin

Baliho Ganjar di Kupang Dicopot Pemilik Lahan karena Pasang Tanpa Izin

Regional
Ganjar Menginap di Rumah Penjual Es dan Tukang Las di Pati, Duduk Lesehan di Tikar

Ganjar Menginap di Rumah Penjual Es dan Tukang Las di Pati, Duduk Lesehan di Tikar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com