Dua Dosen UMI Makassar yang Terlibat Keributan Dicopot Sebagai Kepala Prodi

Kompas.com - 04/03/2021, 14:21 WIB

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berinisial HD dan MH dicopot dari jabatannya sebagai ketua prodi di Fakultas Sastra usai dinyatakan bersalah oleh dewan etik pascakeributan antarkeduanya, Senin (22/2/2021) lalu.

Kepala Humas UMI Makassar Nurjannah Abna mengatakan, hasil rapat komisi disiplin tingkat universitas 1 Maret 2021, HD dan MH tidak lagi diberi amanah sebagai Ketua Prodi Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Bahasa Inggris.

"Hasilnya terbukti ada pelanggaran kode etik," kata Nurjannah kepada Kompas.com, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

Nurjannah mengatakan, keributan antarkedua dosen yang berujung pemukulan yang dilakukan MH terhadap HD karena perbedaan pendapat. 

Selain dicopot dari jabatannya, kedua dosen tersebut juga diberikan sanksi akademik berupa skorsing selama 6 bulan. Sanksi itu berlaku sejak 1 Maret hingga 31 Agustus. 

"Selama menjalani skorsing, keduanya juga wajib mengikuti pembinaan di Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe (Kabupaten Pangkep)," kata Nurjannah.

Nurjannah mengatakan sanksi yang diberikan kepada HD dan MH itu sebagai bahan evaluasi agar lebih bijak saat menjalankan tugasnya di lingkungan kampus. 

Dia juga mengatakan untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak internal UMI meningkatkan pengawasan terhadap dosen dalam menjalankan aktivitasnya baik di dalam maupun di luar kampus. 

"Sehingga bisa menjaga iman dan akhlak agar bisa lebih baik lagi," tutur Nurjannah. 

Baca juga: Sepasang Pelajar SMP di Buton Selatan Menikah, Sempat Ditolak KUA, Menang di Pengadilan Agama

Sebelumnya diberitakan, sebuah video berdurasi 43 detik memperlihatkan seorang dosen pria melayangkan pukulan terhadap dosen wanita beredar di beberapa grup WhatsApp.

Dua orang yang saling bertikai itu diduga merupakan dosen dari Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang berada di Jalan Pampang, Kecamatan Panakkukang.

Dalam video tersebut, dosen perempuan menerima pukulan yang dilayangkan dosen pria dengan botol ketika dia hendak berbicara. Keduanya pun bersitegang.

Beruntung orang-orang di sekitar langsung melerai keduanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curi Motor Teman, Pria Asal TTU Ditangkap Setelah 1 Bulan Kabur, Ini Kronologinya

Curi Motor Teman, Pria Asal TTU Ditangkap Setelah 1 Bulan Kabur, Ini Kronologinya

Regional
Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran 3 Rumah di Bima

Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran 3 Rumah di Bima

Regional
KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka

KPU Jateng Bantah Kebocoran Data Dicuri oleh Hacker Bjorka

Regional
Kasus Narkoba di Kaltim Masih Banyak, Komisi III DPR RI Sebut Pencegahan di Kaltim Gagal

Kasus Narkoba di Kaltim Masih Banyak, Komisi III DPR RI Sebut Pencegahan di Kaltim Gagal

Regional
Logo HUT Ke-23 Nunukan Dituding Menjiplak dari Kabupaten Kendal

Logo HUT Ke-23 Nunukan Dituding Menjiplak dari Kabupaten Kendal

Regional
Fakta Pasutri yang Tewas Diduga Overdosis Obat Kuat di Karanganyar, Pengantin Baru yang Berbulan Madu

Fakta Pasutri yang Tewas Diduga Overdosis Obat Kuat di Karanganyar, Pengantin Baru yang Berbulan Madu

Regional
Tiga Perusahaan Besar Jadi Tersangka Tambang Ilegal di Kaltim

Tiga Perusahaan Besar Jadi Tersangka Tambang Ilegal di Kaltim

Regional
Kesaksian Relawan Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan, Syok Jenazah Tergeletak di Halaman Rumah Sakit Saat Hujan

Kesaksian Relawan Evakuasi Korban Tragedi Kanjuruhan, Syok Jenazah Tergeletak di Halaman Rumah Sakit Saat Hujan

Regional
Sejarah Hari Jadi Kota Pontianak yang Diperingati Tiap Tanggal 23 Oktober

Sejarah Hari Jadi Kota Pontianak yang Diperingati Tiap Tanggal 23 Oktober

Regional
Jembatan Hanyut Terseret Arus Sungai Tulabolo, Warga di Sejumlah Desa dan Penambang Terisolasi

Jembatan Hanyut Terseret Arus Sungai Tulabolo, Warga di Sejumlah Desa dan Penambang Terisolasi

Regional
Beda Sikap Kader Nasdem Usai Anies Baswedan Diusung Jadi Capres, Ada yang Pilih Mundur, Lainnya Mendukung

Beda Sikap Kader Nasdem Usai Anies Baswedan Diusung Jadi Capres, Ada yang Pilih Mundur, Lainnya Mendukung

Regional
Duduk Bersila, Ratusan Anggota Komunitas Pencinta Sepak Bola Baubau Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Duduk Bersila, Ratusan Anggota Komunitas Pencinta Sepak Bola Baubau Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Regional
522 NIK Warga Jateng yang Dicatut sebagai Anggota Parpol Kini Sudah Dibersihkan

522 NIK Warga Jateng yang Dicatut sebagai Anggota Parpol Kini Sudah Dibersihkan

Regional
Mural #doauntukkanjuruhan di Ngarsopuro Solo: Aksi Damai Sepak Bola Indonesia

Mural #doauntukkanjuruhan di Ngarsopuro Solo: Aksi Damai Sepak Bola Indonesia

Regional
Sosok 2 Polisi yang Jilat Kue Ulang Tahun untuk TNI, Baru Sebulan Bertugas di Ditlantas Polda Papua Barat

Sosok 2 Polisi yang Jilat Kue Ulang Tahun untuk TNI, Baru Sebulan Bertugas di Ditlantas Polda Papua Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.