Takut Dikira Covid-19, Penderita DBD Baru Berani ke Rumah Sakit Saat Kritis

Kompas.com - 04/03/2021, 16:51 WIB
Warga kerja bakti di Pedukuhan Kriyan, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka membersihkan buis beton berisi air di sekeliling kampung pasca puluhan warga di dua RT diduga terjangkit DBD. DOKUMENTASI WARGA KARANGWUNIWarga kerja bakti di Pedukuhan Kriyan, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka membersihkan buis beton berisi air di sekeliling kampung pasca puluhan warga di dua RT diduga terjangkit DBD.

“Kabarnya kasus baru sudah muncul di pedukuhan sebelah,” kata Suradi di kesempatan berbeda.

Dinas Kesehatan, Puskesmas Wates, perangkat orang dan pedukuhan lantas mengajak warga menggelar kerja bakti pemberantasan sarang nyamuk. Mereka serentak menyasar penampungan air luar maupun dalam rumah, seperti toren penampung air, bak mandi rumah, hingga buis beton yang berada di perkebunan dan rumah.

Penampungan air yang tersebar di ladang masyarakat berada di balik rumah-rumah sebagai pendukung kegiatan pertanian dan ternak. Aksi ini untuk memutuskan rantai penularan oleh nyamuk.

“Karena dari pengamatan ternyata banyak jentik di penampungan air di lahan pertanian,” kata Suradi.

Baca juga: Mobil Berlapis Emas Berlogo Keraton Yogyakarta, Kanjeng Noto: Lambang e Wae Kleru

Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Kulon Progo, TH Baning Rahayujati memperkirakan bahwa jumlah penderita tidak sebesar yang dilaporkan warga. Pihaknya masih mendalami kasus ini.

“Memang ada peningkatan kasus di sana dan sudah memenuhi syarat pelaksanaan fogging. Tapi tidak semua yang DBD,” katanya.

Namun demikian, situasi Covid-19 memang bisa mempengaruh warga hingga takut ke RS. Baning mencontohkan satu dari tiga kasus kematian akibat DBD di 2020.

“Salah satunya (kasus kematian DBD) tidak mengakses nakes sama sekali. Pertanyaannya kenapa? Padahal DBD itu relatif berisiko pada anak. Mungkin takut datang ke fasyankes, sehingga datang sudah terlambat,” kata Baning.

Terkait hal ini, Baning mengungkapkan bahwa sebenarnya Dinkes telah mengingatkan semua kalurahan pada potensi DBD pada musim hujan ini. Perangkat desa dikumpulkan untuk mengikuti elatihan PSN. Langkah ini untuk mengantisipasi melonjaknya kasus.

Catatan Dinkes terdapat peningkatan kasus DBD dari tahun ke tahun. Tertinggi terjadi di 2020 dengan 348 kasus, diikuti tiga kasus kematian. Kasus 2020 lebih tinggi 2019 yang sejumlah 296 kasus dan 109 di 2018. Dalam dua bulan di 2021 saja ada 47 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Kunjung Turunkan Harga Minyak Goreng, Toko Tradisional Disidak Pemerintah Mamasa

Tak Kunjung Turunkan Harga Minyak Goreng, Toko Tradisional Disidak Pemerintah Mamasa

Regional
Cekcok Masalah Uang, Tangan Pria Ini Putus Ditebas Parang

Cekcok Masalah Uang, Tangan Pria Ini Putus Ditebas Parang

Regional
Antisipasi Bentrok di Maluku Tengah Meluas, Kodam Pattimura Siagakan Pasukan

Antisipasi Bentrok di Maluku Tengah Meluas, Kodam Pattimura Siagakan Pasukan

Regional
PSU Pilkada Yalimo Diklaim Aman, 1.500 Anggota Brimob Dikerahkan

PSU Pilkada Yalimo Diklaim Aman, 1.500 Anggota Brimob Dikerahkan

Regional
2 Pos Keamanan Akan Dibangun Redam Bentrok Warga di Maluku Tengah

2 Pos Keamanan Akan Dibangun Redam Bentrok Warga di Maluku Tengah

Regional
43 Detonator dan 1 Bom Milik DPO Teroris MIT Poso Kembali Dimusnahkan

43 Detonator dan 1 Bom Milik DPO Teroris MIT Poso Kembali Dimusnahkan

Regional
Mabes Polri Kirim Tim Asistensi Selidiki Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Mabes Polri Kirim Tim Asistensi Selidiki Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Regional
Petik Daun Singkong di Kebun Belakang Rumah, IRT Tercebur di Sumur 12 Meter

Petik Daun Singkong di Kebun Belakang Rumah, IRT Tercebur di Sumur 12 Meter

Regional
Alasan Jokowi dan Menkeu Tolak Bayar Utang Rp 60 M ke Warga Padang

Alasan Jokowi dan Menkeu Tolak Bayar Utang Rp 60 M ke Warga Padang

Regional
Perkosa Keponakan Berulang Kali, Pria Ini Ditangkap Polisi

Perkosa Keponakan Berulang Kali, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Temui Kapolda Maluku, Perwakilan Warga Pulau Haruku Korban Bentrok Minta Jaminan Keamanan

Temui Kapolda Maluku, Perwakilan Warga Pulau Haruku Korban Bentrok Minta Jaminan Keamanan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Januari 2022

Regional
Bayar Orang untuk Jadi Polisi, Pria di Pekanbaru Malah Ditipu Ibu Rumah Tangga hingga Rp 62 Juta

Bayar Orang untuk Jadi Polisi, Pria di Pekanbaru Malah Ditipu Ibu Rumah Tangga hingga Rp 62 Juta

Regional
Tiang Besi di Jembatan Siak IV Pekanbaru Hilang, Diduga Dicuri

Tiang Besi di Jembatan Siak IV Pekanbaru Hilang, Diduga Dicuri

Regional
Pemprov Maluku Akan Kirim Bantuan Tenda hingga Sembako ke Korban Bentrokan di Pulau Haruku

Pemprov Maluku Akan Kirim Bantuan Tenda hingga Sembako ke Korban Bentrokan di Pulau Haruku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.