Nikahi Pria Asal Lombok, Ini Kesan WN Perancis Melissa Saat Masuk Dapur: Banyak "Spider"

Kompas.com - 04/03/2021, 05:16 WIB
Melissa, warga negara Perancis yang menikah dengan pria asal Lombok, sedang memasak sambal tempe di dapur, Rabu (3/3/2021) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDMelissa, warga negara Perancis yang menikah dengan pria asal Lombok, sedang memasak sambal tempe di dapur, Rabu (3/3/2021)

KOMPAS.com - Beda bahasa dan beda budaya ternyata tidak menghalangi kisah cinta Melissa (27) dan Indra Budiman (26).

Melissa yang merupakan warga negara Perancis luluh hatinya dengan pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hidup di rumah sederhana, Melissa mengalami pengalaman yang unik dan jauh berbeda dengan kehidupan di Perancis.

Termasuk pengalaman Melissa ketika memasuki dapur di Indonesia yang jauh berbeda dengan kondisi di negara asalnya.

Baca juga: Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Kaget banyak laba-laba

Dokter temukan ada laba-laba kecil yang bersarang di telinga seorang pria.geek.com Dokter temukan ada laba-laba kecil yang bersarang di telinga seorang pria.
Melissa masih ingat betul kali pertama ia masuk ke dalam dapur.

WN Perancis itu mengaku kaget.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menemukan banyak laba-laba yang berada di sudut bangunan berdinding anyaman bambu itu.

"Kesan pertama masuk dapur itu, ada banyak spider," kata Melissa sambil tertawa, ditemui di rumah mertuanya, Dusun Tajuk, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Rabu (3/3/2021).

Namun Melissa mengaku bahagia tinggal di Lombok bersama sang suami.

Baca juga: Kisah Melissa, WN Perancis yang Menikah dengan Pria Asal Lombok, Mengaku Suka Tempe Goreng

 

Ilustrasi tempe gorengshutterstock Ilustrasi tempe goreng
Memasak pakai alat tradisional

Melissa pun cukup terkejut dengan peralatan memasak di desa yang masih tradisional.

Saat itu Melissa menggunakan cobek untuk membuat sambal tempe.

"Saya suka masak tempe, i like tempe goreng, di sini makannya pedas-pedas," kata Melissa.

Selain peralatan tradisional, cara memgolah makanan di lantai pun menjadi hal yang berbeda dari kondisi di Perancis.

"Sangat berbeda suasana dapur, kalau di rumah (Perancis) ada meja, kalau di sini kita duduk buat makanan," kata Melissa.

Baca juga: Abaikan Saran Ganjar, Wali Kota Tegal Tetap Tak Mau Cabut Laporan, Polisi Segera Panggil Saksi


Cinta karena panjat kelapa

Melissa pertama kali melihat Indra saat berlibur ke Pantai Kuta Mandalika saat liburan semester.

Melissa yang berkuliah di Australia saat itu makan di tempat Indra bekerja sebagai manajer.

Saat itu, Indra kebetulan memanjat pohon kelapa muda.

"Saya suka melihat dia pas dia panjat pohon kelapa muda, itu sangat unik," kata Melisa sambil tertawa.

Dia juga mengaku mencintai Indra karena keramahan dan senyumannya.

"I love him, dia ramah, and big smile, dan kekeluargaan," kata Melisa dengan setengah bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Baca juga: Imbas Meninggalnya Mahasiswa Untirta Fadil Abdi, Rektor Ancam Bekukan Kegiatan Mapala

Awalnya dicueki

Indra menceritakan bahwa dirinya dahulu membutuhkan waktu lama untuk mendekati Melissa.

Awalnya Melissa masih cuek mendapatkan pujian dari Indra

"Awalnya dia tidak respect sama saya, dia cuek, tapi saya terus chat lewat inbox Facebook" kata Indra.

Melissa yang sempat pulang ke Perancis akhirnya kembali ke Lombok untuk menikah dengan Indra. Mereka pun menikah pada April 2019.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid | Editor : Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penuh Haru, Vino yang Yatim Piatu Akibat Covid-19 Ungkap Hal Ini ke Paman

Penuh Haru, Vino yang Yatim Piatu Akibat Covid-19 Ungkap Hal Ini ke Paman

Regional
Diduga Korupsi Dana Upacara Adat Rp 1 Miliar, Pejabat Disbud Kota Denpasar Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Upacara Adat Rp 1 Miliar, Pejabat Disbud Kota Denpasar Jadi Tersangka

Regional
Kronologi Pembunuhan Nakes di Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Sudah Direncanakan

Kronologi Pembunuhan Nakes di Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Sudah Direncanakan

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, PT Kahatex Tak PHK 55.000 Karyawannya

Bertahan di Tengah Pandemi, PT Kahatex Tak PHK 55.000 Karyawannya

Regional
Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Regional
Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Regional
Waspada Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi, 375 Warga Terjangkit dan 9 Meninggal di Tasikmalaya

Waspada Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi, 375 Warga Terjangkit dan 9 Meninggal di Tasikmalaya

Regional
Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Regional
Luhut Pastikan RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Siap Digunakan

Luhut Pastikan RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Siap Digunakan

Regional
Soal Pelanggaran Prokes Pemakaman Bupati Yasin Payapo, Satgas: Harus Ada Sanksi

Soal Pelanggaran Prokes Pemakaman Bupati Yasin Payapo, Satgas: Harus Ada Sanksi

Regional
Efek PPKM Level 4, BOR RS Covid-19 di Kota Magelang Turun 68 Persen

Efek PPKM Level 4, BOR RS Covid-19 di Kota Magelang Turun 68 Persen

Regional
Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Tolak Ajakan Bisnis Dekorasi Pernikahan, Nakes Dibunuh Kenalannya

Regional
Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

Aksi Kades Bagi Bansos Door-to-door, Pastikan Tepat Sasaran dan Tak Dipotong

Regional
Cerita Ibu Hamil di Banyumas Jalani Isolasi di Hotel: Di Sini Kasurnya Empuk, di Rumah Tidur Lesehan

Cerita Ibu Hamil di Banyumas Jalani Isolasi di Hotel: Di Sini Kasurnya Empuk, di Rumah Tidur Lesehan

Regional
Ditolak 3 Rumah Sakit, Pasien Batuk dan Demam Ini Meninggal di Jalan

Ditolak 3 Rumah Sakit, Pasien Batuk dan Demam Ini Meninggal di Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X