Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Bupati Gresik: Pandemi, Hemat Anggaran

Kompas.com - 07/03/2021, 13:05 WIB
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan keterangan kepada awak media di halaman gedung DPRD Gresik, Sabtu (6/3/2021). KOMPAS.COM/istimewaBupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan keterangan kepada awak media di halaman gedung DPRD Gresik, Sabtu (6/3/2021).

KOMPAS.com- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik memilih menggunakan mobil dinas lama yang dipakai oleh Bupati Gresik sebelumnya, Sambari Halim Radianto.

Padahal mobil Toyota Fortuner lansiran tahun 2016 tersebut telah memiliki jarak tempuh sekitar 100.000 kilometer.

Mereka bahkan menolak pengadaan mobil dinas baru. Apa alasannya?

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Gresik Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Ini Alasannya

Menghemat anggaran

ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaranthikstockphotos ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran
Gus Yani, sapaan bupati, mengatakan, ingin menghemat anggaran, apalagi saat ini tengah dalam situasi pandemi Covid-19.

"Saya dan Bu Wakil Bupati (Aminatun Habibah) sudah bersepakat untuk menolak mobil dinas baru. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, sangat menghemat anggaran," ujar Gus Yani, kepada awak media di halaman gedung DPRD Gresik, Sabtu (6/3/2021).

Menurutnya, kondisi mobil masih cukup prima dan belum ditemukan kerusakan yang berarti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pakai (mobil) ini saja untuk efisiensi anggaran. Toh masih layak dipakai," ucap Gus Yani.

Baca juga: Duduk Perkara Nur, Mantan Pegawai BCA Laporkan Nasabah Usai Salah Transfer, Begini Aturan Mainnya

Ilustrasi kelaparanShutterstock Ilustrasi kelaparan

Banyak pengangguran

Selain itu, Gus Yani juga mempertimbangkan masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Gresik.

Untuk diketahui, harga satu unit mobil Toyota Fortuner 2.4 VRZ AT 4x4 baru seperti kendaraan dinas yang digunakan oleh Gus Yani saat ini berkisar Rp 700 jutaan.

Begitu pula dengan yang digunakan oleh Wakil Bupati Gresik.

Dengan tidak melakukan pengadaan mobil dinas baru maka Pemkab Gresik menghemat anggaran sekitar Rp 1,4 miliar untuk kegiatan lain.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Gresik, Hamzah Arfah | Editor : Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, Jokowi Kunjungi Banten untuk Resmikan Pabrik hingga Pantau Vaksinasi

Hari Ini, Jokowi Kunjungi Banten untuk Resmikan Pabrik hingga Pantau Vaksinasi

Regional
Peta dan Referensi Ketentuan PPKM Level 2-3 Jawa Bali Per Kabupaten Kota, Berlaku 21 September-4 Oktober 2021

Peta dan Referensi Ketentuan PPKM Level 2-3 Jawa Bali Per Kabupaten Kota, Berlaku 21 September-4 Oktober 2021

Regional
Gara-gara Pohon Kelapa Ditebang, Adik Aniaya Kakak Kandungnya hingga Tewas

Gara-gara Pohon Kelapa Ditebang, Adik Aniaya Kakak Kandungnya hingga Tewas

Regional
Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria di Ngawi Bacok Tetangga

Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria di Ngawi Bacok Tetangga

Regional
90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Positif Covid-19

90 Siswa SMPN 4 Mrebet Purbalingga Positif Covid-19

Regional
Motor Dibawa Kabur Selingkuhan, Wanita Ini Ngaku ke Suami Dibegal, Buat Laporan Palsu lalu Ditangkap

Motor Dibawa Kabur Selingkuhan, Wanita Ini Ngaku ke Suami Dibegal, Buat Laporan Palsu lalu Ditangkap

Regional
Melihat Upacara Kematian Kepercayaan Marapu di Sumba: Jenazah Dikubur dengan Posisi Duduk (1)

Melihat Upacara Kematian Kepercayaan Marapu di Sumba: Jenazah Dikubur dengan Posisi Duduk (1)

Regional
Agen Tiket di Pelabuhan Nusantara Parepare Ikut Terdampak Gangguan Jaringan Internet

Agen Tiket di Pelabuhan Nusantara Parepare Ikut Terdampak Gangguan Jaringan Internet

Regional
Modus Baru Pelaku Penyelundupan, Pura-pura Jadi Wisatawan, lalu Sewa Kapal Mewah untuk Angkut 100 Kg Sabu

Modus Baru Pelaku Penyelundupan, Pura-pura Jadi Wisatawan, lalu Sewa Kapal Mewah untuk Angkut 100 Kg Sabu

Regional
Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat Dalam Waktu 4 Hari

Rampung Lebih Cepat, TNI-Polri Perbaiki Jembatan yang Rusak akibat Ulah KNPB di Maybrat Dalam Waktu 4 Hari

Regional
Puluhan Peserta SKD CPNS di Gunungkidul Mangkir

Puluhan Peserta SKD CPNS di Gunungkidul Mangkir

Regional
Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Belum Gelar PTM dalam Waktu Dekat

Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta Belum Gelar PTM dalam Waktu Dekat

Regional
Merapi Park dan Candi Ratu Boko Bakal Diuji Coba untuk Buka Kembali

Merapi Park dan Candi Ratu Boko Bakal Diuji Coba untuk Buka Kembali

Regional
Cap Tikus Asal Minahasa Selatan Diolah Jadi Wiski

Cap Tikus Asal Minahasa Selatan Diolah Jadi Wiski

Regional
Keraton Solo Beri Gelar “Kanjeng Pangeran Widura Nagara” ke Gibran, Ini Alasannya

Keraton Solo Beri Gelar “Kanjeng Pangeran Widura Nagara” ke Gibran, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.