3 Warga Makassar Alami Luka Bakar akibat Tabung Gas Bocor

Kompas.com - 04/03/2021, 18:56 WIB
Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran SHUTTERSTOCK/KUSJUNIANTOIlustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kebakaran kembali melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan Mangerangi 2, Kecamatan Tamalate, Makassar, Kamis (4/3/2021).

Akibat kebakaran tersebut, dua penghuni rumah serta seorang tetangganya mengalami luka bakar.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, ketiga korban yakni Marsi (63), Saminten (60), dan Wahyuni (52).

Mereka kini dirawat di rumah sakit karena mengalami luka bakar yang cukup serius.

 

"Korban Marsi memasang regulator gas dengan maksud untuk memasak, namun terjadi kebocoran gas sehingga korban mencabut kembali regulator tersebut," ujar Supriady dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pria Mabuk di Makassar Tembak Bocah 8 Tahun Pakai Senapan Angin

Dikatakan Supriady, tabung gas tersebut kemudian dibuang Marsi ke dalam sumur.

Namun, api seketika muncul karena saat itu tetangganya Wahyuni sedang memasak.

Dia menduga api tersebut berasal dari bocornya tabung gas milik Marsi.

Pasalnya, posisi dapur di rumah kontrakan mereka sangat dekat dan minim ventilasi udara.

"Keluarga yang berada di luar rumah mendengar teriakan korban langsung masuk dan memadamkan api di tubuh korban dengan kain," ujar Supriady.

Baca juga: Dua Dosen UMI Makassar yang Terlibat Keributan Dicopot Sebagai Kepala Prodi

Teriakan itu, kata Supriady, juga didengar warga setempat hingga mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beruntung, warga berhasil memadamkan api yang berada di rumah kontrakan tersebut.

Kini, kata Supriady, tim Inafis Polrestabes Makassar masih melakukan penyelidikan.

"Ketiga korban masih dirawat di rumah sakit Bhayangkara. Kondisi dapur tidak ada jendela dan hanya ada satu ventilasi udara yang kecil," ucap Supriady. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Regional
Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Regional
10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

Regional
Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Regional
Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Regional
Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Regional
Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Regional
Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Regional
Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Regional
Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Regional
Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Regional
Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Regional
Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Regional
BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X