Warga Resah Lihat Ambulans Berulang Kali Buang Limbah Medis Covid-19 di TPA, Investigasi Dilakukan

Kompas.com - 05/03/2021, 06:00 WIB
Limbah medis Covid-19 ditemukan berserakan di Tempat pembuangan Akhir (TPA) Ohoitel, di Kecamatan Dula Utara, Kota Tual, Maluku, Kamis (4/3/2021). Diduga limba tersebut sengaja dibuang oknum pl tenaga medis Jusman RemgiritLimbah medis Covid-19 ditemukan berserakan di Tempat pembuangan Akhir (TPA) Ohoitel, di Kecamatan Dula Utara, Kota Tual, Maluku, Kamis (4/3/2021). Diduga limba tersebut sengaja dibuang oknum pl tenaga medis

 

Kakaknya, kata Jusman, juga pernah telribat cekcok dengan pihak yang membuang limbah medis di area TPA itu.

Hanya saja, ia mengaku tak sempat mendokumentasikan ambulans dan oknum berpakaian APD lengkap itu saat membuang limbah medis di area TPA.

"Kakak laki-laki saya pernah adu mulut juga dengan mereka tapi tetap saja begitu, kita beeharap ada tindakan dari pihak berwenang dan kita berharap kejadian ini tidak lagi terjadi," harapnya.

Bentuk Tim

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual, Max Martin Tinggogoy membenarkan, perihal temuan limbah medis yang berserakan di TPA Ohoitel itu.

Martin mengaku, kejadian itu mengemuka dan menjadi perbincangan masyarakat. Pihaknya langsung membentuk tim investigasi dan turun ke lapangan mengecek kondisi yang terjadi.

"Sejak kemarin bahkan tadi pagi melalui saya sudah telusuri, kami investigasi turun lapangan dan memang benar tim saya secara khusus datang ke TPA Ohoitel," kata dia.

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Pemilik Toko di Blitar Ternyata Tetangga Korban, Awalnya Berniat Mencuri...

Ia mengakui tim diturunkan ke lapangan menemukan limbah B3 dibuang sembarangan di area TPA Ohoitel.

Tim itu sedang melacak fasilitas kesehatan apa saja yang terlibat dalam kejadian itu. Lalu, siapa oknum yang terlibat tindakan yang meresahkan warga tersebut.

"Kami sedang melakukan pelacakan apakah itu memang faskes dan oknum yang bertugas di penanganan khusus limbah Covid-19 itu. itu yang kami akan telusuri kami sudah bikin tim khusus namanya tim tujuh itu di bawah pimpinan saya langsung," ungkapnya.

Menurut Max, selain membentuk tim investigasi untuk melacak siapa yang bertanggung jawab atas kasus tersebut, pihaknya menggelar rapat penanganan limbah yang saat ini masih berada di area TPA.

"Langkah pertama kami setelah kami rapat tadi itu kami segera mengamankan limbah tersebut kami akan musnahkan sesuai prosedur," ungkapnya.

Karena keterbatasan waku, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menangani limbah medis itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X