6 Senjata Api Ilegal di Merauke, Polisi: Kami Belum Tahu dari Mana

Kompas.com - 03/03/2021, 13:37 WIB
Polisi mengamankan lima pucuk senjata api rakitan di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (1/3/2021) Dok Humas Polres MeraukePolisi mengamankan lima pucuk senjata api rakitan di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (1/3/2021)

KOMPAS.com - Lagi, sebuah senjata api ilegal ditemukan aparat Kepolisian Resor (Polres) Merauke pada Selasa (2/3/2021).

Sebelumnya, pada Minggu (28/2/2021) malam dan Senin (1/3/2021) subuh, polisi juga mengamankan tiga orang tersangka dengan barang bukti lima pucuk senjata api, teleskop, peredam suara dan puluhan butir amunisi.

Sehingga total senjata api yang diamankan yakni berjumlah enam pucuk senjata api. 

"Iya betul (ada tambahan satu senjata)," ujar Kapolres Merauke, AKBP Untung Saragih, saat dihubungi, melalui sambungan telepon, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Bertemu KKB Saat Patroli di Hutan, Aparat Keamanan Terlibat Kontak Senjata Selama 30 Menit

Senjata pabrikan

Polisi menunjukan barang bukti senjata api ilegal yang diamankan di Merauke, Papua, Selasa (2/3/2021)Dok Humas Polda Papua Polisi menunjukan barang bukti senjata api ilegal yang diamankan di Merauke, Papua, Selasa (2/3/2021)

Untung menjelaskan, dari senjata api yang diamankan tersebut adalah jenis senjata api pabrikan, bukan rakitan. Namun, tambahnya, senjata itu dirakit di Merauke.

Sementara itu, Untung menyebut, ada tambahan dua orang tersangka yang diduga terlibat. Pihaknya masih menyelidiki asal senjata ilegal tersebut. 

"Itu bukan senjata rakitan, hanya dirakit di situ, kami belum tahu dari mana," kata dia.

Baca juga: Warga Papua Serahkan Senjata Api Ilegal ke Satgas Yonif 411 Kostrad

Dijual ke KKB? Ini kata polisi

Untung mengatakan, Merauke merupakan wilayah transit di kawasan selatan Papua karena keberadaan Bandara Mopah yang bisa didarati pesawat berbadan besar.

Dari Merauke terdapat akses jalur darat menuju Boven Digoel yang berbatasan langsung dengan dua kabupaten pegunungan, yaitu Pegunungan Bintang dan Yahukimo.

Lalu, dugaan senjata-senjata itu dijual ke kelompok kriminal bersenjata (KKB), pihaknya masih belum memastikan.

"Bisa jadi (Merauke jadi jalur penyelundupan senjata), kami lagi kembangkan," kata dia.

Baca juga: Polisi Kembali Temukan Senjata Api Ilegal di Merauke dari 2 Tersangka

(Penulis: Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor: Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Posisi KKB di Beoga Papua Disebut Makin Mundur, Warga Pendatang Dievakuasi

Posisi KKB di Beoga Papua Disebut Makin Mundur, Warga Pendatang Dievakuasi

Regional
Dua Orangutan Sumatera 'Pulang Kampung', Setelah Diserahkan Pemeliharanya di Semarang

Dua Orangutan Sumatera "Pulang Kampung", Setelah Diserahkan Pemeliharanya di Semarang

Regional
Oknum Anggota Raider 400 Gabung KKB, TNI: Kalau Ketemu, Ditindak tegas

Oknum Anggota Raider 400 Gabung KKB, TNI: Kalau Ketemu, Ditindak tegas

Regional
Gaya Hidup Tinggi, Ibu Rumah Tangga Mantan Pegawai Bank Swasta Gelapkan Mobil Rental

Gaya Hidup Tinggi, Ibu Rumah Tangga Mantan Pegawai Bank Swasta Gelapkan Mobil Rental

Regional
Video Viral Perawat di Palembang Ditampar, Disuruh Sujud, lalu Ditendang Keluarga Pasien

Video Viral Perawat di Palembang Ditampar, Disuruh Sujud, lalu Ditendang Keluarga Pasien

Regional
Biaya Layanan GeNose C19 di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Rp 40.000

Biaya Layanan GeNose C19 di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Rp 40.000

Regional
Sebuah Motor untuk Pak Guru Andik Santoso...

Sebuah Motor untuk Pak Guru Andik Santoso...

Regional
Penyelundupan 80.000 Benih Lobster Senilai Rp 8 Miliar Digagalkan di Bandara Juanda

Penyelundupan 80.000 Benih Lobster Senilai Rp 8 Miliar Digagalkan di Bandara Juanda

Regional
Kesal dengan Janji Pemerintah, Warga 14 Desa di Lebak Banten Patungan Bangun Jembatan

Kesal dengan Janji Pemerintah, Warga 14 Desa di Lebak Banten Patungan Bangun Jembatan

Regional
Ini Identitas KKB yang Bunuh Siswa SMA di Puncak Papua

Ini Identitas KKB yang Bunuh Siswa SMA di Puncak Papua

Regional
PLTG Bekas Asian Games di Palembang Meledak, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

PLTG Bekas Asian Games di Palembang Meledak, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Regional
Keluarga Korban Kecelakaan Bus Gumarang dan Kecelakaan Beruntun Sitinjau Lauik Terima Santunan Rp 50 Juta

Keluarga Korban Kecelakaan Bus Gumarang dan Kecelakaan Beruntun Sitinjau Lauik Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Terlibat Korupsi Dana Desa Rp 800 Juta, Kepala Desa dan Bendahara Ditahan

Terlibat Korupsi Dana Desa Rp 800 Juta, Kepala Desa dan Bendahara Ditahan

Regional
Pengakuan Perempuan Pembuang Bayi hingga Dimakan Anjing: Sebelum Dibuang, Saya Peluk dan Bawa Tidur...

Pengakuan Perempuan Pembuang Bayi hingga Dimakan Anjing: Sebelum Dibuang, Saya Peluk dan Bawa Tidur...

Regional
Cerita Haru Sarkam, Rawat ODGJ yang 15 Tahun Berpisah dengan Keluarga

Cerita Haru Sarkam, Rawat ODGJ yang 15 Tahun Berpisah dengan Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X