Gibran Ingin Berantas Prostitusi dan Penyakit Masyarakat Lainnya di Solo

Kompas.com - 04/03/2021, 15:51 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/3/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/3/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, dengan kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka berkomitmen memberantas penyakit masyarakat (Pekat).

Hal ini terlihat sehari setelah dilantik, Gibran bersama dengan jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo langsung melakukan operasi pekat di kawasan Gilingan dan Kestalan.

"Karena itu penting harus kita bersihkan. Bukan cuma mohon maaf PSK-nya saja. Judinya akan saya berantas juga," kata Gibran ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (4//3/2021).

Baca juga: Ganjar Luruskan Pernyataan Gibran yang Minta Prioritaskan Vaksinasi untuk Solo

Operasi pekat yang dia lakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat sekaligus melaksanakan janjinya saat kampanye dalam memberantas prostitusi.

"Karena selama saya blusukan, selama kampanye, sebelum kampanye warga mengelukan itu terus dan tidak ada follow up," kata suami dari Selvi Ananda.

Gibran mengungkap operasi pekat tidak hanya dilaksanakan sekali. Bahkan, operasi pekat akan terus digencarkan untuk mewujudkan Solo bebas pekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan ini tidak hanya di malam Minggu operasi pekat. Tiap hari pak Kapolresta terus mengecek di lokasi. Biar tidak ada terus digaruk ada lagi, ada lagi tidak," terang dia.

Putra sulung Presiden Jokowi menambahkan para PSK yang terjaring operasi akan dibawa ke Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan.

Baca juga: Gibran Minta Solo Jadi Prioritas Vaksinasi, Pengamat: Angin Segar untuk Pemda Lain

Ini dilakukan agar mereka memiliki keahlian sehingga tidak kembali lagi terjun ke dunia prostitisi.

"Jadi bukan asal garuk/tangkap saja. Kita komitmen nanti akan dibina di Dinsos. Saya tahu kok permasalahan ekonomi seperti apa," imbuh dia.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menambahkan kegiatan rutin yang ditingkatkan dilakukan untuk menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat.

Menurut dia sumber permasalahan yang terjadi di masyarakat muncul berawal dari penyakit masyarakat.

"Kita coba sentuh, kita terapi dari sisi sumber agar masalahnya. Pelaksanaan maupun antisipasi sehingga tidak berkembang dalam gangguan nyata," ungkap dia.

Baca juga: Gibran Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Vaksinasi di Solo, Ganjar: Bukan Solo-nya, tapi...

Ade menambahkan para PSK yang terjaring dalam operasi pekat sebagian besar bukan berasal dari Solo.

Namun, mereka menjajakan diri di pinggiran jalan Solo terutama di kawasan Gilingan dan Kestalan.

"Mereka yang terjaring kita tipiring (tindak pidana ringan) dan dibawa ke Panti Karya Wanita untuk mendapatkan pembinaan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Regional
Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19  di Wonogiri

Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19 di Wonogiri

Regional
2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke,  Danlanud: Saya Minta Maaf

2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Danlanud: Saya Minta Maaf

Regional
Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Regional
Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Regional
Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Regional
Untuk Masyarakat Umum, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Garut

Untuk Masyarakat Umum, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Garut

Regional
Wali Kota Ambon, Istri, Anak dan ART-nya Positif Covid-19

Wali Kota Ambon, Istri, Anak dan ART-nya Positif Covid-19

Regional
Pos Penyekatan Diperketat, Sejumlah Kendaraan dari Luar Kota Kupang Harus Putar Balik

Pos Penyekatan Diperketat, Sejumlah Kendaraan dari Luar Kota Kupang Harus Putar Balik

Regional
Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazah Ditemukan di Drainase

Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazah Ditemukan di Drainase

Regional
Pemprov Babel Akan Setop Penerimaan Tenaga Honorer

Pemprov Babel Akan Setop Penerimaan Tenaga Honorer

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Tim Kejaksaan Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Patok Harga Tinggi di Surabaya

Menyamar Jadi Pembeli, Tim Kejaksaan Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Patok Harga Tinggi di Surabaya

Regional
Kakak yang Cekoki Adiknya Berusia 2 Tahun dengan Miras Minta Maaf

Kakak yang Cekoki Adiknya Berusia 2 Tahun dengan Miras Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X