Kompas.com - 05/03/2021, 19:50 WIB
Guguran lava pijar terlihat dari Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (27/2/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan pukul 18.00 WIB (26/2) - 06.00 WIB (27/2) telah terjadi 42 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah barat daya. Guguran lava pijar terlihat dari Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (27/2/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan pukul 18.00 WIB (26/2) - 06.00 WIB (27/2) telah terjadi 42 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah barat daya.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan telah terjadi kenaikan setinggi 5 meter di kubah kawah Gunung Merapi

Sehingga, saat ini kubah kawah Gunung Merapi memiliki ketinggian 45 meter. 

"Di tengah kawah kubahnya mengalami pertumbuhan, mulai teramati dari sisi tenggara," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Sejak Januari 2021, Gunung Merapi Sudah Keluarkan 111 Awan Panas

Penambahan ketinggian tampak setelah dilakukan perbandingan foto puncak Gunung Merapi sektor tenggara pada 1 Maret 2021 dan 5 Maret 2021. 

Mengenai volume kawah setelah terjadi penambahan ketinggian belum bisa dihitung. Pasalnya, perhitungan volume kawah harus dilakukan dengan foto dari drone. 

Saat ini, kondisi kawah gunung yang berbatasan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu belum memungkinkan untuk diamati dengan drone.

"Sampai saat ini kecepatan angin di puncak masih sangat tinggi," kata Hanik. 

Baca juga: Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Sedangkan volume kubah lava 2021 yang berada di sektor barat daya saat ini sebesar 711.000 meter kubik.

Laju pertumbuhan kubah lava sebesar 13.900 meter kubik per hari.

Sampai saat ini, BPPTKG masih menetapkan aktivitas vulkanik Gunung  dalam tingkat Siaga (Level III).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Mei 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Regional
Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Regional
Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

Regional
2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

Regional
Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Regional
Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Regional
Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Regional
Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Regional
ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

Regional
Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X