Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelaku Pembunuhan Gadis 16 Tahun di Kamar Hotel Ditangkap, Ditembak di Kaki

Kompas.com - 05/03/2021, 14:36 WIB
M Agus Fauzul Hakim,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi


KEDIRI, KOMPAS.com - Belum genap sepekan, kasus pembunuhan terhadap M (16), gadis di bawah umur yang mayatnya ditemukan dengan tujuh luka tusukan di kamar sebuah hotel, di Kota Kediri, Jawa Timur, pada Minggu (28/2/2021), akhirnya terungkap.

Polisi menangkap seorang pemuda dengan inisial FP (23), warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Dia ditangkap petugas di tempat indekosnya di Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Kamis (4/3/2021), sore.

Status tersangka pembunuhan juga sudah disematkan pada pemuda yang berprofesi sebagai pedagang online tersebut.

Baca juga: Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Kepala Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Eko Setyo mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari penyelidikan hasil olah tempat kejadian perkara.

Selain itu juga keterangan dari 10 orang saksi.

"Akhirnya bisa diketahui tersangka datang ke TKP pakai jasa ojek online," ujar AKBP Eko Setyo dalam jumpa pers di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/3/2021).

Dari penelusuran terhadap ojek online itu pihaknya kemudian menemukan keberadaan tersangka, lalu menangkapnya.

Hanya saja, saat dilakukan pengembangan penyelidikan berupa pencarian barang bukti, kata Kapolres, pelaku sempat berupaya melarikan diri sehingga dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki kirinya.

"Kami lakukan tindakan tegas dan terukur," kata Kapolres.

Dari penangkapan pelaku itu petugas mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya adalah sebilah pisau dapur yang digunakan pelaku menghabisi nyawa korban.

Selain itu juga pakaian yang dipakai pelaku saat beraksi, serta helm yang dikenakan saat memasuki areal hotel. Helm dan pakaian itu identik dengan yang terekam dalam kamera CCTV hotel.

Kapolres mengatakan, pelaku merupakan tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan itu. Dia dikenakan Pasal 340 KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mati.

Baca juga: Gadis Asal Bandung Tewas Mengenaskan di Sebuah Hotel di Kediri, Ini Kata Polisi

Sebelumnya diberitakan, M warga Bandung Jawa Barat ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (28/2/2021).

Dari hasil otopsi, pada tubuhnya ditemukan sebanyak tujuh luka tusuk dan dua luka sayatan.

M sebelumnya diketahui baru beberapa jam berada di hotel tersebut.

Dia datang bersama 4 orang lainnya yang menyewa dua kamar. Keempat rekannya itu turut menjadi saksi.

Sementara barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian beberapa di antaranya adalah koper dan dua alat kontrasepsi berupa kondom.

Soal usia korban, juga terus berkembang. Awal pemeriksaan polisi menyebut berusia 20 tahun, kemudian pemeriksaan lanjutan diketahui 17 tahun dan terakhir Kapolres memastikan usianya 16 tahun. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com