Jalur Kereta Api di Blitar Tertimbun Longsor, Perjalanan 2 KA Tertahan

Kompas.com - 07/03/2021, 23:28 WIB
Rintangan jalan jalur kereta api di ruas antara Stasiun Pohgajih dan Stasiun Kesamben akibat tebing longsor pada Minggu sore (7/3/2021) sekitar pukul 16.54 WIB. Rintangan tersebut mengakibatkan keterlambatan perjalanan dua kereta api yaitu KA Malabar dan KA Penataran. (Istimewa) Rintangan jalan jalur kereta api di ruas antara Stasiun Pohgajih dan Stasiun Kesamben akibat tebing longsor pada Minggu sore (7/3/2021) sekitar pukul 16.54 WIB. Rintangan tersebut mengakibatkan keterlambatan perjalanan dua kereta api yaitu KA Malabar dan KA Penataran.

BLITAR, KOMPAS.com - Perjalanan dua kereta api (KA) Malabar dan KA Penataran, tertahan karena jalur kereta tertimbun material longsoran di antara Stasiun Pohgajih-Kesamben di Kilometer 87+500.

Stasiun Pohgajih berada di wilayah Kecamatan Selorejo dan Stasiun Kesamben di wilayah Kecamatan Kesamben, keduanya ada di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

“Untuk sementara informasi dari rekan Daop 8 Surabaya, jalur KA tidak dapat dilalui, karena terdapat timbunan longsor," ujar Humas PT KAI Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: Warga Temukan Kerangka Manusia Tersangkut Tali, Diduga Korban Longsor Nganjuk 2017

Hingga pukul 21.03 WIB, KA Malabar relasi Malang-Bandung masih tertahan di Stasiun Kepanjen, Kabupaten Malang.

KA Malabar sebelumnya berangkat dari Stasiun Malang pukul 17.10 WIB menuju arah Stasiun Blitar.

"Padahal jadwal berangkat dari Stasiun Blitar pukul 18.48 WIB tadi," jelasnya.

KA Penataran, relasi Blitar-Surabaya, lanjut Ixfan, hingga pukul 21.03 WIB masih berada di Stasiun Malang Kotalama dan seharusnya tiba di Stasiun Blitar pukul 22.17 WIB.

Menurutnya, tim regu jalan rel telah melakukan normalisasi.

"Penanganan dan perbaikan jalur diperkirakan membutuhkan waktu dua jam terhitung sejak 17.50 WIB," ujarnya.

Baca juga: 3 Warga Tertimbun Longsor di Majene, 1 Tewas, 2 Selamat

Ixfan meminta maaf atas adanya keterlambatan perjalanan kereta api.

“Kami terus berupaya secara maksimal agar proses perbaikan dapat segera diselesaikan,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Ketupat Toba 2021, 8.333 Kendaraan Diputar Balik dan 2 Pemudik Ditemukan Positif Covid-19

Operasi Ketupat Toba 2021, 8.333 Kendaraan Diputar Balik dan 2 Pemudik Ditemukan Positif Covid-19

Regional
Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Regional
Pemerintah Provinsi Jambi Tambah Ruangan Isolasi Covid-19

Pemerintah Provinsi Jambi Tambah Ruangan Isolasi Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Mei 2021

Regional
Penyekatan Mudik di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut 20.112 Kendaraan Diputar Balik

Penyekatan Mudik di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut 20.112 Kendaraan Diputar Balik

Regional
Longsor, Jalan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tenggara Putus

Longsor, Jalan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tenggara Putus

Regional
6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

Regional
Video Viral Warga Demo di Laut, Minta Petugas Kembalikan Banana Boat yang Disita

Video Viral Warga Demo di Laut, Minta Petugas Kembalikan Banana Boat yang Disita

Regional
Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Regional
Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas, Bupati: Terpaksa 'Micro Lockdwon'

Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas, Bupati: Terpaksa "Micro Lockdwon"

Regional
Hendak Mencuri dan Memerkosa Seorang Remaja, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga

Hendak Mencuri dan Memerkosa Seorang Remaja, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Gara-gara Ayam Masuk ke Kebun, 2 Keponakan Keroyok Paman hingga Tewas

Gara-gara Ayam Masuk ke Kebun, 2 Keponakan Keroyok Paman hingga Tewas

Regional
Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api, Sopir Berusia 61 Tahun Lolos dari Maut

Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api, Sopir Berusia 61 Tahun Lolos dari Maut

Regional
Kronologi Kaburnya Lima Tahanan BNNP Sumut: Sebelum Kabur Petugas Disiram Air Cabai dan Dianiaya

Kronologi Kaburnya Lima Tahanan BNNP Sumut: Sebelum Kabur Petugas Disiram Air Cabai dan Dianiaya

Regional
Polda Jatim: Mobilitas Masyarakat ke Malang Raya dan Surabaya Raya Jadi Perhatian Kami

Polda Jatim: Mobilitas Masyarakat ke Malang Raya dan Surabaya Raya Jadi Perhatian Kami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X