Misteri Tengkorak Manusia dalam Mobil yang Ditemukan di Lumpur Saluran Air, Diduga Bukan Warga Sekitar

Kompas.com - 05/03/2021, 06:01 WIB
Alat berat milik PT WKS saat mengangkat mobil yang didalamnya ditemukan tengkorak manusia Suwandi/KOMPAS.comAlat berat milik PT WKS saat mengangkat mobil yang didalamnya ditemukan tengkorak manusia

KOMPAS.com - Petugas PT Karya Sakti (WKS) dikejutkan dengan temuan sebuah mobil yang tertimbun lumpur saat membersihkan saluran air di Dusun Karya Maju, Desa Pematang Rahim, Jambi, Rabu (3/3/2021).

Ternyata di dalam mobil tersebut juga ditemukan tengkorak manusia.

Petugas kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Baca juga: Saat Gali Lumpur, Petugas Menemukan Mobil Berisi Tengkorak Manusia

Kronologi penemuan

Ilustrasi eskavatorDian Ardiahanni/Kompas.com Ilustrasi eskavator
PT WKS memang sudah biasa membersihkan lumpur saluran air saat hendak memasuki musim kemarau.

Pembersihan dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Menggunakan alat berat, petugas heran saat menemukan benda keras di dalam kanal distrik VIII WKS.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah diangkat ternyata mobil Kijang kapsul bernomor polisi BG 9032 MK.

Di dalam mobil terdapat tengkorak manusia.

"Kita temukan pukul 13.30 siang, Rabu (3/3/2021). Setelah ditemukan tengkorak oleh operator alat berat, kita langsung lapor polisi setempat," kata Humas PT WKS, Taufik melalui pesan singkat, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Kronologi Penemuan Mobil Tertimbun Lumpur yang Berisi Tengkorak

Ilustrasi tanda tanyaThinkstock Ilustrasi tanda tanya

Tak ada warga yang hilang

Melansir Tribun Jambi, Kepala Desa Pematang Rahim M Dong mengaku kaget dengan temuan itu.

Ia memastikan tak ada warganya yang melapor kehilangan anggota keluarga.

Artinya, diduga tengkorak itu bukan merupakan warga sekitar lokasi.

"Saya baru dapat info, sejauh ini tidak ada warga desa yang melapor kehilangan keluarga mereka. Saya pastikan itu bukan warga kita," ujarnya, seperti dilansir dari Tribun Jambi.

Baca juga: Abaikan Saran Ganjar, Wali Kota Tegal Tetap Tak Mau Cabut Laporan, Polisi Segera Panggil Saksi

Ditemukan STNK

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi
Kapolres Tanjab Timur AKBP Deden Nurhidayatullah membenarkan adanya penemuan tengkorak manusia itu.

"Ya, kita temukan tengkorak manusia. Penyebab kematian belum bisa dipastikan," kata Deden kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis.

Di dalam mobil juga ditemukan beberapa surat, STNK dan pelat nomor.

Kemudian pada sisi kiri mobil ditemukan bekas penyok.

Pihaknya tengah mengidentifikasi tengkorak secara forensik di RS Bhayangkara Jambi.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Jambi, Suwandi | Editor: Abba Gabrilin), Tribun Jambi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah, BMKG: Waspadai Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah, BMKG: Waspadai Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Regional
Cincin Emas Jadi Petunjuk Baru Pembunuhan Wanita Hamil yang Ditemukan Terkubur

Cincin Emas Jadi Petunjuk Baru Pembunuhan Wanita Hamil yang Ditemukan Terkubur

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Shelter Penampungan OTG di Kota Yogyakarta Sisa 4 Kamar

Kasus Covid-19 Naik, Shelter Penampungan OTG di Kota Yogyakarta Sisa 4 Kamar

Regional
Kronologi Pawang Diserang Gajah dan Tertusuk Gading, Berawal Saat Lepas Rantai Ikatan

Kronologi Pawang Diserang Gajah dan Tertusuk Gading, Berawal Saat Lepas Rantai Ikatan

Regional
Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Regional
3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

Regional
Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Regional
Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Regional
Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Regional
Kronologi Seorang Mertua Bacok Menantunya, Ini Penyebabnya

Kronologi Seorang Mertua Bacok Menantunya, Ini Penyebabnya

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kapal Nelayan Dibakar Massa di Lampung, Polisi Ungkap Dugaan Pemicunya

Kapal Nelayan Dibakar Massa di Lampung, Polisi Ungkap Dugaan Pemicunya

Regional
50 Warga Positif Covid-19, 2 Gang Permukiman Penduduk di Mojokerto Lockdown

50 Warga Positif Covid-19, 2 Gang Permukiman Penduduk di Mojokerto Lockdown

Regional
Klaster Hajatan di Banyuwangi, Total 36 Warga Positif Covid-19, 1 di Antaranya Meninggal

Klaster Hajatan di Banyuwangi, Total 36 Warga Positif Covid-19, 1 di Antaranya Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X