Fenomena Hujan Es Sebesar Kelereng Landa 2 Kecamatan di Yogyakarta

Kompas.com - 03/03/2021, 14:35 WIB
Hujan es di Danurejan, butiran es diambil oleh warga IST warga DanurejanHujan es di Danurejan, butiran es diambil oleh warga

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena hujan es sebesar kelereng melanda dua kemantren (kecamatan) di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (3/3/2021).

Kedua kemantren itu adalah Danurejan dan Jetis.

Salah satu warga Kemantren Danurejan, Adam menyampaikan hujan es turun sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Hujan Es Sebesar Kelereng Muncul di Sleman

Saat itu, dirinya sedang duduk-duduk di depan teras bersama teman-temannya.

"Awalnya itu hujan cukup deras, lalu tiba-tiba pada bagian atap yang terbuat dari seng terdengar bunyi pletok-pletok. Setelah dilihat ternyata ada es," kata Adam, Rabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, fenomena hujan es ini tidak berlangsung lama. 

"Durasi sekitar 5 menit, kalau kerusakan tidak ada," kata dia.

Baca juga: Bencana Alam di Awal Tahun, Longsor hingga Hujan Es Melanda Cianjur

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Nur Hidayat mengatakan, pihaknya sedang memonitoring daerah-daerah yang dilanda hujan es.

"Coba saya pantau dulu dengan teman-teman," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 WNI Ditangkap karena Coba Masuk Malaysia Saat Lockdown, 3 Positif Covid-19

5 WNI Ditangkap karena Coba Masuk Malaysia Saat Lockdown, 3 Positif Covid-19

Regional
Cerita Sulitnya Dapat Vaksin, Puskesmas Habis, Daftar Online Kuota Penuh

Cerita Sulitnya Dapat Vaksin, Puskesmas Habis, Daftar Online Kuota Penuh

Regional
Sudah Menunggu dari Subuh dan Berdesak-desakan, tapi Warga Tak Kunjung Dapat Vaksin

Sudah Menunggu dari Subuh dan Berdesak-desakan, tapi Warga Tak Kunjung Dapat Vaksin

Regional
Korupsi Rp 243 Juta, Mantan Kades Kabur 4 Bulan ke Malaysia, Mengaku Banyak Utang karena Proyeknya Gagal

Korupsi Rp 243 Juta, Mantan Kades Kabur 4 Bulan ke Malaysia, Mengaku Banyak Utang karena Proyeknya Gagal

Regional
Kisah Siamang Umang, Dianggap Anak Sendiri oleh Warga, 6 Tahun Bersama Akhirnya Berpisah

Kisah Siamang Umang, Dianggap Anak Sendiri oleh Warga, 6 Tahun Bersama Akhirnya Berpisah

Regional
Cerita Henoch, Importir yang Alih Profesi Jadi Penjual Kopi Keliling

Cerita Henoch, Importir yang Alih Profesi Jadi Penjual Kopi Keliling

Regional
Stok Oksigen di RSUD Sulbar Menipis, Hanya Tersisa 10 Tabung

Stok Oksigen di RSUD Sulbar Menipis, Hanya Tersisa 10 Tabung

Regional
Camat Diperiksa karena Halangi Polisi Bubarkan Kerumunan di Pesta Pernikahan

Camat Diperiksa karena Halangi Polisi Bubarkan Kerumunan di Pesta Pernikahan

Regional
Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Dihapus

Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Dihapus

Regional
Dituduh Mau Tawuran, 6 Anak Panti Asuhan Diperas Pelajar, Ternyata Uangnya untuk Beli Rokok

Dituduh Mau Tawuran, 6 Anak Panti Asuhan Diperas Pelajar, Ternyata Uangnya untuk Beli Rokok

Regional
Sempat Ditakut-takuti, Kakek yang Bersepeda Belasan Kilometer Mengaku Tambah Bugar Usai Divaksin

Sempat Ditakut-takuti, Kakek yang Bersepeda Belasan Kilometer Mengaku Tambah Bugar Usai Divaksin

Regional
Mobil Rescue Dinas Sosial Tabrak Pesepeda di Makassar, Korban Alami Luka pada Wajah

Mobil Rescue Dinas Sosial Tabrak Pesepeda di Makassar, Korban Alami Luka pada Wajah

Regional
Stok Vaksin di Gudang Dinkes Medan Tinggal 150 Dosis, Suntikan Dosis Pertama Dihentikan

Stok Vaksin di Gudang Dinkes Medan Tinggal 150 Dosis, Suntikan Dosis Pertama Dihentikan

Regional
Setelah Sebulan, Jenazah ABK Asal Siantar Akhirnya Tiba di Rumah Duka

Setelah Sebulan, Jenazah ABK Asal Siantar Akhirnya Tiba di Rumah Duka

Regional
Dicabuli Ayah dan Paman Tiri Sejak SD hingga Hamil, Korban Mengaku Sering Diancam

Dicabuli Ayah dan Paman Tiri Sejak SD hingga Hamil, Korban Mengaku Sering Diancam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X