Belajar dari Ketulusan Istri Kopka Ade Casmita, Prajurit TNI yang Lumpuh karena Disengat Tawon Ndas

Kompas.com - 06/03/2021, 15:51 WIB
Kopka Ade Casmita, anggota TNI yang lumpuh lantaran disengat tawon ndas tengah dirawat istrinya, Rita Juwita, di rumahnya di Kampung Dawuan Oncom Nomor 65, RT 014, RW 005, Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang , Jumat (5/4/2021) siang. KOMPAS.COM/FARIDAKopka Ade Casmita, anggota TNI yang lumpuh lantaran disengat tawon ndas tengah dirawat istrinya, Rita Juwita, di rumahnya di Kampung Dawuan Oncom Nomor 65, RT 014, RW 005, Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang , Jumat (5/4/2021) siang.

SUBANG, KOMPAS.com - Rita Juwita (42) tak pernah lelah merawat suaminya yang lumpuh, Kopral Kepala Ade Casmita. Ade adalah eks prajurit Batalyon Armed 10/Brajamusti.

Ade mengalami kelumpuhan usai disengat tawon ndas saat memasang repeater ketika latihan di Ambal, Kebumen, Jawa Tengah empat tahun lalu.

Ade dikenal sebagai tentara kebanggaan Batalyon Armed 10/Brajamusti. Ia ahli di bidang kelistrikan, komunikasi, dan perhubungan.

Siang itu, Rita sedang menyuapi Ade yang duduk di teras rumahnya, Kampung Dawuan Oncom, Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, Subang, Jawa Barat.

Rumahnya tak jauh dari sawah. Di teras rumah juga terpampang tulisan jualan seblak dan aneka minuman.

Rita menceritakan pengalamannya selama mengurus sang suami. Saat mengajukan permohonan pindah tugas suaminya, Rita sempat ditanya, suaminya tinggal dengan siapa. Rita paham pertanyaan tersebut.

"Dengan saya, ke mana pun saya pergi suami saya bawa," ujar Rita mengulangi pernyataannya, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Lurah Lebih Dekat dengan Warga: Kalau Mereka Lagi Susah, Kita Bantu...

Rita tak berani meninggalkan pria penyayang seperti Ade. Sejak menikah 22 tahun lalu, Ade merupakan sosok yang peduli dengan keluarga. Prajurit itu tak pernah berbuat kasar.

Pun kenangan saat pertama kali mereka bertemu di Bogor hingga beberapa waktu kemudian memutuskan menikah.

Saat itu, Ade merupakan lelaki yang tak banyak bicara tetapi perhatian.

 

"Saya tak berani. Saya khawatir terkena karma. Sebagai seorang istri saya tak mungkin hanya mau manisnya saja, sementara saat sakit ditinggalkan. Saya akan selalu merawatnya dengan ikhlas," ujar dia.

Ia dan si sulung Andre Anggada Pratama selalu bergantian menjaga Ade. Sebab, sejak lumpuh Ade tak beraktivitas layaknya orang pada umumnya.

Ade kesulitan berjalan dan tak bisa berbicara dengan jelas. Rita sudah membawa suaminya berobat ke mana-mana, baik tradisional maupun sejumlah rumah sakit.

"Selama tiga tahun ayah bahkan seperti tak mengenali keluarganya. Seperti tak sadar," tutur Rita.

Rita sempat khawatir waktu suami berpulang kepada sang pencipta telah tiba.

"Ternyata Allah ngasih kesempatan saya untuk ngurus suami saya sampai sekarang," ujar Rita sambil mengusap air mata.

Rita bersyukur, setahun terakhir semangat suaminya kembali tumbuh. Apalagi banyak rekan-rekan sejawat Ade menyempatkan menyapanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kota Padang Diminta Shalat Id di Rumah, Takbiran Keliling dan Halalbihalal Dilarang

Warga Kota Padang Diminta Shalat Id di Rumah, Takbiran Keliling dan Halalbihalal Dilarang

Regional
Sebelum Meninggal, Ustaz Tengku Zulkarnain Bilang ke Keluarga 'Abang Sudah Ikhlas Pergi'

Sebelum Meninggal, Ustaz Tengku Zulkarnain Bilang ke Keluarga "Abang Sudah Ikhlas Pergi"

Regional
Peluk Pemudik yang Emosi, Polisi: Sambil Gemetar Dia Bilang Ingin Mudik Bertemu Anaknya

Peluk Pemudik yang Emosi, Polisi: Sambil Gemetar Dia Bilang Ingin Mudik Bertemu Anaknya

Regional
Dipecat Gibran, Sopir Bus BST di Solo Dianggap Teledor dan Tak SOP

Dipecat Gibran, Sopir Bus BST di Solo Dianggap Teledor dan Tak SOP

Regional
Cerita di Balik Aksi Wanita Pengusaha Tas Sebar Uang Ratusan Juta dari Balkon Rumah

Cerita di Balik Aksi Wanita Pengusaha Tas Sebar Uang Ratusan Juta dari Balkon Rumah

Regional
30 Orang di Kampung Wirobrajan Kota Yogyakarta Positif Covid-19, Ini Awalnya

30 Orang di Kampung Wirobrajan Kota Yogyakarta Positif Covid-19, Ini Awalnya

Regional
Mutoharoh, Crazy Rich yang Sebar Uang Rp 100 Juta Pernah Kerja Kantoran, Mulai Bisnis dari Nol

Mutoharoh, Crazy Rich yang Sebar Uang Rp 100 Juta Pernah Kerja Kantoran, Mulai Bisnis dari Nol

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Palangkaraya Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Palangkaraya Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bengkulu Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Yogyakarta Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Yogyakarta Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Fakta Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia, Terpapar Covid-19 Usai Dakwah Keliling Riau

Fakta Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia, Terpapar Covid-19 Usai Dakwah Keliling Riau

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Serang Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Serang Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak Hari Ini, 11 Mei 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X