Banjir dan Longsor Landa Wonogiri, Belasan Rumah Warga Terdampak

Kompas.com - 04/03/2021, 08:46 WIB
BANJIR-Air banjir menggenang sejumlah rumah di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri setelah hujan deras mengguyur satu jam lebih, Rabu (3/3/2021). KOMPAS.COM/Dokumentasi BPBD WonogiriBANJIR-Air banjir menggenang sejumlah rumah di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri setelah hujan deras mengguyur satu jam lebih, Rabu (3/3/2021).

WONOGIRI, KOMPAS.com - Sejumlah rumah di Kecamatan Eromoko dilaporkan banjir dan longsor setelah hujan lebat melanda Kabupaten Wonogiri, Rabu (3/3/2021).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Hariyanto mengatakan, belasan rumah terdampak akibat bencana banjir dan longsor pasca-hujan mengguyur bumi gaplek.

“Di Desa Pucung, Kecamatan Eromoko rumah warga yang terendam air banjir sebanyak 12 unit. Sementara tiga rumah warga di kecamatan itu dilaporkan rusak diterjang tanah longsor. Jumlah jiwa yang terdampak sekitar 60 orang,” kata Bambang kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Longsor Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong, 1 Penambang Masih Dicari

Menurut Bambang, bencana banjir dan tanah longsor melanda Kecamatan Eromoko setelah hujan lebat terjadi satu jam lebih.

Tak lama kemudian air banjir menggenangi rumah warga di Desa Pucung sebanyak 12 unit. Tak hanya itu air banjir juga merendam lahan sawah seluas 1,5 hektar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banjir melanda wilayah itu lantaran lubang luweng di wilayah itu tersumbat. Kondisi itu menjadikan guyuran air hujan yang deras tidak bisa terbuang hingga menimbulkan genangan air di pemukiman dan lahan sawah milik warga. “Banjir terjadi karena lubang luweng tersumbat,” kata Bambang.

Ketinggian air banjir yang merendam rumah warga sekitar 20 cm hingga 40 cm.

Baca juga: Lima Warga Ini Rela Rumahnya Dibongkar untuk Evakuasi Korban Longsor

Warga yang terdampak bencana banjir dan longsor mengungsi ke rumah tetangga terdekat.

Beruntung tak ada korban jiwa dan luka akibat bencana tersebut.

Kerugian akibat banjir dan tanah longsor tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Pasalnya, selain merendam rumah warga, stok pangan hasil panen warga rusak terendam air.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Regional
31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

Regional
Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Pasien Covid-19 Dikenakan Tarif oleh Puskesmas, Bupati Trenggalek Minta Maaf

Regional
Pelaku Pariwisata di Banyumas Banting Setir Jualan Es Kelapa Muda untuk Bertahan Hidup

Pelaku Pariwisata di Banyumas Banting Setir Jualan Es Kelapa Muda untuk Bertahan Hidup

Regional
Haru, Bocah 13 Tahun Pakai APD Kumandangkan Azan di Pusara Sang Ibu, Ayah Juga Meninggal karena Covid-19

Haru, Bocah 13 Tahun Pakai APD Kumandangkan Azan di Pusara Sang Ibu, Ayah Juga Meninggal karena Covid-19

Regional
Pesilat Tewas Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Pesilat Tewas Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Regional
Cerita SS, dari Malaysia Menyelinap di Rusunawa di Nunukan untuk Temui Sang Istri yang Dideportasi

Cerita SS, dari Malaysia Menyelinap di Rusunawa di Nunukan untuk Temui Sang Istri yang Dideportasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

[POPULER NUSANTARA] Warkop Korban Penganiayaan Satpol PP Ditutup | Anggota DPRD Menembok Pintu Rumah Tahfiz

Regional
Pegawai Honorer Dilecehkan Oknum PNS, Lapor Polisi Walau BPN Tasikmalaya Minta Diselesaikan secara Kekeluargaan

Pegawai Honorer Dilecehkan Oknum PNS, Lapor Polisi Walau BPN Tasikmalaya Minta Diselesaikan secara Kekeluargaan

Regional
Tiap Kelurahan di DI Yogyakarta Akan Dapat Dana Penanggulangan Covid-19 Rp 50 Juta dari Danais

Tiap Kelurahan di DI Yogyakarta Akan Dapat Dana Penanggulangan Covid-19 Rp 50 Juta dari Danais

Regional
Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Tambah 566, Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19

Regional
Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Regional
Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Bupati Lindra Temukan Sejumlah Kejanggalan dalam Penyaluran Bansos di Tuban

Regional
Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Bantah Serobot Makam Pahlawan

Regional
Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Pemuda Ini Ditangkap karena Hina Profesi Wartawan, Polisi: Pelaku Mengakui dan Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X