Tak Sanggup Bayar Jasa Prostitusi, Motif Pelaku Habisi Wanita Muda di Hotel

Kompas.com - 05/03/2021, 15:16 WIB
Jajaran Polres Kediri Kota, Jumat (5/3/2021), memamerkan pelaku dan barang bukti pengungkapan kasus pembunuhan terhadap M, gadis di bawah umur. KOMPAS.com/M.AGUS FAUZUL HAKIMJajaran Polres Kediri Kota, Jumat (5/3/2021), memamerkan pelaku dan barang bukti pengungkapan kasus pembunuhan terhadap M, gadis di bawah umur.


KEDIRI, KOMPAS.com - Peristiwa pembunuhan terhadap M (16), gadis di bawah umur yang ditemukan tewas mengenaskan di kamar sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur, dilatarbelakangi masalah prostitusi online.

Latar belakang itu terungkap setelah polisi menangkap RP (23), yang merupakan tersangka pembunuhan tersebut.

Kepala Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Eko Setyo mengatakan, tersangka RP nekat membunuh M lantaran perselisihan jumlah uang jasa prostitusi yang berbeda dari kesepakatan awal antar keduanya.

Padahal, saat kesepakatan dengan korban melalui aplikasi Michat, harga yang harus dibayar adalah Rp 700.000. Tapi, pelaku belakangan tidak sanggup membayar penuh.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Gadis 16 Tahun di Kamar Hotel Ditangkap, Ditembak di Kaki

"Setelah selesai, pelaku hanya punya uang Rp 300.000," kata Kapolres dalam jumpa pers di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/3/2021).

Masalah itu menyebabkan cekcok antar keduanya. Pelaku lantas mencekik dan membekap korban.

Tidak berhenti di situ, pelaku bahkan menyerang korban dengan senjata tajam. Ini menyebabkan korban meninggal di lokasi kejadian.

Setelah pembunuhan itu, kata Eko, pelaku pergi melarikan diri meninggalkan hotel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Hoaks soal Tsunami, Warga Lembata NTT Panik, 2 Orang Tewas

Gara-gara Hoaks soal Tsunami, Warga Lembata NTT Panik, 2 Orang Tewas

Regional
Puting Beliung di Poso Merusak Tempat Ibadah, Seorang Warga Tewas

Puting Beliung di Poso Merusak Tempat Ibadah, Seorang Warga Tewas

Regional
Sejarah di Balik Laksamana Mengamuk, Minuman Khas Riau

Sejarah di Balik Laksamana Mengamuk, Minuman Khas Riau

Regional
15 Kuburan di Pekanbaru Ambles, Polisi Gotong Royong Menutupnya

15 Kuburan di Pekanbaru Ambles, Polisi Gotong Royong Menutupnya

Regional
Pemkab Blitar Beri Bantuan Uang untuk Korban Gempa yang Rumahnya Rusak

Pemkab Blitar Beri Bantuan Uang untuk Korban Gempa yang Rumahnya Rusak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 17 April 2021

Regional
2 Warga NTT Tewas Setelah Beredar Hoaks soal Tsunami

2 Warga NTT Tewas Setelah Beredar Hoaks soal Tsunami

Regional
Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Positif Covid-19

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Positif Covid-19

Regional
KKB di Beoga Bakar Sekolah dan Rumah Kepala Suku, Ini Penjelasan Polisi

KKB di Beoga Bakar Sekolah dan Rumah Kepala Suku, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kantornya Rusak akibat Gempa, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Curiga soal Pembangunan Gedung Rp 44 Miliar

Kantornya Rusak akibat Gempa, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Curiga soal Pembangunan Gedung Rp 44 Miliar

Regional
Respons Pertamina Terkait Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Blora

Respons Pertamina Terkait Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Blora

Regional
Curi Aset Mertua Senilai Rp 1 Miliar, Wanita Ini Hidup Mewah dengan Selingkuhannya, Ini Ceritanya

Curi Aset Mertua Senilai Rp 1 Miliar, Wanita Ini Hidup Mewah dengan Selingkuhannya, Ini Ceritanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 April 2021

Regional
Pagelaran Pelangi di Langit NTT, Cara UKSW Bantu Korban Bencana Alam

Pagelaran Pelangi di Langit NTT, Cara UKSW Bantu Korban Bencana Alam

Regional
Pelajar, Sipir dan Napi Jadi Jaringan Pengedar Ganja di Lapas Bukittinggi

Pelajar, Sipir dan Napi Jadi Jaringan Pengedar Ganja di Lapas Bukittinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X