Utang Miliaran Rupiah Saat "Nyaleg", Mantan Anggota DPRD Ini Jual Sabu

Kompas.com - 03/03/2021, 20:25 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Piedie Jaya, Aceh, berinisial SB ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan.

SB ditangkap saat membawa narkoba jenis sabu sebanyak 5 kilogram.

SB nekat menjadi kurir narkoba untuk membayar utangnya yang sudah mencapai miliaran rupiah.

Utang itu berasal dari penggunaan dana saat SB maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).

Baca juga: Dibandingkan Jarum Tato, Saya Lebih Takut Jarum Suntik

Kepala Bidang Berantas BNN Sumatera Selatan Habi Kusno mengatakan, SB membawa 5 kilogram sabu dari Riau untuk diedarkan ke Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Namun, saat melintas di kawasan Palembang-Betung, pada Senin (1/3/2021), sekitar pukul 11.30 WIB, mobil yang digunakan SB dihentikan dan digeledah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas menemukan sabu sebanyak 5 kilogram yang disimpan dalam dasbor mobil.

"Setelah dikembangkan, kami menangkap dua tersangka lain yakni L dan S yang merupakan jaringan tersangka," kata Habi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca juga: 200 Pedagang Pasar Cinde Palembang Kini Tak Lagi Takut Disuntik Vaksin

Habi mengatakan, dari hasil pemeriksaan, SB nekat menjadi kurir narkoba karena terlilit utang miliaran rupiah saat menjadi Caleg periode kedua pada 2019 di Piedie Jaya.

Saat itu, SB gagal menjadi wakil rakyat untuk periode kedua, karena suara yang didapatkannya sedikit.

"Periode pertama tersangka ini menjadi anggota DPRD karena ada yang di PAW. Karena merasa ekonomi stabil, dia maju lagi untuk periode kedua. Namun kalah dan utangnya sampai miliaran," kata Habi.

Menurut Habi, SB diupah sebesar Rp 100 juta untuk mengirimkan sabu itu dari Riau ke PALI.

BNN saat ini masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan mereka.

"SB diupah Rp 20 juta untuk 1 bungkus. Ada 5 bungkus sabu yang dibawa, totalnya 5 kilogram," kata Habi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tikam Menantunya Sendiri di Pasar, Seorang Mertua Ditetapkan DPO oleh Polisi

Tikam Menantunya Sendiri di Pasar, Seorang Mertua Ditetapkan DPO oleh Polisi

Regional
Terapkan PPKM Level 4, Wakil Wali Kota Kupang: Tidak Pakai Masker Kami Larang Masuk

Terapkan PPKM Level 4, Wakil Wali Kota Kupang: Tidak Pakai Masker Kami Larang Masuk

Regional
Sebuah Warkop di Pontianak Dirazia Petugas, 34 Pengunjung Positif Covid-19

Sebuah Warkop di Pontianak Dirazia Petugas, 34 Pengunjung Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Tewas Dikeroyok Debt Collector, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Kronologi Pria Tewas Dikeroyok Debt Collector, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
7 Pegawai PN Jember Terpapar Covid-19, Kegiatan Sidang Ditunda Seminggu

7 Pegawai PN Jember Terpapar Covid-19, Kegiatan Sidang Ditunda Seminggu

Regional
Kebutuhan Melonjak Drastis, Stok Oksigen Tabung di Cianjur Semakin Menipis

Kebutuhan Melonjak Drastis, Stok Oksigen Tabung di Cianjur Semakin Menipis

Regional
Ini yang Wajib Diketahui Pelaku Perjalanan Selama PPKM Level 4 di Sumba Timur

Ini yang Wajib Diketahui Pelaku Perjalanan Selama PPKM Level 4 di Sumba Timur

Regional
Penutupan Kegiatan Wisata di Gunung Gede Pangrango Kembali Diperpanjang, Ini Ketentuan Terbarunya

Penutupan Kegiatan Wisata di Gunung Gede Pangrango Kembali Diperpanjang, Ini Ketentuan Terbarunya

Regional
PPKM Diperpanjang sampai 2 Agustus, Bupati Wonogiri: APBD Kami Sudah Kembang Kempis

PPKM Diperpanjang sampai 2 Agustus, Bupati Wonogiri: APBD Kami Sudah Kembang Kempis

Regional
Keluarga Akidi Tio, Ayah hingga Anak Pengusaha, Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel

Keluarga Akidi Tio, Ayah hingga Anak Pengusaha, Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel

Regional
[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

Regional
Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Regional
Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Regional
Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X