Sekeluarga Pemuka Agama di Lamjabat Aceh Dibacok Tetangga, Ibu Meninggal, Anak Selamat

Kompas.com - 05/03/2021, 20:56 WIB
Pemuka agama yang berprofesi sebagai guru mengaji warga Desa Lamjabat, Kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh meninggal akibat dibacok oleh tetangganya. Tampak para tetangga korban melayat ke rumah duka dan mengantarkan jenazah korban R (35) ke peristirahatan terakhir. KOMPAS.com/RAJA UMARPemuka agama yang berprofesi sebagai guru mengaji warga Desa Lamjabat, Kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh meninggal akibat dibacok oleh tetangganya. Tampak para tetangga korban melayat ke rumah duka dan mengantarkan jenazah korban R (35) ke peristirahatan terakhir.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Satu keluarga pemuka agama di Desa Lamjabat, Kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh jadi korban pembacokan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Tiga orang luka bacok yakni ibu dan dua putrinya, namun nyawa sang ibu tak terselamatkan. 

Kapolsek Meuraksa, Polresta Banda Aceh, Iptu Sujono mengatakan, pelaku pembacokan satu keluarga pemuka agama yang berprofesi sebagai guru mengaji ini masih tetangga korban. 

"Tadi kami dapat laporan kejadian pembacokan satu keluarga tersebut sekitar pukul 10.30 WIB," kata Iptu Sujono kepada wartawan, Jumat (05/03/2021).

"Kemudian kami langsung menuju ke lokasi. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku merupakan tetangga korban."

Baca juga: Ledakan di Depan Rumah Warga di Aceh, Tim Penjinak Bom Turun ke Lokasi

Motif pembacokan pemuka agama di Aceh belum jelas

Menurut dia, pelaku pembacokan berhasil ditangkap namun motif pembacokan belum diketahui.

"Pelaku inisial P (21) sehari-hari bekerja di warung kopi," kata Iptu Sujono. 

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan belum diketahui motifnya." 

"Dari tangan pelaku diamankan sebilah sangkur yang digunakan saat membacok korban."

Baca juga: Ledakan di Aceh Berasal dari Gerobak Penjual Nasi, Seorang Warga Terluka

Sosok R korban pembacokan di Aceh dikenal baik dan ramah

Data korban yang meninggal yakni R (35). Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak tertolong lantaran luka di bagian dada. 

Sementara kedua putrinya yakni Z (14) dan A (13) masih terselamatkan. Mereka mengalami luka bacok, namun saat ini sudah kembali ke rumah. 

Pantauan Kompas.com di rumah duka, warga berduyun-duyun datang untuk melayat.

Sejumlah warga bercerita ke Kompas.com jika mereka sangat merasa kehilangan, lantaran almarhumah R semasa hidupnya dikenal sangat baik dan ramah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tetapkan Koordinator Kopdar sebagai Tersangka Kasus Bentrokan Anggota Perguruan Silat

Polisi Tetapkan Koordinator Kopdar sebagai Tersangka Kasus Bentrokan Anggota Perguruan Silat

Regional
Pasar Sore Kampung Ramadhan Jogokariyan Kembali Digelar, Pedagang Diwajibkan Tes GeNose

Pasar Sore Kampung Ramadhan Jogokariyan Kembali Digelar, Pedagang Diwajibkan Tes GeNose

Regional
Jual 30 Surat Palsu Bebas Covid-19, Pelaku Incar Sopir Truk di Pelabuhan Cilacap

Jual 30 Surat Palsu Bebas Covid-19, Pelaku Incar Sopir Truk di Pelabuhan Cilacap

Regional
KKB Masih Berulah, Bupati Puncak: Saya Harap ASN Tetap Berada di Beoga Sampai Kondisi Aman

KKB Masih Berulah, Bupati Puncak: Saya Harap ASN Tetap Berada di Beoga Sampai Kondisi Aman

Regional
Menanam Porang Tanpa Modal, tapi Bisa Raup Untung Ratusan Juta Rupiah, Ini Rahasianya

Menanam Porang Tanpa Modal, tapi Bisa Raup Untung Ratusan Juta Rupiah, Ini Rahasianya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 April 2021

Regional
Update Covid-19 di Banten, Keterisian Ruang Isolasi Kurang dari 50 Persen

Update Covid-19 di Banten, Keterisian Ruang Isolasi Kurang dari 50 Persen

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 April 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 April 2021

Regional
Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga di Tuban, 5 Orang Diamankan

Regional
Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Regional
Lulusan SD Masih Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan

Lulusan SD Masih Bisa Jadi Kepala Desa di Nunukan

Regional
Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur Melalui Hannover Messe 2021

Regional
Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Cegah Mudik, Polda Kalsel Kerahkan 300 Personel di Perbatasan dan Pelabuhan

Regional
Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Ribut-ribut soal Pengisian Perangkat Desa di Blora, Bupati Buka Suara

Regional
Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Mengenal Aplikasi SBONG, Menekan Angka Kematian Ibu Hamil di Bengkulu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X