Ibu dan Bayi 6 Bulan yang Dipenjara karena UU ITE Bebas Pekan Depan

Kompas.com - 07/03/2021, 22:04 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

ACEH UTARA, KOMPAS.com- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Provinsi Aceh memastikan Isma (33) dan bayinya berusia enam bulan bebas dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara, pekan depan atau 15 Maret 2021.

Pembebasan itu sesuai aturan asimilasi di mana Isma telah menjalani dua pertiga masa tahanan.

Kepala Kementerian Hukum dan HAM, Provinsi Aceh, Heni Yuwono, dihubungi per telepon, Sabtu (6/3/2021) menyebutkan, pembebasan Isma sesuai aturan yang berlaku.

“Berkas asimilasinya telah lengkap dan Insya Allah pekan depan telah bebas,” katanya.

Baca juga: Warga Temukan Kerangka Manusia Tersangkut Tali, Diduga Korban Longsor Nganjuk 2017

 

Dia menyebutkan, Isma ditahan dengan tahanan lainnya dengan ruangan yang besar dan dipastikan dapat merawat bayinya dengan baik selama di tahanan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Isma ditahan karena terjerat UU Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE). Majelis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, memvonis Isma tiga bulan penjara.

Karena memiliki bayi, Isma terpaksa membawa bayinya ke penjara. Isma dijerat karena menyebarkan perkelahian ibunya dengan Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Bakhtiar, lewat media sosial, 1 Maret 2020.

Bakhtiar lalu melaporkan ke polisi dengan sangkaan pencemaran nama baik.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Regional
TMMD di Teluk Bintuni, TNI Bangun Rumah, Instalasi Air Bersih dan Pengerasan Jalan

TMMD di Teluk Bintuni, TNI Bangun Rumah, Instalasi Air Bersih dan Pengerasan Jalan

Regional
Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Regional
Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Regional
Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Regional
Dianggap 'Lebay' Tangani Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Tidak seperti Itu, Saya Dosa

Dianggap "Lebay" Tangani Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Tidak seperti Itu, Saya Dosa

Regional
Pembangunan Jaringan Kelistrikan di Venue PON XX Papua Sudah 95 Persen

Pembangunan Jaringan Kelistrikan di Venue PON XX Papua Sudah 95 Persen

Regional
Viral, Guru SMA yang Pamit Pensiun Menangis Dikasih Kado Ponsel oleh Murid, Sempat Dikira Parfum

Viral, Guru SMA yang Pamit Pensiun Menangis Dikasih Kado Ponsel oleh Murid, Sempat Dikira Parfum

Regional
Cerita Guru Retno, Menangis Saat Dapat Hadiah Ponsel hingga Videonya Viral

Cerita Guru Retno, Menangis Saat Dapat Hadiah Ponsel hingga Videonya Viral

Regional
Curhat TKI Jadi Korban Pungli di Perbatasan RI-Malaysia, Bayar Rp 3 Juta kepada Oknum ASN

Curhat TKI Jadi Korban Pungli di Perbatasan RI-Malaysia, Bayar Rp 3 Juta kepada Oknum ASN

Regional
UNY Terima 2.523 Calon Mahasiswa lewat Jalur SBMPTN 2021

UNY Terima 2.523 Calon Mahasiswa lewat Jalur SBMPTN 2021

Regional
Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Regional
22 Taruna PKTJ Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Libur Semester

22 Taruna PKTJ Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Libur Semester

Regional
Setelah Massa Geruduk Kantor Ormas di Karawang, Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Pelaku Penyerangan

Setelah Massa Geruduk Kantor Ormas di Karawang, Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Pelaku Penyerangan

Regional
Ridwan Kamil Larang Wisatawan, Terutama dari Jakarta, Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Ridwan Kamil Larang Wisatawan, Terutama dari Jakarta, Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X